Skip to content
22/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Memanas di Tepi Jurang: Pilihan Fiskal Berani Pemerintah untuk Menghindari ‘Deja Vu 1998

Memanas di Tepi Jurang: Pilihan Fiskal Berani Pemerintah untuk Menghindari ‘Deja Vu 1998

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 3 minutes read
Memanas di Tepi Jurang
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta – Dalam sebuah pidato yang mengungkapkan filosofi kebijakan fiskal yang tidak biasa, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi bahwa pemerintah dengan sengaja mendorong defisit anggaran mendekati batas maksimal hukum. Tujuannya tegas: membangun “benteng fiskal” untuk mencegah terulangnya trauma krisis ekonomi 1997-1998 di tengah ancaman resesi global.

Berbicara dalam Indonesia Fiscal Forum 2026, Purbaya menyatakan keputusan untuk memperlebar defisit bukan langkah mudah, namun suatu keniscayaan strategis. “Dari sisi pemerintah, belanja, dan yang lain-lain saya memastikan semuanya itu membalikkan ekonomi. Jadi dampaknya fiskal juga defisitnya melebar. Tapi itu suatu langkah yang perlu dilakukan. Kalau enggak, kita kayak (krisis ekonomi) 1998 lagi,” tegasnya.

Data sementara Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2025 menguatkan pernyataan tersebut. Defisit tercatat sebesar Rp695,1 triliun, atau setara 2,92% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini tidak hanya melebar dari target awal 2,53%, tetapi juga nyaris menyentuh pagu maksimal 3% yang diamanatkan undang-undang. Sementara itu, untuk 2026, target defisit ditetapkan lebih rendah pada 2,68% PDB, mengisyaratkan rencana pengetatan bertahap.

Purbaya mengakui bahwa secara teknis, pemerintah sebenarnya mampu menahan defisit pada kisaran 2%. Namun, opsi itu dianggapnya sebagai resep yang keliru dalam situasi terkini. “Kalau kita perlambat fiskal, (ekonomi) makin jatuh. Kita naikin pajak, makin jatuh,” ujarnya. Sebagai gantinya, ia memilih kebijakan counter-cyclical yang agresif, dengan meningkatkan belanja pemerintah melalui program bantuan sosial dan insentif perpajakan untuk mendorong permintaan domestik.

“Selama ini saya enggak pernah naikin tarif pajak, bea cukai. Tapi saya memastikan (strategi) yang ada diambil dan kita coba,” jelas Purbaya. “Itu cost yang harus kita bayar untuk membalikkan arah ekonomi. Tapi yang penting kan fiscal sustainability-nya kita jaga terus.”

Kebijakan “berjalan di tepi jurang” ini menuai kritik dari sejumlah ekonom dan pengawas anggaran yang mengkhawatirkan risiko keberlanjutan fiskal jangka panjang serta beban utang. Mereka mempertanyakan efektivitas stimulus jika tidak diimbangi dengan perbaikan fundamental dan efisiensi belanja.

Baca juga : Realisasi Anggaran Maksimal, Layanan Hukum Optimal: Kanwil Kemenkum Bali Raih Predikat Terbaik Nasional

Analisis dari beberapa pakar ekonomi makro menunjukkan bahwa langkah pemerintah ini mencerminkan pembelajaran pahit dari krisis 1998, di mana kombinasi nilai tukar kaku, defisit transaksi berjalan, dan ketergantungan modal asing berujung pada kehancuran. Dengan memprioritaskan stimulus fiskal domestik meski berisiko, pemerintah berupaya menjadi “shock absorber” utama bagi perekonomian, mengurangi ketergantungan pada faktor eksternal yang fluktuatif.

Pertanyaan besar kini bergulir: apakah kebijakan defensif dengan mendekati batas maksimal defisit ini akan berhasil mempertahankan momentum pertumbuhan tanpa mengorbankan stabilitas fiskal di masa depan? Jawabannya tidak hanya menentukan arah pemulihan ekonomi, tetapi juga menjadi ujian berat bagi paradigma pengelolaan keuangan negara di era ketidakpastian global. Purbaya dan timnya tampaknya memilih untuk mengambil risiko fiskal hari ini, dengan harapan membayar harga yang lebih kecil dibandingkan dengan bencana ekonomi yang pernah melanda negeri ini lebih dari dua dekade silam.

Pewarta : Albertus Parikesit

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Realisasi Anggaran Maksimal, Layanan Hukum Optimal: Kanwil Kemenkum Bali Raih Predikat Terbaik Nasional
Next: Di Balik Angka 2,92%: Mendagri Buka Strategi “Perang” Inflasi di Meja Makan Rakyat

Related Stories

Indonesian-American Games

Duta Besar Indroyono Soesilo: Indonesian-American Games, Jembatan Persatuan Diaspora di Tanah Paman Sam

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Indonesia Unggul di Panggung Global

Indonesia Unggul di Panggung Global: Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Bukti Ketangguhan di Tengah Gejolak Dunia

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Boni Hargens

Boni Hargens: Pelibatan Polri di Jabatan Sipil adalah Keniscayaan Demokrasi yang Matang

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  2. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  3. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  4. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda
  5. Wisnu mengenai Ning Nuri: Srikandi PKB Ngawi yang Siap Merajut Kekuatan untuk Pemilu 2029

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Festival Bakcang Singkawang: Ribuan Bakcang dan Es Kacang Hijau Gratis Pererat Kebersamaan Budaya
  • Veda Ega Pratama Rayakan Perjuangan Heroik dari Posisi ke-20 hingga Finis Kelima di Moto3 GP Ceko 2026
  • Surabaya Fashion Festival 2026: Catwalk Raksasa Jalan Tunjungan yang Menggerakkan Ekonomi Kreatif Kota Pahlawan
  • Sahabat Anggur 1 Dominasi Putri Krora, Melaju Gagah ke Perempat Final Idul Adha Cup
  • Danrem 072/Pamungkas Hadiri Pembukaan Mandiri Jogja Marathon 2026: Olahraga yang Menyatukan Semangat dan Pariwisata Budaya
Copyright © RI News Production | Editor IT by Setiawan Wibisono S.Th | PT. Virnanda Creator Productions .