Skip to content
20/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Surplus Neraca Perdagangan Indonesia pada November 2025: Ketahanan Ekonomi di Tengah Fluktuasi Global

Surplus Neraca Perdagangan Indonesia pada November 2025: Ketahanan Ekonomi di Tengah Fluktuasi Global

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 bulan ago 2 min read
Surplus Neraca Perdagangan Indonesia pada November 2025
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta, 5 Januari 2026 – Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada November 2025 kembali mencatatkan surplus sebesar 2,66 miliar dolar Amerika Serikat (AS). Angka ini diperoleh dari nilai ekspor nasional yang mencapai 22,52 miliar dolar AS dan impor sebesar 19,86 miliar dolar AS. Surplus ini melanjutkan tren positif yang telah berlangsung selama 67 bulan berturut-turut sejak Mei 2020, mencerminkan ketahanan sektor eksternal ekonomi Indonesia meskipun menghadapi tekanan dari dinamika perdagangan global.

Dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta pada Senin (5/1/2026), Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menyampaikan bahwa kinerja ekspor pada November 2025 mengalami kontraksi sebesar 6,60 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh sektor nonmigas, yang menyumbang sebagian besar ekspor nasional, dengan komoditas utama seperti lemak dan minyak hewani/nabati, besi dan baja, serta bahan bakar mineral mengalami penurunan signifikan. Faktor eksternal, seperti perlambatan permintaan dari mitra dagang utama dan fluktuasi harga komoditas global, diduga menjadi pendorong utama kontraksi tersebut.

Sebaliknya, impor menunjukkan resiliensi dengan kenaikan tipis sebesar 0,46 persen yoy. Peningkatan ini terutama didorong oleh impor barang modal dan bahan baku penolong, yang mencerminkan upaya pemulihan aktivitas industri domestik. Sektor migas masih menjadi beban dengan defisit sekitar 1,98 miliar dolar AS, terutama akibat ketergantungan pada impor minyak mentah dan hasil olahannya. Namun, surplus nonmigas yang mencapai 4,64 miliar dolar AS berhasil mengimbangi defisit tersebut, dengan kontribusi utama dari komoditas seperti lemak dan minyak hewani/nabati, besi dan baja, serta nikel.

Secara kumulatif, dari Januari hingga November 2025, neraca perdagangan Indonesia membukukan surplus sebesar 38,54 miliar dolar AS, meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Surplus ini didorong oleh kinerja nonmigas yang kuat, sementara defisit migas tetap menjadi tantangan struktural. Dari perspektif mitra dagang, surplus terbesar dicatat dengan Amerika Serikat, India, dan Filipina, sementara defisit terdalam terjadi dengan Tiongkok, Australia, dan Singapura.

Baca juga : Reformasi Pengelolaan Retribusi Pariwisata Pantai Gunungkidul: Antara Penyegaran Personel dan Tantangan Tata Kelola

Dari sudut pandang akademis, surplus berkelanjutan ini menandakan bahwa strategi diversifikasi ekspor dan hilirisasi sumber daya alam telah memberikan dampak positif terhadap ketahanan eksternal. Namun, penurunan ekspor tahunan mengindikasikan vulnerabilitas terhadap risiko global, seperti eskalasi ketegangan perdagangan dan volatilitas harga komoditas. Untuk mempertahankan momentum ini, diperlukan kebijakan yang lebih adaptif, termasuk penguatan rantai pasok domestik dan ekspansi pasar nontradisional, guna mengurangi ketergantungan pada mitra dagang konvensional.

Kinerja neraca perdagangan ini tidak hanya menjadi indikator kesehatan ekonomi makro, tetapi juga fondasi bagi stabilitas nilai tukar dan cadangan devisa, yang krusial dalam menghadapi ketidakpastian global pada tahun mendatang.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Reformasi Pengelolaan Retribusi Pariwisata Pantai Gunungkidul: Antara Penyegaran Personel dan Tantangan Tata Kelola
Next: Penghentian Penyelidikan Antidumping Australia terhadap Baja Tulangan Indonesia: Implikasi bagi Perdagangan Bilateral dan Industri Baja

Related Stories

Patriotisme Daerah sebagai Pilar Utama Kekuatan Bangsa
2 min read

Patriotisme Daerah sebagai Pilar Utama Kekuatan Bangsa: Presiden Prabowo Tekankan Komitmen Pimpinan DPRD di Magelang

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Mafia Pangan di Balik Garis Pantai Panjang
3 min read

Mafia Pangan di Balik Garis Pantai Panjang: Mentan Amran Desak Pengusutan Akar Penyelundupan Bawang dan Cabai Ilegal di Pontianak

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Kolaborasi Pendidikan Tinggi dengan AS Dorong Lonjakan Inovasi Semikonduktor dan Kesehatan
2 min read

Indonesia Bidik Talenta Global: Kolaborasi Pendidikan Tinggi dengan AS Dorong Lonjakan Inovasi Semikonduktor dan Kesehatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Milad ke-2 FERADI WPI di Semarang: Momentum Penguatan Komitmen Advokat dan Paralegal dalam Menegakkan Supremasi Hukum
  • Rumah Hilang Shakespeare di London Akhirnya Terpetakan: Jejak Baru Kehidupan Akhir Sang Dramawan
  • Ketika Seni Menjadi Harapan: Insinyur Paris Menangkan Lukisan Picasso Senilai Lebih dari 1 Juta Euro dalam Undian Amal untuk Penelitian Alzheimer
  • Kontroversi Kepolisian di Tengah Tragedi Kyiv: Pelarian Dua Petugas Soroti Celah Respons Darurat di Ukraina
  • Korea Utara Uji Rudal Berhulu Ledak Bom Kluster untuk Kedua Kali: Sinyal Eskalasi di Tengah Peluang Diplomasi dengan Trump
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.