Skip to content
23/07/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Hiburan
  • Movie Review: “We Bury the Dead” – Zombie Thriller yang Lebih Fokus pada Duka daripada Darah

Movie Review: “We Bury the Dead” – Zombie Thriller yang Lebih Fokus pada Duka daripada Darah

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 bulan ago 3 minutes read
Zombie Thriller yang Lebih Fokus pada Duka daripada Darah
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta, 6 Januari 2026 – Film zombie biasanya identik dengan aksi lari-larian, darah berceceran, dan horde mayat hidup yang menyerang tanpa ampun. Namun, We Bury the Dead, yang baru saja rilis terbatas di bioskop Amerika Utara pada 2 Januari 2026, menawarkan pendekatan berbeda. Disutradarai dan ditulis oleh sineas Australia Zak Hilditch (dikenal lewat These Final Hours dan adaptasi Stephen King 1922), film ini lebih seperti drama duka cita yang diselingi elemen horror zombie, daripada film zombie murni.

Bintang utamanya adalah Daisy Ridley (Rey dari trilogi Star Wars terbaru), yang memerankan Ava, seorang wanita yang ditinggal suaminya, Mitch (Matt Whelan), setelah bencana militer mengerikan di Tasmania. Ledakan senjata eksperimental AS secara tidak sengaja memusnahkan ratusan ribu nyawa dan membuat sebagian mayat “bangkit kembali”. Ava bergabung dengan tim relawan penguburan mayat, berharap menemukan suaminya—atau setidaknya penutup atas kehilangannya. Di sana, ia bertemu Clay (Brenton Thwaites), seorang relawan cuek yang akhirnya membantunya memasuki zona terlarang.

Film ini kuat dalam eksplorasi tema grief (duka cita) dan proses melepaskan masa lalu. Zombie di sini bukan monster ganas seperti di The Walking Dead, melainkan metafor untuk kenangan yang tak mau “mati”. Beberapa adegan bahkan menunjukkan zombie yang masih punya sisa “kemanusiaan”, seperti satu momen mengharukan di mana mayat hidup menggali kuburnya sendiri. Hilditch berhasil menciptakan atmosfer melankolis dengan latar Tasmania yang luas dan sepi, didukung sinematografi indah yang menangkap rasa kesepian dan kehancuran.

Penampilan Daisy Ridley menjadi sorotan utama. Ia menyampaikan emosi Ava melalui ekspresi wajah dan tatapan mata, tanpa banyak dialog. Ridley membawa kerentanan sekaligus keteguhan yang membuat kita ikut bersimpati dalam pencarian tanpa harapannya. Brenton Thwaites juga solid sebagai pasangan yang awalnya acuh tapi perlahan menunjukkan sisi manusiawi.

Namun, film ini tidak sempurna. Tempo cerita agak lambat dan meditatif, yang mungkin membuat penonton yang mengharapkan aksi zombie intens kecewa. Zombie lebih sebagai latar belakang daripada ancaman utama, dan akhir cerita terasa liar serta terbuka—beberapa kritikus menyebutnya sebagai “setup” untuk sekuel potensial. Meski begitu, di Rotten Tomatoes, film ini mendapat rating tinggi 84% dari kritikus, dengan pujian atas pendekatan segar terhadap genre zombie yang sudah kelelahan.

Baca juga : Dekonstruksi Standar Kecantikan dalam Film Indonesia Kontemporer: Karakter Tina pada “Check Out Sekarang, Pay Later” (CAPER)

We Bury the Dead berdurasi 95 menit, rating R (kekerasan kuat, gore, bahasa kasar, dan penggunaan narkoba singkat). Di akhir pekan pembukaan, film ini meraup $3 juta di AS—rekor tertinggi untuk distributor Vertical Entertainment.

Secara keseluruhan, ini adalah film zombie yang “berotak”, lebih menekankan emosi manusia daripada jumpscare murahan. Cocok untuk penonton yang suka horror psikologis seperti The Babadook atau Maggie.

Nilai: ★★★½ / 5 (Tiga setengah bintang). Jika Anda mencari sesuatu yang berbeda di genre zombie, film ini layak ditonton!

Pewarta : Vie



About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Dekonstruksi Standar Kecantikan dalam Film Indonesia Kontemporer: Karakter Tina pada “Check Out Sekarang, Pay Later” (CAPER)
Next: Transformasi Olahraga Nasional: Industri dan Pariwisata Olahraga sebagai Motor Ekonomi Baru

Related Stories

Ariana Grande Mundur dari American Horror Story Musim 13

Ariana Grande Mundur dari American Horror Story Musim 13: Prioritas Tur Eternal Sunshine Mengalahkan Proyek Horor

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 minggu ago 0
Tulungagung Distorsi 2026 Bakal Guncang GOR Lembu Peteng

Rock Melintas Generasi: Tulungagung Distorsi 2026 Bakal Guncang GOR Lembu Peteng

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 minggu ago 0
Indonesia Menembus Hollywood

Indonesia Menembus Hollywood: Film Pendek Berjaya di Panggung Internasional di Tengah Disparitas Ekonomi Kreatif Global

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 bulan ago
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Santri Al Muayyad Jadi Garda Terdepan: Bawaslu Solo Tanamkan Literasi Demokrasi di Pesantren
  • Tragedi Tak Terduga: Petugas Kebersihan Karanganyar Ditemukan Meninggal di Bangunan Bekas TPS
  • DPRD Solo Beri Dukungan Moral ke Satpol PP: Penindakan Miras di Lokananta Jadi Tolok Ukur Penegakan Perda
  • Gelombang Panas Ekstrem Jepang: Suhu 40 Derajat Celsius Mengancam 41 Prefektur
  • Sinergi Penegakan Hukum: Polres Padangsidimpuan Limpahkan Kasus Rokok Ilegal Beserta Pelaku ke Bea Cukai Sibolga
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.