RI News. Gresik – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat. Langkah konkret diwujudkan melalui gelaran pasar murah di halaman Pudak Gallery, Kabupaten Gresik, yang berlangsung pada Minggu (13/3/2026).
Dalam kunjungannya, Khofifah menyatakan bahwa inisiatif ini dirancang sebagai mekanisme pelengkap atau komplementaritas terhadap berbagai upaya pengendalian inflasi daerah. “Melalui pasar murah ini, kami berupaya menciptakan sinergi dengan program serupa yang telah dijalankan oleh pemerintah kabupaten/kota. Tujuannya agar stabilisasi harga bahan pokok dapat lebih optimal di momentum hari besar keagamaan seperti Lebaran,” ujarnya.
Ia menilai pasar murah terbukti efektif sebagai instrumen pengendalian inflasi sekaligus instrumen sosial untuk memastikan akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok dengan harga lebih ramah. Program ini juga menjadi prioritas Pemprov Jatim dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga, terutama ketika tekanan permintaan meningkat menjelang hari raya.

Khofifah mencontohkan potongan harga signifikan yang diberikan melalui subsidi pemerintah provinsi. Misalnya, telur ayam ras yang di pasar tradisional mencapai Rp30.000 per kilogram, di pasar murah ini hanya Rp22.000 per pack. Sementara daging ayam ras yang biasa Rp42.000 per kilogram, dijual Rp30.000 per pack. “Subsidi yang cukup besar ini kami alokasikan agar masyarakat bisa memperoleh bahan pokok dengan harga jauh lebih rendah dibandingkan harga pasar,” tambahnya.
Strategi penyelenggaraan pun diperhatikan dengan cermat. Pasar murah sengaja digelar berdekatan dengan permukiman warga dan dijauhkan dari lokasi pasar tradisional utama, sehingga aksesibilitas menjadi lebih mudah tanpa mengganggu dinamika perdagangan konvensional. Respons masyarakat pun sangat positif; antusiasme tinggi terlihat dari keramaian yang selalu terjadi di setiap lokasi pelaksanaan.
Baca juga : Pakistan Balas Serangan Drone Afghanistan dengan Serangan Udara di Kandahar
Berbagai komoditas strategis tersedia dengan harga khusus, di antaranya:
- Beras premium Rp14.000 per kilogram
- Beras medium Rp11.000 per kilogram
- Minyak goreng MinyaKita Rp13.000 per liter
- Telur ayam ras Rp22.000 per pack
- Tepung terigu Rp10.000 per kilogram
- Gula pasir Rp14.000 per kilogram
- Bawang putih Rp6.000 per 250 gram
- Bawang merah Rp7.000 per 250 gram
- Paket cabai Rp5.000 per 200 gram
- Daging ayam ras Rp30.000 per pack
Dengan pendekatan ini, Pemprov Jatim tidak hanya menekan potensi lonjakan harga, tetapi juga memperkuat daya beli masyarakat di tengah persiapan perayaan Idul Fitri. Khofifah menambahkan bahwa rangkaian pasar murah akan terus digulirkan ke berbagai daerah di Jawa Timur sebagai bagian dari strategi jangka pendek pengendalian inflasi pangan strategis.
Pewarta : Wisnu Harmoko

