RI News. Jatiroto, 26 September 2026 – Di tengah musim kemarau panjang yang sudah berdurasi hampir enam bulan, kawasan pegunungan Jatiroto Kecamatan Jatiroto Kabupaten Wonogiri kembali diuji oleh api. Pada Kamis (24/9/2026) siang, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menerjang kawasan Perum Perhutani yang dikelola warga tiga desa sekaligus, yaitu Desa Dawungan, Desa Guno dan Desa Brenggolo. Api menyapu ratusan hektare lahan, menyisakan lahan perkebunan dan hutan yang selama ini menjadi andalan warga untuk bertahan hidup.
Sekretaris Desa Dawungan, Susanti, menyatakan api diduga bermula dari pembakaran seresah yang dilakukan tidak sengaja oleh masyarakat. Api kemudian meluas dan membakar sebagian Gunung Guno yang kini berubah menjadi Gunung Dawungan. Meski warga telah menerima bantuan air bersih dari relawan dan instansi sejak awal Agustus 2026, pasokan tersebut kini lumpuh total setelah kawasan sumber air pegunungan terbakar.

Pemadam kebakaran daerah (damkar) beserta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri dan masyarakat setempat langsung turun tangan. Mereka menggunakan alat manual berupa tongkat untuk memisahkan api yang bakal menjalar ke arah permukiman warga. Kebakaran pertama kali diketahui pada Jumat (17/9/2026) dan berhasil dipadamkan, namun pada hari yang sama api kembali menyala akibat sejumlah titik sumber api dan angin kencang. Tim gabungan kembali memadamkan api pada Kamis malam hingga pukul 00.00 WIB.
Pemadaman lanjutan dilakukan pada Jumat (25/9/2026) pukul 17.00 WIB, melibatkan BPBD Wonogiri, Koramil, Polsek, Perhutani, Tim Reaksi Cepat (TRC) dan warga sekitar. Setelah pengecekan mendalam, tidak ada lagi kobaran api yang tersisa. “Banyak titik sumber api dan angin kencang sehingga api kembali menyala. Kemudian tim bersama masyarakat kembali melakukan pemadaman pada hari Jumat,” kata Susanti.
Menurut warga, wilayah yang dulu masih bisa memanfaatkan air bersih melalui paralon dari sumber pegunungan kini ludes terbakar. BPBD Fuat mengimbau masyarakat tidak sembarangan membakar seresah di musim panas dan tiupan angin kencang. Hingga saat ini belum ada perhitungan nilai kerugian akibat kebakaran. BPBD bersama pihak terkait masih belum dapat memastikan total kerugian yang ditimbulkan.
Pewarta: Nandar Suyadi
Tagline: #KekeringanJatiroto, #KarhutlaWonogiri, #AirBersihLumpuh, #GunungDawungan, #KemarauPanjang,
