Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Banjir Bandang dan Angin Kencang Melanda Purbalingga

Banjir Bandang dan Angin Kencang Melanda Purbalingga

Jurnalis RI News Portal Posted on 8 bulan ago 5 minutes read
Banjir Bandang dan Angin Kencang Melanda Purbalingga
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Purbalingga, 24 Januari 2026 – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang kembali melanda Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, pada Jumat (23/1/2026). Kejadian ini memicu banjir bandang di Kecamatan Karangreja serta kerusakan rumah akibat angin kencang di Kecamatan Rembang dan Karangreja. Banjir bandang terutama melanda Desa Serang dan Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, di wilayah pegunungan yang menerima curah hujan tinggi sejak pagi hari.

Luapan sungai membawa material lumpur, batu, dan kayu yang menutup akses jalan serta merendam permukiman warga, khususnya di Dusun Gunung Malang (Desa Serang) dan Dusun Bambangan (Desa Kutabawa). Akibatnya, akses jalan kabupaten menuju kedua dusun tersebut terputus total, termasuk jembatan Kali Bambangan yang putus. Sejumlah warga terdampak terpaksa mengungsi ke tempat aman.

Berdasarkan data sementara dari BPBD Kabupaten Purbalingga, jumlah pengungsi di Dusun Bambangan, Desa Kutabawa, mencapai 31 Kepala Keluarga (KK) atau 110 jiwa. Rinciannya: RT 019 RW 05 sebanyak 21 KK (79 jiwa) dan RT 017 RW 05 sebanyak 10 KK (31 jiwa). Selain banjir, angin kencang menyebabkan kerusakan rumah. Di Desa Sumampir RT 04 RW 04, Kecamatan Rembang, rumah milik Ibu Painem rusak atap karena tertimpa pohon tumbang sekitar pukul 05.00 WIB. Di Desa Siwarak RT 05 RW 01 Dusun Sidodadi, Kecamatan Karangreja, rumah Bapak Miskun rusak berat setelah atap terhempas angin pukul 16.30 WIB, sehingga korban juga mengungsi.

BPBD Kabupaten Purbalingga telah melakukan monitoring, berkoordinasi dengan pemerintah desa, serta membantu evakuasi. Hingga Jumat malam, Pusdalops BPBD masih menghimpun data karena hujan lebat berpotensi berlanjut. Pembersihan material dan pembukaan akses jalan direncanakan Sabtu (24/1/2026) dengan tim gabungan dan alat berat. BPBD mengimbau warga tetap waspada terhadap bencana susulan dan segera melapor jika terjadi keadaan darurat.

Secara hukum, penanggulangan bencana di Indonesia diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Pasal 5 menyatakan bahwa Pemerintah dan pemerintah daerah menjadi penanggung jawab utama dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana, mencakup pencegahan, tanggap darurat, dan rehabilitasi. Pasal 6 dan Pasal 8 secara spesifik mengatur tanggung jawab pemerintah daerah, termasuk penjaminan pemenuhan hak masyarakat dan pengungsi, penyediaan dana darurat, serta koordinasi penanganan.

Dalam kejadian ini, BPBD Kabupaten Purbalingga telah menjalankan kewajiban tanggap darurat dan evakuasi sesuai amanat UU tersebut. Namun, jika kajian mendalam menemukan faktor antropogenik seperti pengelolaan daerah aliran sungai (DAS) yang buruk, deforestasi di hulu, atau pembiaran alih fungsi lahan yang memperparah banjir bandang, maka dapat muncul konsekuensi hukum lebih lanjut. Beberapa kasus serupa di Indonesia (misalnya banjir bandang di wilayah pegunungan Sumatera) menunjukkan potensi penegakan hukum terhadap pelaku perusakan lingkungan berdasarkan UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, atau bahkan pidana jika terbukti ada kelalaian izin yang berkontribusi pada bencana ekologis.

Baca juga : SPBU Nakal di Jalan Lintas Malindo, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, Sorot Pelanggaran Penyaluran BBM Subsidi Menggunakan Jerigen

Pemerintah daerah juga bertanggung jawab membangun kembali infrastruktur rusak (seperti jembatan Kali Bambangan) dan memberikan bantuan pemulihan kepada korban, termasuk hak atas tempat tinggal sementara dan bantuan ekonomi. Kegagalan memenuhi tanggung jawab ini dapat menjadi dasar gugatan perdata atau tuntutan class action dari masyarakat terdampak, sebagaimana dibahas dalam kajian hukum terkait bencana ekologis.

