RI News. Subang – Meski libur Lebaran 2026 sedang berlangsung, semangat warga Jawa Barat untuk memenuhi kewajiban pajak kendaraan bermotor (PKB) justru semakin membara. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya melihat lonjakan drastis penerimaan pajak setelah pemerintah provinsi membuka diskon 10 persen khusus di momen hari raya.
Dalam keterangannya di Subang, Senin (23/3/2026), Dedi Mulyadi langsung menyampaikan pujian tulus. “Aduh, warga Jabar sangat istimewa sekali. Di saat Lebaran, masih pada bayar Pajak Kendaraan Bermotor menggunakan diskon 10 persen,” ujarnya dengan nada kagum. Menurutnya, antusiasme ini menunjukkan kesadaran masyarakat yang tinggi terhadap pembangunan daerah, meski sedang menikmati suasana libur bersama keluarga.
Dedi Mulyadi mengakui, kewajiban pembayaran PKB tahun ini berjalan jauh lebih lancar dibandingkan periode sebelumnya. Penerimaan pajak melonjak tajam berkat kebijakan diskon 10 persen yang dibuka secara daring. “Saya tidak habis pikir. Warga tetap sadar dan antusias mendukung pendapatan daerah,” tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa layanan pembayaran kini semakin mudah diakses melalui aplikasi digital resmi, sehingga masyarakat tidak perlu lagi mengantre di kantor Samsat. “Ada yang memanfaatkan aplikasi satu, ada juga yang melalui aplikasi lain. Pokoknya, semuanya berbasis daring dan memudahkan,” ungkap KDM, sapaan akrab gubernur yang juga mantan Bupati Purwakarta ini.
Perbandingan angkanya pun mencolok. Realisasi penerimaan pajak kendaraan pada periode Lebaran tahun lalu hanya menyentuh lebih dari Rp400 juta. Sementara tahun ini, dalam waktu yang sama, sudah mencapai sekitar Rp1,3 miliar. Lonjakan ini, menurut Dedi Mulyadi, bukan sekadar angka. Ia melihatnya sebagai bukti nyata bahwa warga Jabar sangat peduli dengan infrastruktur jalan yang mulus.
“Ini tandanya warga Jabar cinta banget sama jalan yang mulus,” puji KDM sambil tersenyum. Ia menegaskan target ambisius Pemprov Jabar: memuluskan 90 hingga 100 persen jalan di seluruh wilayah. Setiap rupiah yang masuk dari pajak, kata dia, akan langsung dialokasikan untuk pembangunan nyata.
Baca juga : Bezzecchi Tak Terbendung: Aprilia Kuasai Sirkuit Ayrton Senna di MotoGP Brasil 2026
Tak lupa, gubernur yang dikenal dekat dengan rakyat ini menyampaikan gurauan khasnya. “Ada yang bilang jalanan sekarang sudah seperti Sirkuit Mandalika. Kalau Mandalika mungkin terlalu bagus, tapi minimal sekarang sudah lumayan dan bisa dinikmati pengendara dengan nyaman,” kelakarnya.
Di akhir pernyataannya, Dedi Mulyadi menjamin komitmennya tak hanya berhenti pada perbaikan jalan. Pembangunan infrastruktur lainnya juga akan terus digenjot demi mewujudkan harapan masyarakat Jawa Barat. “Setiap rupiah pajak yang dibayarkan warga akan kami wujudkan menjadi pembangunan yang dirasakan langsung oleh rakyat,” tegasnya.
Antusiasme warga Jabar di tengah libur Lebaran ini menjadi bukti bahwa kesadaran pajak bukan sekadar kewajiban, melainkan wujud cinta terhadap kemajuan daerah.
Pewarta : Vie

