RI News Portal. Semarang, 1 Januari 2026 – Kepolisian Daerah Jawa Tengah menyampaikan penghargaan tinggi kepada seluruh lapisan masyarakat atas terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif selama perayaan malam pergantian tahun dari 2025 ke 2026. Rangkaian kegiatan masyarakat di berbagai penjuru provinsi ini berlangsung lancar, tanpa insiden gangguan keamanan yang signifikan.
Pernyataan apresiasi tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, pada Kamis pagi (1/1/2026) di markas kepolisian daerah. Menurutnya, kondisi aman ini mencerminkan tingginya kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga harmoni sosial. “Kami menyampaikan ucapan terima kasih mendalam kepada masyarakat Jawa Tengah yang telah menunjukkan kedewasaan dan kepedulian dalam menyambut tahun baru. Secara keseluruhan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga dengan baik,” ungkap Kombes Pol Artanto.
Perayaan malam tahun baru di Jawa Tengah tahun ini ditandai dengan pendekatan yang lebih reflektif dan sederhana. Masyarakat di berbagai daerah memilih kegiatan yang tertib, seperti berkumpul keluarga, doa bersama, atau aktivitas komunal yang penuh empati, alih-alih perayaan euforia berlebihan. Pendekatan ini memberikan dimensi makna yang lebih dalam, terutama di tengah konteks nasional di mana sejumlah wilayah masih menghadapi tantangan pemulihan pascabencana alam.

Artanto menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kolaborasi erat antara aparat keamanan dan masyarakat. Sinergi ini menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas wilayah, di mana peran aktif warga dalam melaporkan potensi kerawanan dan mematuhi imbauan preventif turut berkontribusi signifikan.
Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa jajaran kepolisian daerah, dengan dukungan instansi terkait, akan mempertahankan kesiagaan penuh hingga akhir periode libur Natal dan Tahun Baru. Fokus utama tetap pada pelayanan di destinasi wisata populer serta pengamanan arus balik pemudik. “Komitmen kami adalah memberikan layanan optimal kepada masyarakat, sehingga seluruh aktivitas selama masa libur ini, termasuk pergerakan arus balik, dapat berjalan dengan aman dan lancar,” tutupnya.
Baca juga : Penanganan Banjir di Kota Tegal: Respons Cepat Pemerintah Daerah dan Tantangan Jangka Panjang
Kondisi kondusif ini tidak hanya mencerminkan resiliensi sosial masyarakat Jawa Tengah, tetapi juga menjadi contoh bagaimana empati kolektif dapat memperkuat ikatan kebangsaan di tengah dinamika tantangan nasional.
Pewarta: Nandang Bramantyo

