RI News Portal. Melawi – Komitmen Polres Melawi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali terwujud nyata. Pada Senin, 19 Januari 2026, jajaran Polres Melawi berhasil mengantarkan hasil panen jagung dari lahan pengelolaan sendiri ke gudang Perum Bulog Cabang Sintang.
Total jagung yang disalurkan mencapai 3.783 kilogram atau sekitar 3,7 ton. Hasil panen ini berasal dari upaya pengelolaan lahan produktif secara mandiri oleh personel Polres Melawi, yang telah dikelola dengan baik untuk mendukung produksi pangan lokal.
Kualitas jagung yang dikirimkan terjaga dengan baik, dengan kadar air berada di kisaran 12,3 persen hingga 13,3 persen. Tingkat kelembapan ini memenuhi persyaratan standar penyerapan yang ditetapkan Bulog, sehingga memastikan hasil panen dapat langsung terintegrasi ke dalam sistem distribusi pangan daerah.

Melalui KBO Samapta Polres Melawi Iptu Darmawan Susilo, S.E., M.H., Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk dukungan langsung Polri terhadap kebijakan pemerintah dalam menjaga ketersediaan bahan pangan strategis.
“Kegiatan pengantaran jagung ini menjadi bukti konkret komitmen Polres Melawi untuk turut serta menjaga ketahanan pangan. Kami juga berupaya mendorong pemanfaatan lahan secara optimal dan produktif, sekaligus memperkuat sinergi dengan lembaga terkait seperti Bulog,” ujar Iptu Darmawan Susilo mewakili Kapolres.
Lebih dari sekadar kontribusi stok pangan, inisiatif ini memperlihatkan kolaborasi erat antara aparat kepolisian dan Bulog dalam menjaga stabilitas harga serta pasokan jagung di wilayah Kabupaten Melawi dan sekitarnya. Di tengah tantangan ketahanan pangan yang terus menjadi prioritas nasional, langkah seperti ini diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lain.
Polres Melawi menegaskan akan terus mengembangkan program serupa secara berkelanjutan. Selain mengelola lahan sendiri, pihaknya juga mengajak masyarakat, kelompok tani, serta berbagai pihak untuk ikut berpartisipasi dalam upaya peningkatan produksi pangan lokal.
Dengan semangat gotong royong ini, diharapkan kesejahteraan masyarakat dapat semakin terjamin melalui kemandirian pangan yang kokoh.
Pewarta: Lisa Susanti

