RI News. Semarang – Dalam rangka menyambut aksi penyampaian pendapat komunitas transportasi online, Polda Jawa Tengah beserta Polrestabes Semarang melaksanakan apel pelayanan pengamanan pada Selasa (20/5/2026) pagi di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Kota Semarang.
Apel yang dipimpin langsung oleh Kabagops Polrestabes Semarang AKBP Asep Supiyanto ini diikuti ratusan personel gabungan yang akan bertugas mengamankan jalannya demonstrasi. Fokus utama pengamanan adalah menjamin hak demokrasi masyarakat terpenuhi tanpa mengganggu ketertiban umum.
Dalam arahannya, AKBP Asep Supiyanto menekankan pentingnya pendekatan humanis dan persuasif. Seluruh personel diperintahkan untuk mengutamakan komunikasi yang baik dengan peserta aksi serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
“Kami hadir untuk melayani masyarakat. Seluruh personel harus mengedepankan sikap humanis, tidak mudah terpancing provokasi, serta memberikan pelayanan terbaik selama kegiatan berlangsung,” tegas AKBP Asep Supiyanto.

Lebih lanjut, ia menegaskan larangan keras bagi seluruh anggota yang bertugas untuk membawa senjata api maupun benda berbahaya lainnya. Kebijakan ini merupakan bentuk komitmen Polri menghadirkan pengamanan yang tidak represif dan sepenuhnya berorientasi pada pelayanan publik.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Artanto menyampaikan bahwa pendekatan humanis menjadi prinsip utama dalam setiap pengamanan aksi penyampaian pendapat di wilayah Jawa Tengah.
“Pengamanan aksi pada prinsipnya merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat. Kami mengimbau seluruh peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi secara damai dan turut menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar Kombes Pol. Artanto.
Baca juga : Ribuan Personel Polri Siaga Amankan Aksi Aspirasi Komunitas Transportasi Online di Semarang
Kombes Artanto menambahkan bahwa penegasan larangan membawa senjata api dimaksudkan untuk membangun kepercayaan dan rasa aman di tengah masyarakat, sehingga aksi dapat berjalan tertib tanpa gesekan yang tidak diinginkan.
Dengan persiapan matang melalui apel pelayanan ini, pihak kepolisian berharap kegiatan penyampaian pendapat oleh komunitas transportasi online di Kota Semarang dapat berlangsung aman, damai, dan tertib, sekaligus menjadi contoh pelaksanaan demokrasi yang dewasa di daerah.
Pewarta: Nandang Bramantyo

