Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Ketapang ; PETI Sudah Merajalela Tanpa Solusi Nyata

Ketapang ; PETI Sudah Merajalela Tanpa Solusi Nyata

Jurnalis RI News Portal Posted on 12 bulan ago 2 min read
Ketapang PETI Sudah Merajalela Tanpa Solusi Nyata
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Ketapang, Kabupaten Ketapang, khususnya wilayah Sungai Pelang, kembali menjadi sorotan akibat maraknya aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Aktivitas ilegal ini tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga dinilai hanya menguntungkan segelintir orang. Tanpa memberikan kontribusi finansial bagi Pemerintah Kabupaten Ketapang.

Kuswadi, Kepala UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Ketapang Selatan, menegaskan bahwa penindakan tegas harus segera dilakukan. Ia menekankan, jika tidak, hutan desa seluas 540 hektar bakal habis digarap oleh aktivitas tanpa izin tersebut.

Meskipun berbagai upaya telah dilakukan, Kuswadi mengakui bahwa solusi pasti untuk mengatasi PETI masih belum ditemukan. Bahkan, aktivitas PETI terus meluas ke berbagai titik, termasuk di Sungai Besar, Pesaguan dan Kemuning Biutak.

#Advestaiment RI_News

“Kami sudah berupaya, tetapi hasilnya belum maksimal,” jelasnya kepada wartawan baru-baru ini.

Menurut Kuswadi, dampak dari PETI tidak hanya merugikan lingkungan, tetapi juga masyarakat dan negara. Alam rusak, masyarakat tidak sejahtera dan negara kehilangan pendapatan. Ini kerugian berlipat-lipat. Yang lebih memprihatinkan, hasil dari PETI hanya dinikmati oleh segelintir orang, tanpa ada distribusi keuntungan bagi pemerintah daerah maupun pusat.

“Jangan sampai hanya satu dua orang yang menikmati keuntungan dari sumber daya alam ini, sementara masyarakat dan pemerintah hanya mendapat dampak kerusakan lingkungan,” tandasnya.

Baca juga : Tirtomoyo Paling Rawan Longsor di Wonogiri, Ada 52 Kejadian Sepanjang 2024

Ia mengingatkan, penertiban PETI di Pelang menjadi tantangan besar bagi Pemda Ketapang. Tanpa tindakan tegas, kerusakan hutan dan ketidakadilan sosial akan terus berlanjut, meninggalkan luka yang dalam bagi alam dan masyarakat setempat.

Pemerintah daerah didesak untuk segera mengambil langkah konkret, baik melalui regulasi maupun penegakan hukum. Jika tidak, hutan Ketapang yang menjadi paru-paru kehidupan akan semakin terkikis, dan masyarakat akan terus menjadi korban dari eksploitasi ilegal ini.

#Advestaiment RI_News

Sementara itu, masyarakat setempat berharap agar pemerintah pusat turun tangan, memberikan dukungan sumber daya dan kebijakan yang lebih kuat untuk mengatasi masalah ini.

“Kami butuh solusi nyata, bukan sekadar wacana,” ujar seorang warga Sungai Pelang.

Dia menekankan, PETI bukan hanya masalah lokal, tetapi juga menjadi cermin kegagalan sistem pengelolaan sumber daya alam yang berkeadilan. Jika dibiarkan, kerusakan yang terjadi hari ini akan menjadi warisan buruk bagi generasi mendatang.

Pewarta : Lisa Susanti/ANT

Baca Berita lain >>>>>>>>>>>
#rinewsadvertaising, #iklanrinews, #ruangiklan, #terkinirinews,
#beritarinews, #viralrinews, #updaterinews, #inforinews,
#beritarepublikindonesia, #beritaindonesia, #republikindonesianews,
#indonesianews, #republicindonesianews, #republicindonesiannews,
#beritacepat, #beritabaru, #ri_news, #republikindonesiaportal, #pertalberitaindonesia,
#rinewsportal, #republikindonesiaportal, #republicindonesianewsportal, #republicindonesianportal

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...
Tags: #beritabaru #beritacepat #beritaindonesia #beritarepublikindonesia #beritarinews #iklanrinews #indonesianews #inforinews #pertalberitaindonesia #republicindonesianews #republicindonesianewsportal #republicindonesiannews #republicindonesianportal #republikindonesianews #republikindonesiaportal #ri_news #rinewsadvertaising #rinewsportal #ruangiklan #terkinirinews #updaterinews #viralrinews

Post navigation

Previous: Tirtomoyo Paling Rawan Longsor di Wonogiri, Ada 52 Kejadian Sepanjang 2024
Next: Gagalkan Penyelundupan 47 Ton Bawang Bombay dan Mobil Mewah, Lantamal XII Pontianak

Related Stories

BPH Migas Temukan Penyelewengan Biosolar Subsidi
3 min read

Modifikasi Truk “Helikopter” Terbongkar di Lhokseumawe: BPH Migas Temukan Penyelewengan Biosolar Subsidi

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 menit ago 0
Mangkrak di Perbatasan
2 min read

Mangkrak di Perbatasan: Proyek WC Rp199 Juta untuk Sekolah Sambas Belum Rampung, Siswa dan Guru Terlantar

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 jam ago 0
Dugaan Ketidaktransparanan Pengelolaan Dana Desa di Desa Labuhan Labo
2 min read

Dugaan Ketidaktransparanan Pengelolaan Dana Desa di Desa Labuhan Labo, Padangsidimpuan Tenggara

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Dari Riset ke Industrialisasi: Kementrans Gandeng 10 Universitas, Target 1.500 Mahasiswa Ubah Wajah Transmigrasi
  • Lonjakan Permohonan Perlindungan WNI di Kamboja Terkait Penutupan Sindikat Penipuan Daring
  • Modifikasi Truk “Helikopter” Terbongkar di Lhokseumawe: BPH Migas Temukan Penyelewengan Biosolar Subsidi
  • El Lobo Ditangkap Kembali, 7 Polisi Gugur – Presiden Guatemala Aktifkan Keadaan Darurat Nasional
  • Ancaman Tarif AS atas Greenland Memantik Respons Terpadu Eropa: Risiko Retaknya Solidaritas NATO
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.