RI News. Gunungkidul – meningkatnya arus mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, personel TNI dari Kodim 0730/Gunungkidul terus menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjaga kelancaran dan keamanan perjalanan di wilayah Bumi Handayani. Pada Senin (23/3/2026), petugas tetap sigap mengawal titik vital Bundaran Tobong Siyono, Kapanewon Playen, yang menjadi gerbang masuk utama kabupaten ini dari arah Yogyakarta.
Lokasi ikonik tersebut kini mulai dipadati kendaraan, baik menuju pusat kota Wonosari maupun kawasan destinasi wisata pantai yang sedang ramai dikunjungi wisatawan selama periode libur Lebaran. Peningkatan volume lalu lintas ini tercermin dari pantauan di lapangan, di mana arus dari jalur utama semakin signifikan pasca penetapan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Personel yang bertugas fokus pada beberapa prioritas pengamanan: mengatur arus lalu lintas untuk mencegah penumpukan di area bundaran yang sering menjadi titik krusial, memberikan rasa aman bagi pemudik yang pulang kampung serta wisatawan yang melintas, serta menyediakan bantuan sementara bagi pengendara yang kelelahan, seperti tempat beristirahat sejenak atau informasi jalan.

Salah seorang prajurit yang sedang bertugas di lokasi menyampaikan, tugas pengamanan ini bukan sekadar rutinitas dinas, melainkan wujud pengabdian yang dianggap sebagai bagian dari ibadah. “Meski harus berpisah dari keluarga di momen Lebaran, semangat kami tetap terjaga. Prioritas utama adalah memastikan setiap pemudik tiba di tujuan dengan selamat dan tanpa hambatan berarti,” ujarnya dengan tegas.
Upaya ini diperkuat melalui sinergi lintas instansi, melibatkan TNI, Polri, Dinas Perhubungan, serta unsur terkait lainnya dalam Operasi Ketupat Progo 2026. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjaga situasi lalu lintas tetap kondusif, tertib, dan penuh nuansa kegembiraan menyambut hari kemenangan.
Kodim 0730/Gunungkidul juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk lebih waspada: rutin memeriksa kelaikan kendaraan sebelum berangkat, menghindari kelelahan berlebih, serta selalu mengutamakan keselamatan ketimbang mengejar kecepatan. Di tengah euforia mudik dan libur panjang, kesadaran kolektif menjadi kunci utama agar perjalanan pulang kampung berlangsung aman dan berkesan.
Tetap semangat menjaga kesehatan, utamakan keselamatan, dan selamat menempuh perjalanan.
Pewarta : Lee Anno

