Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Jalan Kaki Menuju Dialog: Ketika Komunitas Pejalan Kaki Bogor Memaksa Pemimpin Kota Mendengar Suara Rakyat

Jalan Kaki Menuju Dialog: Ketika Komunitas Pejalan Kaki Bogor Memaksa Pemimpin Kota Mendengar Suara Rakyat

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 bulan ago 4 minutes read
Ketika Komunitas Pejalan Kaki Bogor Memaksa Pemimpin Kota Mendengar Suara Rakyat
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Bogor – Di tengah maraknya fenomena pemimpin daerah yang kerap “menghilang” saat warga berdemonstrasi, Kota Bogor menyajikan narasi alternatif yang menginspirasi. Wali Kota Dedie A Rachim, yang seringkali mengelak pertemuan dengan alasan agenda lain, akhirnya membuka pintu dialog berkat pendekatan kreatif dari komunitas Bogor Leumpunk Club’s (BLC). Kelompok ini, dengan semangat berjalan kaki sebagai bentuk aktivisme, berhasil mengubah konfrontasi menjadi kolaborasi, menyoroti potensi komunikasi humanis dalam tata kelola kota yang demokratis.

Fenomena pemimpin yang absen dari aspirasi rakyat bukan hal baru di Indonesia. Alasan klasik seperti “ada acara lain” sering menjadi tameng, meninggalkan warga frustrasi tanpa saluran ekspresi yang efektif. Kasus terbaru terjadi pada 22 Januari 2026, ketika ratusan pengemudi angkutan kota (angkot) memadati Balai Kota Bogor untuk memprotes larangan operasional kendaraan berusia di atas 20 tahun. Area itu berubah menjadi terminal dadakan, tapi Dedie tak tampak batang hidungnya, memperkuat citra pemimpin yang sulit dijangkau.

Namun, BLC menawarkan pendekatan berbeda. Komunitas yang baru berdiri setahun ini, dengan jargon “Sehat, Berguna, atau Mati”, telah menggelar sepuluh sesi eksplorasi kota melalui jalan kaki. Aktivitas mereka bukan sekadar olahraga, melainkan observasi mendalam atas kondisi infrastruktur urban. Dengan beramai-ramai menyusuri jalanan, mereka mendokumentasikan masalah seperti trotoar yang rusak, fasilitas publik tak layak, dan penyalahgunaan ruang pejalan kaki—semuanya disampaikan tanpa kekerasan, tapi dengan keteguhan.

Perjalanan BLC menuju pertemuan dengan pemimpin kota tak mulus. Pada 1 Februari 2026, ratusan anggota mereka mendatangi Balai Kota, menyampaikan orasi di halaman terbuka. Tuntutan utama: penyediaan fasilitas pejalan kaki yang aman, perbaikan infrastruktur berdasarkan riset, bukan asal gusur, dan sikap pemerintah yang lebih terbuka terhadap kritik. Mereka diterima oleh Sekretaris Kota Denny Mulyadi dalam suasana lesehan yang akrab, di mana aspirasi tertulis diserahkan. BLC tak segan menyentil slogan “Bogor Beres” milik pemerintah kota, yang menurut mereka masih jauh dari kenyataan.

Hasilnya mengejutkan: pemerintah kota justru mengajak BLC berpartisipasi dalam perbaikan kota. Laporan Denny tampaknya memengaruhi Dedie, yang kemudian bersedia bertemu pada 16 Februari 2026. Pertemuan ini dihadiri lengkap oleh Wakil Wali Kota Jenal Mutaqin, Denny, dan jajaran Forkopimda, serta aparatur dari enam kecamatan. Para pegiat BLC berkumpul di Lapangan Sempur sebelum bergerak bersama ke Balai Kota. Meski disebut “diskusi terbuka” oleh pemerintah, BLC menamakannya “Bersua-Ra: Paksa Bicara”, dengan ajakan kepada warga untuk hadir tepat waktu, bawa makanan dan minuman reusable, siapkan pertanyaan, dan aktif bersuara—semuanya tanpa barang ilegal.

