RI News. Purworejo – Di tengah upaya memperkuat konektivitas wilayah pedesaan, TNI Angkatan Darat secara resmi meluncurkan program pembangunan 200 titik Jembatan Garuda secara serentak di berbagai penjuru Indonesia. Acara peluncuran terpusat sekaligus daring ini dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dengan tema “TNI AD Hadir Untuk Rakyat”, Senin (9/3/2026).
Di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, peresmian salah satu titik jembatan gantung berlangsung di Desa Plipir, Kecamatan Purworejo. Komandan Korem 072/Pamungkas, Brigjen TNI Bambang Sujarwo, S.H., M.Sos., M.M., turut hadir menyaksikan momen bersejarah tersebut. Jembatan gantung yang baru diresmikan ini menghubungkan Desa Plipir dengan Desa Pacekelan, menjadi solusi konkret atas keluhan warga selama ini terkait akses transportasi yang sulit.
Dalam sambutannya, Brigjen Bambang Sujarwo menyampaikan rasa syukur atas kehadiran infrastruktur baru ini. “Jembatan ini bukan sekadar konstruksi besi dan kabel, melainkan jembatan harapan yang akan membuka peluang ekonomi dan pertanian bagi masyarakat setempat. Mobilitas antardesa kini jauh lebih lancar, dan kami harap manfaatnya terasa langsung bagi petani serta pelaku usaha kecil di sini,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya perawatan bersama. Masyarakat diminta menjaga jembatan dengan baik, termasuk mematuhi batas beban agar infrastruktur ini dapat bertahan lama dan memberikan dampak berkelanjutan.
Kegiatan yang digelar oleh Kodim 0708/Purworejo di bawah komando Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja ini diikuti sekitar 200 peserta, melibatkan unsur Forkopimda, pejabat daerah, serta tokoh masyarakat. Rangkaian acara turut diwarnai pemberian tali asih kepada penyandang disabilitas dan kaum duafa di Desa Plipir Tengah, sebagai bentuk kepedulian langsung TNI terhadap warga.
Dari pusat, KASAD Jenderal Maruli Simanjuntak melaporkan progres signifikan program infrastruktur TNI AD. Selain ratusan jembatan jenis Bailey, Perintis, dan Armco yang telah dibangun, TNI AD juga menyelesaikan berbagai bantuan pascabencana, seperti 544 sumur bor, 272 unit MCK, serta hunian sementara dan tetap dengan capaian rata-rata 90 persen.
Presiden Republik Indonesia dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi TNI. “Kerja cepat dan nyata ini membuktikan bahwa TNI adalah tentara rakyat yang selalu berada di garda terdepan. Jembatan-jembatan ini tidak hanya mempersingkat jarak, tapi juga memudahkan anak-anak bersekolah dengan aman dan mendukung roda ekonomi di daerah terpencil,” tegas Presiden.
Program Jembatan Garuda ini menjadi salah satu wujud komitmen TNI AD dalam mendukung pembangunan infrastruktur nasional, khususnya di wilayah pedesaan dan terisolasi. Dengan target ribuan jembatan sepanjang tahun ini, inisiatif tersebut diharapkan semakin mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata.
Turut hadir dalam acara di Purworejo antara lain Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi, Wakapolres Purworejo Kompol Nana Edy Sugito, serta sejumlah pejabat Forkopimda dan kepala desa setempat.
Pewarta: Lee Anno

