RI News, Tapanuli Selatan, 29 September 2026 – Turdes Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Anton berlangsung hari ini menjadi ajang nyata bagi pemimpin kepolisian untuk memahami secara langsung situasi masyarakat di wilayah hukum Polres Tapsel, khususnya warga yang masih berjuang mengatasi dampak bencana sebelumnya.
Acara yang dimulai sejak pagi itu melibatkan rombongan langsung bergerak ke Kecamatan Angkola Selatan dan Kecamatan Angkola Sangkunur. Kapolres bersama pejabat utama Polres Tapsel, termasuk Kasat Intelkam AKP Oloan Lubis, Kasat Narkoba AKP Philip Purba, Ps. Kasat Reskrim IPTU Bontor Sitorus, Ps. Kasat Lantas IPTU James Sihombing, dan beberapa personel lapangan, mengunjungi sejumlah desa untuk melihat kondisi lapangan secara mendalam.
AKBP Anton menyatakan bahwa turun ke lapangan ini menjadi salah satu cara efektif untuk memahami persoalan masyarakat tanpa harus mengandalkan laporan formal saja. “Kita ingin melihat langsung bagaimana kondisi masyarakat di desa, apa yang menjadi kebutuhan mereka, dan persoalan apa yang perlu segera dicarikan solusi bersama,” kata Kapolres.

Menurutnya, kehadiran Polri tidak terbatas pada aspek keamanan semata. Turdes ini juga merupakan bagian dari pemulihan masyarakat secara holistik, mulai dari kelangsungan aktivitas ekonomi hingga kondisi infrastruktur dan hubungan sosial di tengah masyarakat. “Kami juga harus hadir bersama pemerintah dan masyarakat untuk mencegah munculnya persoalan baru serta memastikan proses pemulihan dapat berlangsung dalam suasana yang aman,” lanjut Anton.
Salah satu potensi lokal yang terlihat jelas adalah pengelolaan Lubuk Larangan yang dikelola oleh masyarakat setempat. Program perikanan berbasis kelompok ini menjadi contoh nyata bagaimana partisipasi warga mampu mempertahankan mata pencaharian mereka. Kapolres menilai program pemberdayaan masyarakat memiliki peran krusial dalam menjaga stabilitas sosial. “Masyarakat yang memiliki aktivitas ekonomi produktif, menurutnya, akan memiliki ruang yang lebih besar untuk membangun kembali kehidupan setelah terdampak bencana,” katanya.
Turdes ini juga menunjukkan komitmen Polres Tapsel dalam membangun sinergi dengan pemerintah daerah hingga tingkat desa. AKBP Anton menegaskan bahwa prinsipnya adalah menjaga keamanan sekaligus mendukung masyarakat agar dapat kembali beraktivitas, produktif, dan menjalani kehidupan dengan aman. “Prinsipnya, Kami hadir untuk menjaga keamanan sekaligus mendukung masyarakat agar dapat kembali beraktivitas, produktif dan menjalankan kehidupannya dengan aman,” tegasnya.
Pewarta: Indra Saputra
Tagline: #TapselSynergy, #TurdesPemulihan, #KapolresLangsungLapangan, #PemberdayaanMasyarakat, #DesaTangguh, #SinergiPolriPemda, #KeamananPascaBencana, #LubukLaranganEkonomi,