Baca juga : Jaringan Bayangan di Balik Tambang: Bagaimana Tiga Korporasi Diduga Jadi Pintu Masuk Gratifikasi untuk Eks Bupati

Di Ruang Tamu Paseban Sri Baduga, kursi disingkirkan untuk lesehan santai, lengkap dengan penganan. Diskusi menyentuh isu strategis: jalan berlubang, parkir liar, pengelolaan sampah, dan penambahan halte transportasi umum. Dedie mengapresiasi masukan BLC, menyatakan bahwa harapan masyarakat tinggi dan perlu komunikasi yang lebih baik. Ia menjelaskan pembagian kewenangan jalan—provinsi, nasional, dan kota—serta upaya Pemkot: tiga surat permohonan ke pusat, perbaikan 90 persen dari 32 jalan kota yang rusak, sistem zona parkir untuk optimalisasi pendapatan daerah, program Waste to Energy melalui lelang PSEL, penambahan bank sampah menjadi 170 unit plus 30 TPS3R, dan rencana ekspansi halte Biskita.

Dedie memerintahkan jajarannya untuk responsif terhadap aspirasi warga, menekankan bahwa BLC adalah “teman baik” yang memberikan kontribusi. Jenal menambahkan konteks: tahun pertama kepemimpinan penuh dinamika, dengan anggaran warisan yang harus disesuaikan. Program 2026 mencakup beasiswa prasejahtera, bedah rumah dengan dana lebih besar, dan Sekolah Rakyat. Ia menyerukan respons cepat dan informasi akurat, mencerminkan niat mengabdi sejak kontestasi pilkada.

#logorinews

Pendekatan BLC ini mengajarkan pelajaran berharga: demonstrasi tak selalu harus konfrontatif. Dengan berjalan kaki sebagai metafor perjuangan lambat tapi pasti, mereka menjadi “anjing penjaga” yang mengawasi kinerja pemerintah, sambil membangun sinergi. Ini kontras tajam dengan kasus angkot, di mana absennya pemimpin memperburuk ketidakpercayaan. Di era demokrasi, kunci adalah membuka pintu dialog langsung, menghindari citra kota yang lebih nyaman di masa lalu kolonial. Komunikasi terbuka bukan hanya slogan, tapi fondasi untuk kota yang benar-benar “beres”—dimana warga dan pemimpin bahu membahu mewujudkan aspirasi bersama.

Pewarta : Mukhlis

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Jaringan Bayangan di Balik Tambang: Bagaimana Tiga Korporasi Diduga Jadi Pintu Masuk Gratifikasi untuk Eks Bupati
Next: Keresahan Masyarakat Padangsidimpuan: Vakum Sekda Definitif Ancam Stabilitas Birokrasi Lokal

Related Stories

Tradisi Lubuk Larangan Padangsidimpuan

Tradisi Lubuk Larangan Padangsidimpuan: Menyemai Konservasi Sungai, Memanen Kepedulian Sosial

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 jam ago 0
Langkah Bersejarah Penyerapan Tenaga Kerja

Langkah Bersejarah Penyerapan Tenaga Kerja: Mandailing Natal Inisiasi Bursa Kerja Perdana 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 9 jam ago 0
Mitigasi Keracunan MBG

Mitigasi Keracunan MBG, Pemkab Klaten Petakan Langkah Pengawasan Terpadu di Tingkat Kecamatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

https://www.youtube.com/watch?v=X7Aa1TOc-kg
https://www.youtube.com/watch?v=MlTY2wD2xLE
https://www.youtube.com/watch?v=OfpIru4xEJc
https://www.youtube.com/watch?v=z8g5sRd6P1I
https://www.youtube.com/watch?v=-AYUn868fZk

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Kabut Asap Mengancam Kesehatan, Polsek Ella Hilir Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak ISPA
  • Tradisi Lubuk Larangan Padangsidimpuan: Menyemai Konservasi Sungai, Memanen Kepedulian Sosial
  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by