RI News Portal. Kebumen, 30 Desember 2025 – Dalam konferensi pers akhir tahun yang digelar Polres Kebumen, Kapolres AKBP Eka Baasith Syamsuri menyampaikan gambaran komprehensif mengenai dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Kebumen sepanjang 2025. Acara tersebut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta pejabat utama kepolisian setempat, menandai upaya transparansi institusi dalam memotret tantangan dan capaian penegakan hukum.
Data yang dipaparkan menunjukkan adanya eskalasi dalam jumlah tindak pidana konvensional. Pada 2024, tercatat 150 laporan dengan 136 kasus berhasil diselesaikan. Angka ini melonjak menjadi 194 laporan di 2025, meskipun 137 di antaranya telah dituntaskan, setara dengan tingkat penyelesaian sekitar 70,6 persen. Kenaikan ini, menurut Kapolres, mencerminkan kompleksitas lingkungan sosial yang semakin rumit, di mana faktor ekonomi, mobilitas penduduk, dan pengaruh digital turut berkontribusi terhadap pola kejahatan baru.
Dominasi jenis kejahatan tetap pada pencurian dengan pemberatan (curat) yang mencapai 38 kasus, diikuti peredaran narkotika dengan 24 kasus, serta perlindungan anak sebanyak 18 kasus. Penggelapan tercatat 15 kasus, sementara perjudian relatif rendah dengan hanya 4 kasus. Pola ini mengindikasikan bahwa kejahatan properti dan substansi terlarang masih menjadi ancaman utama, yang memerlukan pendekatan pencegahan berbasis komunitas untuk mengurangi akar masalahnya.

Berbeda dengan tren kriminalitas, sektor keselamatan lalu lintas menunjukkan kemajuan signifikan. Jumlah kecelakaan menurun dari 1.178 kejadian pada 2024 menjadi 1.078 pada 2025, atau pengurangan sekitar 100 kasus. Penurunan ini disertai dengan berkurangnya korban jiwa dan luka, yang diatribusikan pada intensifikasi patroli, edukasi publik, serta pengawasan ketat terhadap pelanggaran berisiko tinggi. “Upaya preventif ini membuahkan hasil nyata dalam melindungi nyawa pengguna jalan,” ungkap AKBP Eka Baasith.
Sepanjang tahun, beberapa kasus menonjol berhasil diungkap, mencerminkan responsivitas aparat terhadap isu yang menyita perhatian masyarakat. Di antaranya, insiden penembakan dengan senapan angin di Desa Plumbon, Kecamatan Karangsambung, yang berujung korban jiwa; pembunuhan beracun di petilasan Sibuda, Dukuh Kambangsari, Kecamatan Alian; serta penipuan bermodal warga negara asing di institusi perbankan lokal dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
Baca juga : Rumah Lansia Roboh Akibat Cuaca Ekstrem di Kabupaten Tegal
Kasus lain yang turut menjadi sorotan meliputi perusakan fasilitas publik Gedung DPRD Kebumen oleh pelaku di bawah umur, penipuan investasi berkedok olahraga dengan korban multipel, serta pengungkapan jaringan narkotika sabu-sabu dengan barang bukti 79,04 gram dari dua tersangka. Khusus untuk maraknya penipuan investasi, Kapolres menekankan pentingnya literasi keuangan masyarakat. “Kami menghimbau agar warga tidak tergoda janji keuntungan instan dan selalu verifikasi legalitas melalui otoritas berwenang,” tegasnya.
Aspek kebencanaan alam juga tak luput dari perhatian, dengan 27 kejadian tercatat sepanjang 2025, dominan tanah longsor (16 kasus), banjir (8 kasus), serta angin kencang (3 kasus). Kondisi geografis Kebumen yang rentan terhadap perubahan iklim menuntut kolaborasi lintas sektor untuk mitigasi risiko, termasuk penguatan sistem peringatan dini dan kesiapsiagaan komunitas.

Menutup pemaparan, AKBP Eka Baasith menegaskan komitmen Polres Kebumen untuk memperkuat strategi preventif melalui patroli intensif, sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat. Di tengah evolusi tantangan kamtibmas, pendekatan ini diharapkan mampu mempertahankan stabilitas keamanan dan membangun rasa aman yang berkelanjutan bagi seluruh warga Kebumen.
Pewarta: Tur Hartoto

