RI News. Kediri, 1 Agustus 2026 — Organisasi masyarakat Aliansi Kediri Bangkit memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Moh. Hamzah Rizqi, siswa SMK Kartanegara Wates, Kabupaten Kediri. Hamzah berhasil meraih Juara 1 sekaligus Medali Emas pada Lomba Kompetensi Siswa Pendidikan Menengah Tingkat Nasional 2026 di bidang Teknik Pengelasan (Welding).
Capaian tersebut dinilai tidak hanya mengangkat nama Kabupaten Kediri dan Provinsi Jawa Timur, tetapi juga menjadi bukti konkret bahwa pembinaan pendidikan vokasi yang konsisten dan berorientasi kualitas mampu menghasilkan lulusan yang siap bersaing di tingkat nasional.
Koordinator Aliansi Kediri Bangkit, Bagus Romadon, menyatakan bahwa prestasi Hamzah layak dijadikan rujukan sekaligus inspirasi bagi seluruh Sekolah Menengah Kejuruan di Indonesia. “Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada siswa SMK Kartanegara Wates yang telah mengharumkan nama daerah. Prestasi ini membuktikan bahwa pembinaan yang konsisten dan berorientasi pada kualitas akan menghasilkan lulusan yang siap bersaing,” ujar Bagus, Sabtu (1/8/2026).
Di tengah suasana kebanggaan itu, Aliansi Kediri Bangkit juga menyoroti dinamika tata kelola di satuan pendidikan vokasi lainnya. Organisasi ini secara terbuka meminta Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pembinaan prestasi dan kepemimpinan di SMKN 1 Kota Kediri.
Evaluasi yang diminta mencakup dua aspek utama. Pertama, penilaian objektif terhadap track record serta iklim pembinaan siswa selama periode 2025–2026. Kedua, penanganan aspirasi masyarakat terkait kondusivitas iklim belajar-mengajar dan lingkungan pendidikan di sekolah tersebut.

Menurut Bagus, keberhasilan pembinaan siswa sangat bergantung pada efektivitas kepemimpinan di tingkat satuan pendidikan. “Capaian prestasi sekolah merupakan salah satu indikator utama efektivitas kepemimpinan. Kami meminta Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur melakukan evaluasi secara objektif, transparan, dan berbasis data/fakta terhadap SMKN 1 Kota Kediri,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bagus menegaskan bahwa apabila hasil evaluasi menunjukkan perlunya pembenahan struktural sesuai ketentuan perundang-undangan, otoritas terkait diharapkan tidak ragu mengambil langkah tegas. “Apabila hasil evaluasi menemukan alasan yang sah sesuai ketentuan, kami meminta Dinas Pendidikan mempertimbangkan langkah pembinaan hingga kebijakan administratif, termasuk opsi mutasi kepala sekolah sesuai kewenangan yang ada,” tambahnya.
Aliansi Kediri Bangkit menekankan bahwa penyampaian aspirasi ini merupakan wujud peran serta masyarakat dalam mengawal mutu pendidikan nasional. Seluruh proses evaluasi diharapkan tetap mengedepankan asas profesionalitas, asas praduga tak bersalah, serta memberikan ruang klarifikasi bagi pihak-pihak terkait.
Diharapkan momentum kemenangan SMK Kartanegara Wates pada LKS Nasional 2026 dapat menjadi pemicu pembenahan iklim belajar di seluruh sekolah vokasi Jawa Timur agar semakin sehat, kondusif, dan mampu melahirkan lebih banyak generasi berprestasi.
Pewarta : Alex Franico
Tagline: #PrestasiVokasi, #LKSNasional2026, #AliansiKediriBangkit, #EvaluasiSMK, #PendidikanBerkualitas, #KediriBangkit,

