Skip to content
25/05/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Prabowo Ungkap Pengalaman Pribadi Jadi Korban Manipulasi AI: Dari Nyanyi Merdu hingga Pidato Bahasa Asing

Prabowo Ungkap Pengalaman Pribadi Jadi Korban Manipulasi AI: Dari Nyanyi Merdu hingga Pidato Bahasa Asing

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 minutes read
Prabowo Ungkap Pengalaman Pribadi Jadi Korban Manipulasi AI
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengaku sering menjadi sasaran teknologi kecerdasan buatan (AI) yang mampu memanipulasi suara dan citra dirinya secara realistis. Ia menceritakan hal tersebut saat memberikan taklimat dalam Rapat Kerja Pemerintah bersama Kabinet Merah Putih, seluruh eselon I kementerian/lembaga, serta direksi BUMN di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Menurut Prabowo, AI kini dapat menciptakan konten seolah-olah dirinya berbicara dalam berbagai bahasa asing atau bahkan bernyanyi dengan kemampuan vokal yang baik, padahal kenyataannya berbeda. “AI bisa membuat seseorang bicara yang dia tidak bicara. Saya sering loh,” ujarnya.

Ia pun terkejut saat menemukan video di platform berbagi video yang menampilkan dirinya menyanyi dengan suara merdu. “Saya ini suaranya jelek, saya tidak bisa nyanyi. Tapi ada di sana saya bisa nyanyi, suaranya bagus banget. Saya saja kaget,” tutur Prabowo sambil tertawa.

Tak hanya itu, Prabowo juga menemukan konten yang memperlihatkan dirinya berpidato lancar dalam bahasa Mandarin dan Arab. Fenomena ini sempat ia biarkan berlalu karena dianggap menguntungkan dalam konteks kampanye di beberapa daerah. “Ada lagi, saya berpidato dalam bahasa Mandarin, ya kan. Ada lagi saya berpidato dengan bahasa Arab, luar biasa. Karena waktu itu kampanye, saya kira kalau di daerah-daerah tapal kuda ini mungkin menguntungkan, jadi saya diam juga. Kalau menguntungkan kita diam,” katanya seraya tertawa.

Meski demikian, Presiden menekankan bahwa perkembangan teknologi semacam ini patut menjadi perhatian serius. Manipulasi berbasis AI berpotensi menghasilkan konten yang jauh dari fakta, sehingga dapat menyesatkan publik.

Prabowo melanjutkan dengan mengingatkan bahaya penyebaran hoaks dan fitnah melalui media sosial di era digital. Menurutnya, ancaman terhadap suatu negara kini tidak lagi harus melibatkan pasukan atau bom secara fisik. “Dulu kirim pasukan, kirim bom, sekarang tidak perlu. Mungkin dengan permainan sosmed, dengan fitnah, hoaks,” tegasnya.

Baca juga : Truk Colt Diesel Oleng dan Terjun ke Jurang di Kelok 9: Dua Korban Selamat Berkat Evakuasi Warga

Ia juga menyoroti kemudahan menciptakan banyak akun palsu dengan perangkat yang relatif terjangkau. Dengan cara itu, sekelompok kecil orang dapat memperbesar suatu isu hingga terlihat masif melalui efek gema atau echo chamber. “Jadi yang agak repot mungkin 100 orang, 200 orang, mungkin 1000 orang, mungkin 5000 orang bisa bikin heboh. Nah ini namanya echo chamber. Ada ini dalam pembelajaran intelijen, ini ada, bagaimana merusak sebuah negara lain,” jelas Prabowo.

Pernyataan Presiden ini mencerminkan kekhawatiran mendalam terhadap dampak teknologi informasi yang semakin canggih. Dalam rapat tersebut, Prabowo tampaknya ingin menekankan pentingnya kewaspadaan kolektif di kalangan pemerintah dan aparatur negara terhadap risiko disinformasi yang didukung AI, sekaligus memperkuat upaya perlindungan ruang informasi publik di Indonesia.

Dengan pesatnya kemajuan AI, kasus manipulasi identitas seperti yang dialami Prabowo menjadi pengingat bahwa batas antara fakta dan rekayasa digital semakin tipis. Para ahli teknologi dan keamanan siber pun kerap mengingatkan perlunya regulasi yang lebih ketat serta literasi digital yang lebih baik bagi masyarakat untuk menghadapi tantangan ini di masa depan.

Pewarta : Albertus Parikesit

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Truk Colt Diesel Oleng dan Terjun ke Jurang di Kelok 9: Dua Korban Selamat Berkat Evakuasi Warga
Next: Polri Peduli Infrastruktur: Jembatan Dusun Sampean Kapar Diperbaiki, Akses Warga Semakin Aman

Related Stories

Kementerian HAM Luncurkan Beasiswa Peliputan dan Perlindungan Jurnalis untuk Perkuat Pengarusutamaan HAM

Kementerian HAM Luncurkan Beasiswa Peliputan dan Perlindungan Jurnalis untuk Perkuat Pengarusutamaan HAM

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Airlangga Pastikan Ekspor SDA Tetap Berjalan di Tangan Pelaku Usaha

Airlangga Pastikan Ekspor SDA Tetap Berjalan di Tangan Pelaku Usaha, DSI Mulai Beroperasi 1 Juni 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Kebijakan Satu Arah Barantin

Kebijakan Satu Arah Barantin: Melindungi Zona Hijau NTT dari Bayang-bayang PMK di Pulau Jawa

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Dimarco, Bek Sayap yang Mengubah Permainan: Pemain Terbaik Serie A 2025/2026
  • PLN Sumbar Pastikan Semua Gardu Induk Menyala, Pemulihan Listrik Masih Berlanjut hingga 100 Persen
  • Generasi Muda LDII Semarang Raih Medali di O2SN 2026, Bukti Pembinaan Prestasi Berbasis Nilai
  • Danrem 072/Pamungkas Dorong Penggunaan AI untuk Ketahanan Pangan di Tengah Ancaman Siber yang Semakin Kompleks
  • Dari Gerobak Es Tebu ke Jeruji Besi: Pengangguran RH Diamankan karena Diduga Jadi Pengedar Sabu di Angkola Muara Tais
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.