RI News. Bogor – Presiden Prabowo Subianto menegaskan peran strategis para komandan satuan Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai benteng utama dan garda terdepan bangsa yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Pesan tersebut disampaikan dalam taklimat tertutup selama tiga jam di hadapan sekitar 1.500 komandan satuan TNI dari berbagai tingkatan, mulai pimpinan tertinggi hingga komandan batalyon.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan salah satu poin penting dari taklimat Presiden tersebut. “Presiden Prabowo menyampaikan bahwa komandan satuan adalah benteng dan garda terdepan bangsa yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Untuk itu, hadirlah dengan memberikan manfaat dan dampak yang baik bagi rakyat,” ujar Teddy Indra Wijaya saat dihubungi di Jakarta, Kamis malam (30/4/2026).
Acara Apel Komandan Satuan (Dansat) TNI Tahun 2026 digelar di Kampus Universitas Pertahanan (Unhan), Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kegiatan yang berlangsung sejak Rabu (29/4) ini tidak hanya menjadi forum arahan strategis, tetapi juga momentum memperkuat sinergi antara pemerintah sipil dan militer dalam mendukung program-program prioritas nasional.

Taklimat Presiden Prabowo yang berlangsung selama tiga jam tersebut diikuti sesi tanya jawab interaktif dengan para komandan satuan. Materi yang disampaikan para menteri mencakup berbagai isu krusial, seperti ketahanan pangan, ketahanan air, ketahanan energi, pengendalian inflasi daerah, program Kampung/Desa Nelayan Merah Putih, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Makan Bergizi Gratis (MBG), serta penanggulangan dampak bencana secara cepat dan efektif.
Selain Seskab Teddy Indra Wijaya, sejumlah pejabat tinggi negara turut hadir dan sebagian bertindak sebagai pemateri. Di antaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani, serta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Hadir pula Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) M. Herindra, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto.
Baca juga : AI Membuka Tabir Wajah Korban Pompeii: Rekonstruksi Digital yang Mengubah Cara Kita Memahami Bencana Kuno
Usai sesi tanya jawab, Presiden Prabowo melanjutkan kegiatan dengan berfoto bersama para komandan satuan, baik secara kelompok matra maupun dalam 50 kelompok satuan. Kegiatan ditutup dengan jamuan santap siang bersama, yang dimaknai sebagai simbol kedekatan antara pemimpin negara dengan para komandan lapangan.
“Jamuan santap siang bersama ini sekaligus memperkuat kohesi dan semangat kebersamaan dalam mengemban tugas negara,” tambah Seskab Teddy Indra Wijaya.
Acara ini menjadi penegasan komitmen pemerintah untuk membangun pertahanan negara yang tidak hanya kuat secara militer, tetapi juga terintegrasi dengan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di tingkat paling bawah. Para komandan satuan diharapkan mampu menjadi ujung tombak dalam menerjemahkan kebijakan nasional menjadi dampak nyata di daerah-daerah.
Pewarta : Albertus Parikesit


