RI News. Yogyakarta – Komando Resort Militer (Korem) 072/Pamungkas menggelar apel gelar kekuatan satuan secara terintegrasi bersama Lanud Adisutjipto dan Lanal Yogyakarta. Kegiatan ini difokuskan pada penguatan kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana alam yang semakin nyata serta pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M yang diprediksi akan disertai arus mudik besar-besaran.
Apel yang berlangsung melalui konferensi video tersebut dipusatkan di Stadion Mandala Krida, Jalan Kenari Nomor 6, Semaki, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, pada Sabtu (7/3/2026). Sebanyak sekitar 850 personel dari berbagai satuan terlibat langsung dalam inspeksi ini.
Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Mohammad Andhy Kusuma, S.Sos., M.M., M.Han., CFra., memimpin apel tersebut. Hadir pula Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Bambang Sujarwo, S.H., M.Sos., M.M., Komandan Lanal Yogyakarta Kolonel Mar Hafied Indarwan, S.E., serta para kepala seksi Korem, para Dandim jajaran, dan komandan satuan dinas terkait.

Fokus utama apel ini adalah verifikasi kesiapan menyeluruh, mulai dari personel, alutsista, perlengkapan evakuasi, hingga sarana pendukung logistik. Wilayah hukum Korem 072/Pamungkas yang mencakup sebagian besar DIY dan Jawa Tengah bagian selatan dinilai rawan berbagai jenis bencana geologis dan hidrometeorologis.
Ancaman erupsi Gunung Merapi tetap menjadi prioritas tertinggi, terutama potensi banjir lahar dingin yang mengancam kawasan Magelang dan Sleman pasca-hujan lebat baru-baru ini yang telah memicu aliran lahar di beberapa sungai hulu. Selain itu, tanah longsor di daerah perbukitan Gunungkidul, Temanggung, dan Wonosobo terus dipantau ketat karena curah hujan ekstrem. Potensi gempa bumi di Bantul serta risiko banjir bandang disertai tanggul jebol di Kebumen, Purworejo, dan Kulon Progo juga mendapat perhatian serius.
Untuk mendukung mitigasi dini, koordinasi dengan BMKG diperkuat melalui diseminasi informasi berbasis media sosial, sehingga masyarakat dapat menerima peringatan cepat dan akurat.
Baca juga : Polri Kawal Penebaran 1 Ton Indukan Ikan di Sungai Timang Wonogiri, Sinergi Jaga Ekosistem Perairan
Di sisi pengamanan Lebaran, apel ini menjadi langkah awal dalam menyusun strategi pengamanan arus mudik dan balik. Rencana mencakup pendirian posko pengamanan terpadu di titik-titik strategis, pelaksanaan patroli bersama antar-instansi, serta penyediaan rest area khusus bagi pemudik jarak jauh guna mengurangi risiko kelelahan dan kemacetan parah.
Brigjen TNI Mohammad Andhy Kusuma menekankan pentingnya sinergi lintas satuan dan instansi sipil. “Kesiapsiagaan bukan hanya soal jumlah personel, tetapi kemampuan respons cepat, koordinasi yang solid, dan pemanfaatan teknologi informasi untuk mendeteksi ancaman sejak dini,” ujarnya dalam arahannya.
Melalui apel ini, diharapkan seluruh elemen di jajaran Korem 072/Pamungkas semakin sigap, terlatih, dan siap memberikan perlindungan optimal bagi masyarakat, baik saat menghadapi bencana alam mendadak maupun menjaga ketertiban selama periode libur Lebaran.
Pewarta: Lee Anno

