RI News Portal. Purwantoro, Wonogiri – Sebuah insiden tabrakan antara truk pengangkut material (dump truck) dan sepeda motor terjadi di Jalan Raya Purwantoro-Slogohimo, tepat di simpang empat sebelah barat Puskesmas I Purwantoro, Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri, pada Minggu (4/1/2026) sekitar pukul 11.45 WIB.
Peristiwa tersebut melibatkan dump truck dengan nomor polisi AE 9127 US yang dikemudikan oleh Jamin (55), warga Kecamatan Kismantoro, dan sepeda motor Honda bernomor polisi AE 6029 JAM yang dikendarai Gus Anshory (26), warga Kabupaten Ngawi. Akibat benturan keras, pengendara sepeda motor mengalami cedera berat berupa patah tulang kaki kiri, luka pada tangan kanan, serta luka di area wajah. Korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Amal Sehat Slogohimo untuk mendapatkan perawatan intensif.
Menurut penuturan resmi dari Kasihumas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., yang mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., aparat dari Polsek Purwantoro bergerak sigap setelah menerima informasi dari warga sekitar. “Tim kami langsung menuju lokasi untuk mengamankan area kejadian, memberikan bantuan awal kepada korban, serta melaksanakan pemeriksaan forensik di tempat kejadian,” ujar AKP Anom Prabowo.

Rekonstruksi awal menunjukkan bahwa kecelakaan bermula ketika sepeda motor yang melaju dari arah Slogohimo menuju Purwantoro mencoba mendahului kendaraan di depannya. Secara bersamaan, dump truck dari arah berlawanan sedang melakukan belokan kanan di persimpangan tersebut. Jarak yang sudah sangat dekat membuat kedua pengendara tidak mampu menghindari tabrakan frontal.
Petugas telah menyita kedua kendaraan sebagai barang bukti, mencatat kesaksian dari目击者 di lokasi, serta menyusun laporan resmi untuk proses investigasi lanjutan oleh Unit Laka Lantas Polres Wonogiri. Penanganan kasus ini ditekankan dilakukan dengan prinsip profesionalisme dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Baca juga : Sinergi Masyarakat dan Aparat dalam Reboisasi Lahan Kritis untuk Mitigasi Longsor di Wonogiri
AKP Anom Prabowo juga menyampaikan pesan preventif kepada masyarakat. “Kami menghimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melintas di persimpangan padat atau jalur dengan risiko tinggi. Patuhi rambu lalu lintas, jaga jarak aman, dan hindari manuver berisiko seperti mendahului secara paksa,” tegasnya.
Kasus ini menjadi pengingat akan kerentanan keselamatan di ruas jalan antarkecamatan yang sering dilalui kendaraan berat, di mana faktor human error seperti kurangnya antisipasi sering menjadi pemicu utama. Penyelidikan lebih mendalam diharapkan dapat memberikan rekomendasi pencegahan jangka panjang bagi keamanan berlalu lintas di wilayah tersebut.
Pewarta: Nandang Bramantyo

