RI News Portal. Wonogiri, 6 Januari 2026 – Sebuah insiden tabrakan frontal antara dua kendaraan roda empat terjadi di ruas Jalan Raya Wonogiri–Ngadirojo, tepatnya di Dusun Kenteng, Desa Ngadirojo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, pada Senin sore, 5 Januari 2026, sekitar pukul 15.59 WIB. Peristiwa ini melibatkan mobil Toyota Rush dengan nomor registrasi AD-1709-FR dan Isuzu Panther bernomor AD-1240-LG, yang mengakibatkan dua orang mengalami cedera ringan namun tidak ada korban jiwa.
Berdasarkan penuturan resmi dari Kasat Lantas Polres Wonogiri, AKP Subroto, S.H., M.H., tim satuan lalu lintas segera merespons laporan masyarakat dengan mendatangi tempat kejadian. “Personel kami langsung melaksanakan pengolahan tempat kejadian perkara, evakuasi korban serta kendaraan, dan memastikan korban mendapat pertolongan medis secepatnya,” ujarnya.
Analisis awal di lokasi menunjukkan bahwa Isuzu Panther sedang melaju dari arah Ngadirojo menuju Wonogiri ketika bertemu dengan Toyota Rush yang datang dari arah sebaliknya. Diduga, pengemudi Toyota Rush menyimpang ke kanan melebihi batas marka jalan, sehingga saat jarak sudah terlalu dekat, kedua kendaraan tidak mampu menghindar dan bertabrakan secara langsung dari depan.

Korban dari pihak Isuzu Panther adalah pengemudi bernama Marijan, berusia 57 tahun, yang mengalami luka pada dada dan kaki kanan, serta penumpangnya, Ahmad Khoiri Akbar, berusia 10 tahun, yang cedera di bagian pinggang. Kedua korban segera dibawa ke RS Hermina Wonogiri untuk perawatan dan dinyatakan hanya mengalami luka ringan.
AKP Subroto menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi lalu lintas sebagai langkah preventif. “Kami menghimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk senantiasa menjaga konsentrasi, mematuhi marka dan rambu-rambu, serta mengedepankan prinsip keselamatan demi mengurangi risiko kecelakaan serupa,” tambahnya.
Baca juga : Korea Utara Uji Rudal Hipersonik Jelang Kongres Partai Buruh: Sinyal Eskalasi atau Pencarian Pengakuan?
Respons cepat dari aparat kepolisian lalu lintas setempat mencerminkan komitmen institusi dalam menjaga keamanan dan kelancaran arus kendaraan di wilayah Wonogiri, terutama pada jalur antarkecamatan yang sering dilalui dengan volume lalu lintas tinggi. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut untuk menentukan faktor-faktor pendukung lainnya.
Insiden ini menjadi pengingat akan kerentanan ruas jalan penghubung seperti Wonogiri–Ngadirojo terhadap kecelakaan akibat kelalaian sederhana, seperti penyimpangan jalur, yang dapat dicegah melalui peningkatan kesadaran kolektif masyarakat.
Pewarta: Nandang Bramantyo

