RI News Portal. Wonogiri – Dalam upaya memperkuat kerangka manajerial dan efektivitas pelayanan publik, Kepolisian Resor (Polres) Wonogiri melakukan reposisi strategis pada tiga jabatan krusial. Kapolres Wonogiri, AKBP Wahyu Sulistyo, secara resmi memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) bagi posisi Kabagren, Kasat Lantas, dan Kapolsek Jatipurno di Lapangan Mapolres Wonogiri, Jumat (9/1/2026).
Langkah rotasi ini bukan sekadar pergantian personel, melainkan sebuah manifestasi dari dinamika organisasi Polri dalam merespons tuntutan keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kian kompleks.
Perubahan signifikan terjadi pada posisi Kepala Bagian Perencanaan (Kabagren). AKP Subroto, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Wonogiri, kini dipercaya mengemban amanah sebagai Kabagren menggantikan Kompol Dwi Krisyanto. Transisi ini menarik perhatian secara organisasional, mengingat AKP Subroto berpindah dari fungsi operasional lapangan ke fungsi perencanaan strategis. Sementara itu, Kompol Dwi Krisyanto akan melanjutkan pengabdiannya sebagai Kasubbagbinkar Bag SDM Polrestabes Semarang.

Untuk mengisi kekosongan di sektor lalu lintas, AKP Julius Marlon Gawe resmi dilantik sebagai Kasat Lantas Polres Wonogiri yang baru. Berbekal pengalaman sebagai Kapolsek Mungkid Polresta Magelang, AKP Julius diharapkan membawa perspektif baru dalam manajemen lalu lintas di wilayah hukum Wonogiri. Di level kewilayahan, Iptu Sutrisno yang sebelumnya memimpin Polsek Puhpelem kini dipercaya menakhodai Polsek Jatipurno.
Prosesi sertijab berlangsung khidmat dengan penandatanganan berita acara yang didahului oleh pengambilan sumpah jabatan. Secara akademis, ritual birokrasi ini merupakan instrumen penting dalam mengikat komitmen moral pejabat baru terhadap etika profesi dan tanggung jawab konstitusional.
Dalam orasinya, AKBP Wahyu Sulistyo menegaskan bahwa mutasi adalah variabel tetap dalam institusi kepolisian. Beliau menggarisbawahi dua aspek utama dari kebijakan ini:
- Pembinaan Karier (Career Development): Sebagai bentuk apresiasi dan peningkatan kapasitas personel secara sistemik.
- Soliditas Internal: Upaya menjaga harmoni dan ritme kerja organisasi agar tetap responsif terhadap kebutuhan publik.
Baca juga : Kritik Tambang Berujung Laporan Polisi: Menyoal Legalitas Organisasi Pelapor Pandji Pragiwaksono
“Mutasi jabatan merupakan bentuk kepercayaan pimpinan sekaligus bagian dari pembinaan karier. Kepada pejabat baru, saya tekankan untuk segera beradaptasi guna memberikan pelayanan terbaik yang presisi bagi masyarakat Wonogiri,” ujar AKBP Wahyu Sulistyo dalam arahannya.
Dinamika rotasi ini diharapkan mampu mengakselerasi kualitas pelayanan publik di Wonogiri. Dengan penyegaran di lini perencanaan dan operasional, Polres Wonogiri berupaya membangun ekosistem keamanan yang lebih adaptif. Fokus utama pasca-sertijab ini adalah memastikan transisi manajerial berjalan mulus tanpa menginterupsi program-program pelayanan yang sedang berjalan, terutama dalam pemeliharaan ketertiban umum di wilayah Kabupaten Wonogiri.
Pewarta : Nandang Bramantyo

