RI News. Yogyakarta, 31 Agustus 2026 — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-65 Korem 072/Pamungkas, suasana khidmat dan sarat makna kebangsaan menyelimuti kawasan Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Kusumanegara, Yogyakarta. Sebanyak kurang lebih 150 peserta yang terdiri dari jajaran Korem 072/Pamungkas, satuan dinas jajaran, Yonif 403/Wirasada Pratista, aparatur sipil negara (ASN), hingga Persit KCK Koorcab Rem 072 PD IV/Diponegoro berkumpul dalam agenda ziarah rombongan untuk memberikan penghormatan mendalam kepada para pejuang pilar negara.
Prosesi peribadatan dan penghormatan militer ini dipimpin secara langsung oleh Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc. Rangkaian pertiwi dimulai dengan upacara penghormatan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan peletakan karangan bunga di pusat tugu makam pahlawan, penyerapan doa bersama, dan diakhiri ritual tabur bunga. Secara akademis dan sosiologis, ritus penaburan bunga serta peletakan karangan bunga bukan sekadar artikulasi simbolis belaka, melainkan bentuk transmisi memori kolektif yang memperkuat ikatan sejarah antara prajurit modern dengan para peintis kemerdekaan.

Dalam amanatnya, Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono menekankan urgensi pergeseran paradigma terhadap makna ziarah itu sendiri. Menurutnya, penghormatan kepada pahlawan tidak boleh terjebak dalam batas rutinitas seremonial tahunan, melainkan harus diinternalisasi sebagai momentum kontemplatif untuk memupuk kembali nilai-nilai perjuangan patriotik dalam konteks tantangan zaman modern.
“Alhamdulillah, kita dapat melaksanakan kegiatan ziarah rombongan ini untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan dan mengirimkan doa kepada beliau. Semoga segala amal perjuangan mereka diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan menjadi inspirasi bagi kita semua, khususnya keluarga besar Korem 072/Pamungkas,” tutur Danrem.
Lebih lanjut dalam tinjauan historisnya, Danrem menggarisbawahi keteladanan monumental Panglima Besar Jenderal Soedirman. Tokoh legendaris tersebut tetap konsisten memimpin gerilya demi mempertahankan kedaulatan republik meski berada dalam kondisi fisik yang sangat terbatas akibat sakit. Nilai-nilai keberanian, keteguhan hati, ketulusan, serta pengabdian tanpa pamrih inilah yang dinilai relevan untuk diintegrasikan dalam pelaksanaan tugas kedinasan sehari-hari oleh prajurit dan ASN Korem 072/Pamungkas masa kini.
Secara personal dan emosional, kunjungan ke TMPN Kusumanegara kali ini mendatangkan impresi mendalam bagi Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono. Ia mengisahkan jejak genealogis perjuangan keluarganya yang tertanam di tanah Yogyakarta tersebut, di mana sang kakek, Letda Cpm Purn. HR. Tjarito Purwo Suparto, turut bersemayam di kompulsi makam pahlawan ini. Dimensi sejarah personal ini semakin mempertegas amanat moral bahwa warisan kepahlawanan adalah tanggung jawab lintas generasi yang harus dijaga keberlanjutannya.
“Kita semua harus terus memberikan semangat kepada diri kita untuk melanjutkan perjuangan dan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara, serta bagi keluarga kita masing-masing,” tambahnya penuh penekanan.
Baca juga: Merawat Melawi dari Mimbar Pembawa Damai: Pendekatan Humanis Polri Redam Ancaman Karhutla
Kegiatan ziarah rombongan ini turut dihadiri oleh jajaran Kasi Korem 072/Pamungkas, Dan/Ka Satdisjan jajaran Korem 072/Pamungkas beserta istri, Kabalakrem 072/Pamungkas, serta segenap elemen militer dan ASN Korem. Melalui momentum peringatan usia ke-65 tahun ini, Korem 072/Pamungkas menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjadi penjaga benteng pertahanan wilayah, tetapi juga sebagai institusi yang senantiasa memelihara nilai rasa syukur, spiritualitas, serta dedikasi tanpa batas kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pewarta: Lee Anno
Tagline: #HUT65Korem072, #PamungkasMengabdi, #ZiarahPahlawan, #TMPNKusumanegara, #PahlawanBangsa, #JiwaPatriot, #TNIAD,

