RI News. Wonogiri – Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas tunggal mengguncang ruas Jalan Sidoharjo-Wonogiri, Minggu pagi (8/3/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Sebuah mobil Honda Mobilio dengan nomor polisi AE-1029-VC terjun ke jurang di Dusun Gempol RT 01/02, Desa Kayuloko, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.
Kendaraan yang dikemudikan Defri Reza Saputra (25), warga Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, itu melaju dari arah timur menuju barat. Saat memasuki tikungan di lokasi kejadian, pengemudi diduga kehilangan kendali sehingga mobil keluar jalur dan terperosok ke jurang tepi jalan dengan kedalaman mencapai beberapa meter. Di dalam mobil terdapat satu penumpang, yaitu Cyntyia Febriana Sari (22), warga Kabupaten Pacitan.
Masyarakat sekitar yang menjadi saksi mata segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian. Tak lama kemudian, petugas dari Polsek Sidoharjo tiba di lokasi untuk melakukan penanganan awal. Mereka melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi kedua korban yang mengalami luka akibat benturan, serta mengamankan kendaraan yang terlibat.

Kedua korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Hermina Wonogiri guna mendapatkan perawatan medis intensif. Kondisi terkini korban dilaporkan stabil meski masih dalam pengawasan medis.
Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, melalui Kasi Humas AKP Anom Prabowo, menyatakan bahwa respons cepat petugas merupakan prioritas dalam menangani kejadian darurat di jalan raya. “Setelah menerima laporan, anggota Polsek Sidoharjo langsung bergerak ke lokasi. Mereka membantu evakuasi korban, mengamankan kendaraan, dan berkoordinasi dengan Unit Gakkum Satlantas Polres Wonogiri untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujar AKP Anom.
Baca juga : FERADI WPI Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Sinergi Advokat dan Akademisi di Tengah Ramadan
Ia menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi pengingat penting akan risiko di jalur dengan karakteristik tikungan tajam dan kondisi jalan yang menantang. “Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama di area tikungan dan lereng. Keselamatan bukan hanya tanggung jawab pribadi, melainkan komitmen bersama. Pastikan kondisi kendaraan prima, pengemudi dalam keadaan fit, dan patuhi rambu lalu lintas,” tambahnya.
Penyelidikan lebih mendalam masih dilakukan untuk mengetahui faktor pasti penyebab hilangnya kendali, termasuk kemungkinan pengaruh kecepatan, kondisi jalan saat itu, atau faktor lain. Hingga kini, belum ada indikasi keterlibatan pihak ketiga dalam kecelakaan ini.
Pewarta: Nandang Bramantyo

