RI News Portal. Melawi – Dalam rangka Operasi Keselamatan Kapuas 2026 yang berlangsung sejak 2 Februari hingga 15 Februari 2026, Polres Melawi memperkuat upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas fatal dengan menyasar kelompok usia rentan, khususnya pelajar SMP. Langkah preventif ini difokuskan pada sosialisasi langsung larangan mengendarai kendaraan bermotor bagi pelajar di bawah umur.
Kepala Operasi Keselamatan Kapuas 2026 Polres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla., melalui Kepala Pusat Pengendali Operasi AKP Pipit Supriatna, S.H., menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi menjadi salah satu pilar utama operasi tahun ini. Pada Jumat (6/2/2026), tim gabungan dari Satuan Lalu Lintas melaksanakan penyuluhan khusus di SMP Negeri 1 Nanga Pinoh.
Kasubsatgas Binluh Aipda Jefriyadi, Kasatgas Preventif Aipda Herlan Marjan, serta Kasatgas Gakkum Bripka Arjuna turun langsung memberikan pemahaman mendalam kepada ratusan pelajar. Materi utama mencakup ketentuan hukum terkait larangan mengemudi bagi usia di bawah 17 tahun, risiko kecelakaan yang tinggi akibat kurangnya pengalaman dan kematangan, serta dampak jangka panjang terhadap keselamatan diri dan orang lain.

“Kami ingin pelajar memahami bahwa aturan ini bukan sekadar larangan, melainkan bentuk perlindungan nyata bagi mereka. Banyak kasus kecelakaan fatal melibatkan remaja yang mengendarai kendaraan tanpa izin dan keterampilan memadai,” ujar AKP Pipit Supriatna dalam keterangan resminya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi tiga pihak: sekolah, orang tua, dan masyarakat. Sekolah diharapkan berperan sebagai pengawas internal dengan menerapkan kebijakan tegas, seperti tidak mengizinkan pelajar membawa kendaraan ke lingkungan sekolah. Orang tua pun diminta aktif mengantar dan menjemput anak-anaknya untuk menghindari godaan menggunakan kendaraan pribadi.
“Sosialisasi ini bukan akhir, melainkan awal dari komitmen bersama. Kami akan terus memperluas jangkauan, baik melalui pertemuan tatap muka di sekolah-sekolah lain maupun kanal daring untuk menjangkau lebih banyak kalangan,” tambah AKP Pipit.
Baca juga : Prabowo Sambut Albanese di Istana: Traktat Keamanan Bersama Tandai Babak Baru Hubungan Indonesia-Australia
Operasi Keselamatan Kapuas 2026 sendiri dirancang untuk menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas menjelang periode rawan seperti Lebaran. Pendekatan humanis dan preventif menjadi prioritas, dengan harapan terciptanya budaya tertib berlalu lintas di kalangan generasi muda.
Pihak Polres Melawi menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kepala Sekolah, dewan guru, serta seluruh siswa SMP Negeri 1 Nanga Pinoh atas kerja sama dan sambutan hangat selama kegiatan berlangsung. “Mari kita wujudkan jalan raya yang aman bagi semua. Keselamatan dimulai dari kesadaran kolektif,” pungkas AKP Pipit.
Dengan upaya masif ini, diharapkan tingkat kecelakaan yang melibatkan pelajar dapat ditekan signifikan, sekaligus membangun generasi yang lebih disiplin dan peduli keselamatan.
Pewarta: Lisa Susanti