Dampak sosial kejadian ini cukup signifikan. Pengungsian 110 jiwa menimbulkan gangguan pada kehidupan sehari-hari, akses pendidikan anak-anak, dan mata pencaharian warga (terutama petani di wilayah pegunungan). Kerusakan rumah membuat korban kehilangan tempat tinggal aman, meningkatkan risiko kesehatan (penyakit akibat air tercemar) dan trauma psikologis. Putusnya akses jalan menghambat distribusi logistik dan bantuan, serta isolasi komunitas. Secara lebih luas, kejadian berulang seperti ini (seperti banjir sebelumnya di Purbalingga pada 2021-2022) dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap penanganan pemerintah jika pemulihan lambat, serta memperburuk kemiskinan struktural di daerah rawan bencana.

Peristiwa ini memperkaya kajian tentang perubahan iklim dan bencana hidrometeorologi di Indonesia. Pakar lingkungan dan klimatologi (seperti dari UGM dan BRIN) sering menyoroti bahwa cuaca ekstrem seperti hujan intensitas tinggi semakin sering akibat pemanasan global, yang memengaruhi pola curah hujan di Jawa. Kajian ini dapat mendorong penelitian lebih lanjut tentang mitigasi berbasis ekosistem (restorasi hutan di hulu DAS), pemetaan risiko banjir bandang, dan integrasi kearifan lokal dalam pencegahan. Secara akademis, kejadian ini menjadi kasus empiris untuk disertasi, jurnal, atau konferensi tentang adaptasi masyarakat terhadap iklim ekstrem, serta evaluasi efektivitas kebijakan penanggulangan bencana di tingkat kabupaten.

Pemerintah daerah dan pusat diharapkan mempercepat rehabilitasi serta memperkuat sistem peringatan dini untuk mengurangi risiko di masa depan. Masyarakat diminta tetap waspada.

Pewarta: IkhwanudinDari perspektif akademis, peristiwa ini memperkaya kajian tentang perubahan iklim dan bencana hidrometeorologi di Indonesia. Pakar lingkungan dan klimatologi (seperti dari UGM dan BRIN) sering menyoroti bahwa cuaca ekstrem seperti hujan intensitas tinggi semakin sering akibat pemanasan global, yang memengaruhi pola curah hujan di Jawa. Kajian ini dapat mendorong penelitian lebih lanjut tentang mitigasi berbasis ekosistem (restorasi hutan di hulu DAS), pemetaan risiko banjir bandang, dan integrasi kearifan lokal dalam pencegahan. Secara akademis, kejadian ini menjadi kasus empiris untuk disertasi, jurnal, atau konferensi tentang adaptasi masyarakat terhadap iklim ekstrem, serta evaluasi efektivitas kebijakan penanggulangan bencana di tingkat kabupaten.

Pemerintah daerah dan pusat diharapkan mempercepat rehabilitasi serta memperkuat sistem peringatan dini untuk mengurangi risiko di masa depan. Masyarakat diminta tetap waspada.

Pewarta: Ikhwanudin

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: SPBU Nakal di Jalan Lintas Malindo, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, Sorot Pelanggaran Penyaluran BBM Subsidi Menggunakan Jerigen
Next: Banjir Bandang Kembali Menerjang Guci: Pancuran 13 Lenyap, Ikon Wisata Hancur, Kerentanan Lereng Slamet Semakin Nyata

Related Stories

Tradisi Lubuk Larangan Padangsidimpuan

Tradisi Lubuk Larangan Padangsidimpuan: Menyemai Konservasi Sungai, Memanen Kepedulian Sosial

Jurnalis RI News Portal Posted on 58 menit ago 0
Langkah Bersejarah Penyerapan Tenaga Kerja

Langkah Bersejarah Penyerapan Tenaga Kerja: Mandailing Natal Inisiasi Bursa Kerja Perdana 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 9 jam ago 0
Mitigasi Keracunan MBG

Mitigasi Keracunan MBG, Pemkab Klaten Petakan Langkah Pengawasan Terpadu di Tingkat Kecamatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Kabut Asap Mengancam Kesehatan, Polsek Ella Hilir Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak ISPA
  • Tradisi Lubuk Larangan Padangsidimpuan: Menyemai Konservasi Sungai, Memanen Kepedulian Sosial
  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by