RI News. Trenggalek – Suasana keakraban dan kehangatan khas Lebaran masih terasa di kawasan Dermosari, Tugu, Trenggalek, ketika Organisasi Amatir Radio Indonesia (Orari) Lokal Trenggalek menggelar acara Halal Bihalal dan Silaturahmi Syawal 1447 H pada Minggu, 5 April 2026.
Acara yang berlangsung di rumah Bapak Agus Setyobudi ini dimulai sekitar pukul 14.30 WIB dan dihadiri hampir seluruh anggota Orari Trenggalek. Peserta datang dari berbagai desa, mulai dari pengurus, anggota aktif, hingga calon anggota yang baru bergabung. Kehadiran Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Orari Trenggalek, Bapak Wiwik, yang juga dikenal sebagai sesepuh organisasi, semakin menambah khidmat suasana silaturahmi tersebut.
Tujuan utama digelarnya acara ini adalah mempererat tali persaudaraan di antara sesama anggota melalui momentum saling memaafkan dan bertatap muka langsung. Di tengah suasana Lebaran yang masih kental, kegiatan ini menjadi wadah bagi para anggota untuk saling bertukar kabar dan memperkuat ikatan kebersamaan setelah sekian lama hanya berkomunikasi melalui frekuensi radio.

Dalam sambutannya, Ketua DPP Orari Trenggalek Bapak Wiwik menyampaikan rasa puas dan kebahagiaannya melihat acara berjalan dengan lancar dan sukses. “Saya sangat senang dan bangga acara ini bisa terlaksana dengan baik,” ujarnya singkat namun penuh makna.
Acara yang berlangsung meriah ini tidak hanya diisi dengan dialog dan silaturahmi, tetapi juga diselingi berbagai hiburan yang menghibur para peserta. Suasana semakin hidup ketika salah seorang pengurus memberikan himbauan agar ke depan seluruh anggota Orari Trenggalek dapat lebih sering dipertemukan dalam satu acara besar, sehingga silaturahmi antaranggota bisa terjalin lebih erat.
Keberhasilan Orari Trenggalek dalam menyelenggarakan kegiatan ini sekaligus menjadi bukti komitmen organisasi dalam membangun kebersamaan. Organisasi ini telah lama dikenal aktif memberikan kontribusi sosial kepada masyarakat, khususnya dalam penyediaan informasi dan pengamanan berbasis radio amatir yang dipimpin oleh Bapak Gunawan.
Baca juga : Dualisme Kepemimpinan di Desa Solimandungan 1: Saat Kepala Adat Diduga Melampaui Batas Kewenangan Eksekutif
Acara Halal Bihalal dan Silaturahmi Syawal 1447 ini ditutup dengan sesi hiburan serta dialog bebas antaranggota. Para peserta terlihat saling berpelukan, saling memaafkan, dan meninggalkan lokasi dengan senyuman serta semangat kebersamaan yang lebih kuat.
Dengan semangat persaudaraan yang terus dijaga, diharapkan Orari Trenggalek dapat semakin solid dan terus berkontribusi positif bagi masyarakat Trenggalek di masa mendatang.
Pewarta: Sugeng.

