RI News Portal. Madrid – Tendangan penalti Kylian Mbappé pada menit ke-10 masa injury time menjadi penentu kemenangan dramatis Real Madrid atas Rayo Vallecano dengan skor 2-1 dalam laga pekan ke-22 La Liga di Stadion Santiago Bernabéu, Minggu (1/2/2026) waktu setempat.
Gol telat dari bintang Prancis itu memulihkan keunggulan Los Blancos setelah sempat disamakan oleh Jorge de Frutos di awal babak kedua. Kemenangan ini membuat Real Madrid terus membayangi Barcelona di puncak klasemen dengan mengumpulkan 54 poin dari 22 pertandingan, hanya terpaut satu poin dari pemuncak klasemen Blaugrana.
Pertandingan berjalan panas sejak menit awal. Real Madrid membuka keunggulan lebih dulu melalui Vinícius Júnior pada menit ke-15. Striker Brasil itu melepaskan tendangan melengkung akurat ke sudut atas gawang setelah menerima bola di tepi kotak penalti, mengakhiri paceklik golnya di liga domestik.

Vinícius nyaris menggandakan skor tak lama kemudian, tetapi tembakannya menyamping tipis di sisi gawang. Rayo Vallecano tampil tangguh dan sempat mengancam melalui serangan balik, meski Thibaut Courtois melakukan penyelamatan krusial.
Babak kedua dimulai dengan kejutan bagi tuan rumah. Pada menit ke-49, Álvaro García memberikan umpan silang yang disundul turun sempurna, memungkinkan Jorge de Frutos menyambar bola dan mencetak gol penyama kedudukan 1-1. Gol itu membuat suasana di Bernabéu semakin tegang, dengan sorak sorai pendukung bercampur kekecewaan.
Real Madrid meningkatkan tekanan, namun peluang emas Mbappé pada babak kedua justru berakhir membentur mistar gawang setelah kiper Augusto Batalla keluar dari sarangnya. Eduardo Camavinga juga hampir mencetak gol lewat sundulan, tapi bola membentur tiang gawang.
Kejadian krusial terjadi pada menit ke-80 ketika gelandang Rayo Pathe Ciss diusir wasit akibat pelanggaran keras terhadap Dani Ceballos, membuat tim tamu bermain dengan 10 pemain. Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Madrid untuk menekan habis-habisan.
Baca juga : Krisis Greenland: Ancaman Trump yang Mengguncang Fondasi NATO di Ambang 2026
Drama semakin memuncak di injury time. Penalti diberikan kepada Real Madrid setelah Nobel Mendy melakukan pelanggaran ceroboh terhadap Brahim Díaz di kotak terlarang. Mbappé maju sebagai eksekutor dan dengan tenang mengecoh kiper Batalla, menempatkan bola ke sudut kiri bawah gawang pada menit ke-90+10.
Tak berhenti di situ, Rayo Vallecano harus menyelesaikan laga dengan sembilan pemain setelah Pep Chavarria menerima kartu kuning kedua karena pelanggaran terhadap Rodrygo di menit-menit akhir.
Kemenangan ini menjadi penyelamat bagi Real Madrid pasca kekalahan di kompetisi Eropa pekan lalu, sekaligus menjaga asa juara La Liga tetap hidup. Sementara itu, kekalahan telak membuat Rayo Vallecano terpuruk di peringkat 17 dengan 22 poin dari 22 laga, semakin dekat dengan zona degradasi.
Pelatih Real Madrid Álvaro Arbeloa mengakui pertandingan ini penuh perjuangan. “Ini kemenangan dengan hati dan jiwa. Pendukung mendorong kami melawan tim yang selalu sulit kami hadapi,” ujarnya pasca-laga.
Dengan hasil ini, persaingan di papan atas La Liga semakin sengit menjelang paruh kedua musim. Real Madrid kini bersiap menghadapi laga-laga krusial berikutnya, sementara Rayo Vallecano harus segera bangkit untuk menjauh dari ancaman turun kasta.
Pewarta : Vie

