RI News. Kota Jambi, 28 Juli 2026 – Satuan tugas kebakaran hutan dan lahan Provinsi Jambi telah menempatkan satu unit pesawat Cessna berregistrasi PK-ALA dalam status siaga penuh. Pesawat tersebut disiapkan untuk mendukung Operasi Modifikasi Cuaca sekaligus patroli udara, sebagai bagian dari langkah antisipatif menghadapi meningkatnya risiko kebakaran seiring menguatnya musim kemarau.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jambi, Bachyuni Deliansyah, menyatakan di Kota Jambi bahwa pesawat Cessna yang ditempatkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana tersebut dapat dioperasikan untuk penyemaian garam ketika bibit awan tersedia maupun untuk pengawasan udara. “Saat ini BNPB telah menempatkan satu pesawat Cessna di Jambi yang dapat digunakan untuk patroli udara maupun penyemaian garam jika terdapat bibit awan,” ujarnya.
Menurut data yang dihimpun pihaknya, hingga 28 Juli 2026 luas lahan yang terbakar di seluruh wilayah Jambi telah mencapai sekitar 222 hektare. Titik-titik kebakaran tersebar di Kabupaten Muaro Jambi, Batang Hari, Tanjung Jabung Barat, dan Tanjung Jabung Timur. Ancaman tersebut diperkirakan akan terus meningkat karena musim kemarau diproyeksikan berlangsung hingga Oktober 2026.

Sebagai respons, satgas telah mendirikan 81 pos lapangan di daerah-daerah rawan. Pos-pos ini berfungsi sebagai garis depan deteksi dini, sosialisasi kepada masyarakat, serta pemadaman awal sebelum api meluas. Bachyuni menekankan pentingnya partisipasi publik dalam pencegahan. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar dan tidak membuang puntung rokok sembarangan, mengingat kondisi lingkungan yang sangat kering.
“Kami minta masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan membuka lahan dengan membakar dan jangan membuang puntung rokok sembarangan, karena sekarang kondisi sangat kering dan rawan kebakaran,” tegasnya.
Baca juga: Ribuan Pencari Kerja Serbu Career Fest Jakarta Timur, Lamaran Tembus 3.190
Langkah penyiagaan pesawat serta penguatan pos lapangan mencerminkan pendekatan terpadu yang mengombinasikan teknologi udara dengan kehadiran di tingkat tapak, demi menekan potensi kerusakan ekosistem dan dampak sosial-ekonomi akibat karhutla di Provinsi Jambi.
Pewarta: Salmi Fitri
Tagline: #KarhutlaJambi, #OperasiModifikasiCuaca, #PesawatCessnaSiaga, #PencegahanKebakaranHutan, #MusimKemarau2026,

