Skip to content
22/10/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Keindahan Hijau Bukit Barisan yang Terancam: Perambahan Hutan Produksi Terbatas di Nagari Sungai Sirah Air Haji, Pesisir Selatan

Keindahan Hijau Bukit Barisan yang Terancam: Perambahan Hutan Produksi Terbatas di Nagari Sungai Sirah Air Haji, Pesisir Selatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 bulan ago 3 minutes read
Keindahan Hijau Bukit Barisan yang Terancam
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Pesisir Selatan, Sumatera Barat – Pemandangan hijau Bukit Barisan di pesisir selatan Kecamatan Linggo Sari Baganti masih menyuguhkan keindahan alam yang memukau. Hamparan bukit yang ditumbuhi pepohonan lebat, diselingi kabut pagi dan aliran sungai jernih, menjadi ciri khas Nagari Sungai Sirah Air Haji. Namun, di balik pesona itu, terdapat ancaman serius yang menggerogoti fungsi ekologis kawasan tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun dari lapangan, satu unit alat berat jenis excavator mini tengah beroperasi di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) Nagari Sungai Sirah Air Haji. Alat tersebut bekerja dengan leluasa, membersihkan lahan untuk perluasan tanaman kelapa sawit. Aktivitas ini berlangsung tanpa gangguan berarti, meski berada di zona yang seharusnya dilindungi regulasi kehutanan nasional.

Seorang warga Nagari Sungai Sirah Air Haji, yang enggan disebut namanya, mengungkapkan kekhawatirannya. “Sudah banyak oknum yang menanami kelapa sawit di kawasan HPT ini dan bahkan memperjualbelikannya. Mereka hanya memikirkan keuntungan pribadi, tanpa peduli dampak jangka panjang terhadap lingkungan,” ujarnya kepada pewarta.

Fenomena ini bukan kasus tunggal. Klaim kepemilikan lahan oleh pihak-pihak tertentu semakin marak di area HPT, didorong oleh lemahnya pengawasan izin kehutanan dan penegakan hukum di wilayah Pesisir Selatan. Alih fungsi lahan hutan menjadi perkebunan sawit mengabaikan fungsi ekologis penting, seperti penyerapan air, pencegahan erosi, dan menjaga biodiversitas Bukit Barisan.

Sami S, yang mengamati kondisi lapangan, menegaskan bahwa pengawasan yang longgar menjadi akar masalah. “Lemahnya pengawasan izin kehutanan dan penegakan hukum membuat oknum semakin berani. Ini bukan hanya soal lingkungan, tapi juga ancaman bagi keberlanjutan ekosistem pesisir selatan yang selama ini menjadi penyangga kehidupan masyarakat,” katanya.

Penanaman kelapa sawit secara legal di dalam kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) dilarang keras sesuai regulasi kehutanan Indonesia. Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, beserta perubahannya melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 (UU Cipta Kerja), secara tegas mengatur fungsi kawasan hutan. Sementara itu, Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan (UU P3H) melarang setiap orang merambah, menanam, atau menguasai kawasan hutan secara tidak sah, termasuk HPT.

Baca juga : Mantannya Anggota Polres Padangsidimpuan Laporkan Atasan ke Mabes Polri atas Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada dan Proses Penyidikan yang Diduga Tak Prosedural

Pelanggaran terhadap ketentuan ini dapat berujung pada sanksi pidana dan administratif yang berat. Namun, realita di lapangan menunjukkan kesenjangan antara aturan dan implementasi, di mana aktivitas ilegal terus berlangsung di bawah pengawasan yang minim.

Keindahan alam Nagari Sungai Sirah Air Haji yang masih tersisa menjadi pengingat penting akan nilai ekologis Bukit Barisan. Hutan produksi terbatas seharusnya berfungsi sebagai penyangga lingkungan, bukan korban keserakahan pribadi. Tanpa pengawasan yang lebih ketat dan penegakan hukum yang tegas, keindahan hijau ini berpotensi lenyap, digantikan oleh lahan monokultur yang rentan terhadap banjir dan longsor.

Pihak berwenang diharapkan segera melakukan patroli rutin, audit izin, dan tindakan hukum terhadap pelaku perambahan. Sementara itu, partisipasi masyarakat lokal dalam menjaga hutan menjadi kunci untuk melestarikan warisan alam Pesisir Selatan bagi generasi mendatang.

(Pewarta: Sami S)

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Mantannya Anggota Polres Padangsidimpuan Laporkan Atasan ke Mabes Polri atas Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada dan Proses Penyidikan yang Diduga Tak Prosedural
Next: Misteri Kematian di Balik Rumah Kerabat: Pria 32 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa dengan Luka di Leher Setelah Hilang Semalaman

Related Stories

GTI Bagikan Masker Gratis di Jantung Kota Manado

Napas Sehat di Tengah Kabut Asap: GTI Bagikan Masker Gratis di Jantung Kota Manado

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Pemko Subulussalam Janji Lunasi Utang ADD 2024 Bertahap

Pemko Subulussalam Janji Lunasi Utang ADD 2024 Bertahap, Honor Perangkat Desa Baru Terbayar Satu Bulan pada 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Tiket Gratis untuk Anak Kediri

Tiket Gratis untuk Anak Kediri: Kebijakan Wisata Edukatif yang Menyasar Keluarga dan Denyut Ekonomi Lokal

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Pompa Air Sekolah Diduga Bocor Arus Listrik, Siswa Kelas V SD di Padangsidimpuan Tewas
  2. Zulfian andesta mengenai Regenerasi Kepemimpinan di Polda Jateng: 13 Posisi Strategis Berganti, Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” Jadi Pegangan
  3. Tukino/T.gaul mengenai Menjaga Mahkota Lumbung Pangan: Ngawi Kebut Sertifikasi Benih Padi Unggul Lokal yang Tembus 12 Ton per Hektare
  4. Warudi mengenai Gubernur Papua Pilih “Mendayung Bersama”: Tiga Transformasi Disiapkan untuk Selamatkan Fiskal Daerah yang Menyusut
  5. Yudha Purnama mengenai Ombudsman RI Petakan Kesehatan Mata Generasi Muda dari Seleksi Poltek Imipas

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Napas Sehat di Tengah Kabut Asap: GTI Bagikan Masker Gratis di Jantung Kota Manado
  • Dua Tahun Prabowo-Gibran: Fondasi Kelembagaan HAM Menguat, Ujian Sesungguhnya Ada di Lapangan
  • Hujan Buatan Jadi Andalan: Pemerintah Siasati Defisit Air Bendungan Jawa di Tengah Kemarau Ekstrem
  • Kapolres Melawi Minta Maaf, Janjikan Proses Hukum Transparan atas Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Anggota
  • Dari Ladang Kerangan, Polisi Ikut Menuai 2 Ton Jagung Hibrida untuk Menjaga Lumbung Pangan Melawi
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by