RI News. Boyolali – Sebuah kecelakaan tunggal melibatkan minibus Isuzu Elf terjadi di ruas Tol Semarang–Solo kilometer 479 wilayah Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, pada Minggu (12/4/2026) pagi. Kendaraan tersebut keluar jalur dan masuk ke parit di tepi jalan tol setelah menabrak ban cadangan yang terlepas dari mobil rombongan di depannya.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Boyolali, Iptu Bambang Nova, mengungkapkan kronologi kejadian yang bermula sekitar pukul 10.15 WIB. Minibus Elf berwarna putih melaju dari arah timur ke barat, atau dari Solo menuju Semarang, sebagai bagian dari rombongan yang terdiri atas dua unit kendaraan sejenis.
“Saat tiba di lokasi, ban cadangan dari kendaraan yang berada di depan tiba-tiba lepas dan berada di tengah lajur. Pengemudi Elf di belakang berusaha menghindar, tetapi tidak berhasil sehingga menabrak ban tersebut,” jelas Bambang saat dihubungi, Minggu.

Benturan itu membuat kendaraan oleng ke arah kiri, keluar dari jalur tol, dan akhirnya terperosok ke parit sisi kiri jalan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Dua orang yang berada di dalam mobil mengalami luka ringan dan saat ini masih menjalani observasi di RS Salatiga. Pihak rumah sakit masih memeriksa kemungkinan perawatan rawat jalan atau tindakan lebih lanjut.
Pihak kepolisian belum memperoleh informasi lengkap mengenai asal-usul dan tujuan rombongan tersebut. Penyelidikan masih berfokus pada bukti di tempat kejadian, termasuk kondisi kendaraan dan faktor pemicu lepasnya ban cadangan.
Insiden ini kembali menyoroti risiko keselamatan di jalan tol, terutama terkait kesiapan teknis kendaraan. Ban cadangan yang tidak terikat dengan baik atau pemeriksaan rutin yang kurang teliti dapat menjadi pemicu kecelakaan berbahaya, terlebih di kecepatan tinggi.
Bambang menekankan pentingnya kewaspadaan bagi semua pengguna jalan. “Kami imbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam berkendara, mematuhi batas kecepatan yang ditentukan, serta mengecek kondisi kendaraan secara berkala sebelum digunakan di jalan tol,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di sekitar lokasi sudah kembali normal setelah evakuasi kendaraan. Polisi mengingatkan agar pengemudi tetap waspada terhadap potensi bahaya tak terduga, termasuk benda jatuh dari kendaraan lain yang dapat membahayakan keselamatan bersama.
Kecelakaan seperti ini menjadi pengingat bahwa keselamatan di jalan tol bukan hanya tanggung jawab pengemudi tunggal, melainkan juga kewaspadaan kolektif antar-pengguna jalan. Pemeriksaan rutin terhadap roda cadangan, muatan, dan kondisi suspensi kendaraan komersial seperti Elf patut menjadi prioritas, terutama bagi rombongan perjalanan jarak jauh.
Pewarta : Rendro P

