Skip to content
23/10/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Renegosiasi Tarif AS-Indonesia: Peluang di Tengah Ketidakpastian Putusan Mahkamah Agung

Renegosiasi Tarif AS-Indonesia: Peluang di Tengah Ketidakpastian Putusan Mahkamah Agung

Jurnalis RI News Portal Posted on 8 bulan ago 3 minutes read
Peluang di Tengah Ketidakpastian Putusan Mahkamah Agung
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Jakarta – Perkembangan terbaru hubungan perdagangan internasional, keputusan Mahkamah Agung Amerika Serikat yang membatalkan otoritas Presiden Donald Trump untuk memberlakukan tarif impor global melalui Undang-Undang Kekuasaan Ekonomi Darurat Internasional (IEEPA) membuka jalan bagi Indonesia untuk meninjau ulang kesepakatan perdagangan yang merugikan. Analis ekonomi menilai momen ini sebagai kesempatan strategis bagi negara-negara mitra dagang, termasuk Indonesia, untuk mendorong negosiasi yang lebih adil, meskipun dinamika politik di AS tetap penuh ketidakpastian.

Mohammad Faisal, Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, menekankan urgensi bagi Jakarta untuk segera memanfaatkan putusan tersebut. Dalam wawancara telepon dari Jakarta pada akhir pekan lalu, Faisal menyatakan bahwa pembatalan kebijakan tarif resiprokal Trump—yang diumumkan sebagai tarif impor global sebesar 10 persen—memberi ruang bagi renegosiasi Agreement on Reciprocal Trade (ART). “Sebetulnya bagi negara-negara trading partners termasuk Indonesia semestinya melakukan renegosiasi ulang. Apalagi dari yang kita setujui kemarin, yang kita tanda tangani, itu banyak sekali kerugian yang kita hadapi,” ujarnya, menyoroti potensi dampak negatif terhadap ekonomi domestik jika kesepakatan tersebut diterapkan tanpa revisi.

Putusan Mahkamah Agung AS, yang diambil dengan suara mayoritas 6-3 pada Jumat waktu setempat, secara tegas menyatakan bahwa Trump tidak memiliki wewenang untuk menerapkan tarif semacam itu berdasarkan IEEPA. Langkah ini tidak hanya menantang fondasi kebijakan perdagangan Trump, tetapi juga menggugat asumsi bahwa presiden dapat menggunakan kekuasaan darurat untuk mengatur tarif secara sepihak. Faisal mengingatkan bahwa Indonesia harus tetap waspada terhadap evolusi situasi ini. “Karena setelah di-rule out oleh Supreme Court, Trump kemudian mencoba untuk mengenakan tarif dengan cara yang lain lagi, dengan prosedur atau menggunakan perundangan atau regulasi yang lain,” tambahnya. Menurutnya, meskipun tarif mungkin tidak sebesar sebelumnya, ancaman penerapannya tetap nyata, yang bisa memperburuk ketidakseimbangan perdagangan bilateral.

Kebijakan tarif impor Trump, yang menjadi pilar utama agenda “America First”, dirancang untuk merevitalisasi sektor manufaktur domestik AS melalui penciptaan lapangan kerja, pengurangan utang nasional, dan peningkatan pendapatan pajak. Pendukungnya berargumen bahwa tarif ini memberikan leverage lebih besar bagi AS dalam negosiasi dengan mitra dagang, memaksa konsesi yang menguntungkan Washington. Namun, bagi negara seperti Indonesia, kesepakatan ART yang ditandatangani sebelumnya telah menimbulkan kekhawatiran atas konsekuensi jangka panjang, termasuk peningkatan biaya impor, penurunan daya saing ekspor, dan gangguan rantai pasok global. Faisal menambahkan, “Banyak sekali konsekuensi dampak yang besar, dampak buruk yang besar bagi ekonomi domestik, kalau itu dijalankan,” menggarisbawahi perlunya pendekatan proaktif dalam diplomasi ekonomi.

Baca juga : Operasi Senyap: Polda Jateng Gagalkan Gelombang Bahaya Petasan Jelang Ramadhan

Di tengah dinamika ini, para pakar ekonomi internasional menyarankan agar Indonesia memanfaatkan momentum untuk membangun aliansi dengan negara-negara mitra dagang lain yang terdampak, seperti anggota ASEAN atau Uni Eropa, guna memperkuat posisi tawar. Analisis mendalam menunjukkan bahwa renegosiasi tidak hanya tentang mengurangi tarif, tetapi juga mereformasi klausul-klausul yang membebani sektor domestik, seperti ketentuan akses pasar dan perlindungan investasi. Meskipun perkembangan di AS masih fluktuatif, putusan Mahkamah Agung ini bisa menjadi katalisator perubahan menuju perdagangan yang lebih berkelanjutan dan saling menguntungkan.

Secara keseluruhan, kasus ini mengilustrasikan ketegangan antara kekuasaan eksekutif dan checks and balances dalam sistem demokrasi AS, dengan implikasi luas bagi ekonomi global. Bagi Indonesia, ini bukan sekadar respons reaktif, melainkan kesempatan untuk mengadvokasi kebijakan perdagangan yang berorientasi pada pertumbuhan inklusif, di mana kerugian domestik dapat diminimalkan melalui dialog yang cermat dan berbasis data.

Pewarta : Vie

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Operasi Senyap: Polda Jateng Gagalkan Gelombang Bahaya Petasan Jelang Ramadhan
Next: Indonesia Dorong AI yang Berpihak pada Masyarakat di Panggung Global India AI Impact Summit

Related Stories

Fondasi Kelembagaan HAM Menguat

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Fondasi Kelembagaan HAM Menguat, Ujian Sesungguhnya Ada di Lapangan

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Hujan Buatan Jadi Andalan

Hujan Buatan Jadi Andalan: Pemerintah Siasati Defisit Air Bendungan Jawa di Tengah Kemarau Ekstrem

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Dari Bekasi hingga Karawang

Dari Bekasi hingga Karawang, 90 Talenta Muda Berebut Tiket Menuju Panggung Keterampilan Dunia

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Pompa Air Sekolah Diduga Bocor Arus Listrik, Siswa Kelas V SD di Padangsidimpuan Tewas
  2. Zulfian andesta mengenai Regenerasi Kepemimpinan di Polda Jateng: 13 Posisi Strategis Berganti, Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” Jadi Pegangan
  3. Tukino/T.gaul mengenai Menjaga Mahkota Lumbung Pangan: Ngawi Kebut Sertifikasi Benih Padi Unggul Lokal yang Tembus 12 Ton per Hektare
  4. Warudi mengenai Gubernur Papua Pilih “Mendayung Bersama”: Tiga Transformasi Disiapkan untuk Selamatkan Fiskal Daerah yang Menyusut
  5. Yudha Purnama mengenai Ombudsman RI Petakan Kesehatan Mata Generasi Muda dari Seleksi Poltek Imipas

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Napas Sehat di Tengah Kabut Asap: GTI Bagikan Masker Gratis di Jantung Kota Manado
  • Dua Tahun Prabowo-Gibran: Fondasi Kelembagaan HAM Menguat, Ujian Sesungguhnya Ada di Lapangan
  • Hujan Buatan Jadi Andalan: Pemerintah Siasati Defisit Air Bendungan Jawa di Tengah Kemarau Ekstrem
  • Kapolres Melawi Minta Maaf, Janjikan Proses Hukum Transparan atas Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Anggota
  • Dari Ladang Kerangan, Polisi Ikut Menuai 2 Ton Jagung Hibrida untuk Menjaga Lumbung Pangan Melawi
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by