RI News Portal. Brebes, 10 Januari 2026 – Sebuah kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan truk kontainer mengganggu arus transportasi nasional di Jalur Pantura, tepatnya di wilayah Desa Bangsri, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada Sabtu dini hari sekitar pukul 02.23 WIB.
Truk kontainer yang mengangkut muatan dari arah Pelabuhan Tanjung Mas Semarang menuju Jakarta tiba-tiba kehilangan kendali saat melintas di ruas jalan tersebut. Kendaraan tersebut oleng ke arah kanan, menghantam median pembatas jalan sebelum akhirnya terguling dan melintang memblokir hampir seluruh badan jalan di sisi utara jalur.
Akibat posisi truk yang melintang, arus lalu lintas dari arah timur (Tegal) maupun barat (Cirebon) langsung terhenti sepenuhnya. Kemacetan pun langsung terjadi dengan antrean kendaraan yang membentang lebih dari satu kilometer, membuat jalur utama penghubung Jawa Tengah–Jawa Barat ini lumpuh dalam waktu singkat.

Rekaman kamera pengawas milik warga setempat berhasil menangkap detik-detik insiden tersebut. Dalam video terlihat truk kontainer melaju dengan kecepatan sedang, kemudian tiba-tiba bergerak tak stabil, menabrak median hingga terguling. Untungnya, posisi akhir truk tidak sampai menabrak rumah warga yang hanya berjarak beberapa meter dari lokasi kejadian.
Kernet truk, Didi Fajar, yang selamat dari peristiwa tersebut mengungkapkan dugaan penyebab utama kecelakaan. “Sopir sempat mengantuk berat. Truk sebenarnya melaju pelan, tapi tiba-tiba oleng setelah sopir kehilangan konsentrasi,” ujarnya di lokasi, Sabtu pagi.
Satuan Lalu Lintas Polres Brebes yang tiba cepat di tempat kejadian langsung mengambil langkah pengendalian dengan menerapkan sistem contra flow di sisi selatan jalan. Skema satu jalur dua arah ini diberlakukan untuk mengalirkan kendaraan yang terjebak sembari tim evakuasi bekerja mengangkat truk menggunakan crane berat.
Baca juga : Upaya Penguatan Integritas Internal: Rutan Kelas IIB Negara Gelar Tes Urine Menyeluruh bagi Seluruh Pegawai
Seorang pengendara sepeda motor, Oni (52), mengaku sempat mengira kemacetan hanyalah kondisi biasa di akhir pekan. “Ternyata panjang sekali antreannya. Baru setelah mendekat terlihat truk kontainer sudah terguling dan menutup jalan,” katanya.
Beruntung, kecelakaan ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Baik sopir maupun kernet truk dalam kondisi selamat, meski masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga sore hari ini, proses evakuasi masih berlangsung di bawah pengawalan petugas kepolisian. Penyelidikan penyebab pasti kecelakaan terus dilakukan, termasuk pemeriksaan kondisi fisik sopir, jam istirahat, serta faktor teknis kendaraan. Pihak berwenang mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan berat, untuk selalu menjaga kewaspadaan dan mematuhi aturan istirahat yang cukup guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Pewarta: Ikhwanudin

