Skip to content
23/07/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Krisis BBM di Subulussalam Melumpuhkan Rantai Pasok Pangan dan Industri Sawit

Krisis BBM di Subulussalam Melumpuhkan Rantai Pasok Pangan dan Industri Sawit

Jurnalis RI News Portal Posted on 8 bulan ago 3 minutes read
Krisis BBM di Subulussalam Melumpuhkan Rantai Pasok Pangan dan Industri Sawit
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Subulussalam, 5 Desember 2025 – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang berlangsung lebih dari dua pekan di Kota Subulussalam, Aceh, kini memasuki fase krisis sistemik. Dampaknya tidak lagi terbatas pada antrean panjang di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), melainkan telah merembet ke sektor riil: kenaikan harga dan kelangkaan sembilan bahan pokok pangan serta lumpuhnya mobilitas angkutan komoditas perkebunan, khususnya kelapa sawit.

Pantauan di pasar tradisional Kota Subulussalam menunjukkan harga cabai merah lokal yang semula Rp45.000–Rp50.000 per kilogram kini melonjak hingga Rp120.000–Rp140.000 per kilogram. Tomat besar naik dari Rp8.000 menjadi Rp18.000–Rp22.000 per kilogram, sementara sayuran hijau seperti kangkung dan bayam mengalami kenaikan 150–200 persen. Beberapa pedagang mengaku hanya mampu membawa setengah dari volume biasanya karena truk pengangkut dari kabupaten tetangga seperti Aceh Singkil dan Aceh Selatan terhambat kekosongan solar.

“Kami tidak bisa berbohong, stok tinggal sedikit dan harga sudah tidak karuan. Truk dari luar kota tidak masuk karena tidak ada solar. Kalau seperti ini terus, minggu depan bisa lebih parah,” ujar salah seorang pedagang besar di Pasar Inpres Subulussalam, Kamis (4/12/2025).

Di sektor perkebunan, dampak krisis BBM terlihat lebih sistematis. Sejumlah Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) di wilayah Subulussalam dan sekitarnya mengalami penurunan drastis pasokan tandan buah segar (TBS). PT Bangun Sempurna Lestari (BSL), salah satu PMKS terbesar di kawasan itu, pada Kamis (4/12/2025) hanya menerima kurang dari 20 persen kapasitas normal. Halaman pabrik yang biasanya dipenuhi truk pengangkut TBS tampak lengang.

“Kami tidak bisa memaksa petani mengirim buah kalau armada tidak bisa jalan. Kendala utama memang solar. Truk tangki kami sendiri kesulitan isi bahan bakar di SPBU, apalagi truk kontraktor petani,” ungkap Burhan, Humas PT BSL, saat ditemui di lokasi pabrik.

Burhan menambahkan, meskipun harga pembelian TBS di tingkat pabrik masih bertahan di kisaran Rp2.800 per kilogram, volume produksi minyak sawit mentah (CPO) perusahaan turun hingga 70–80 persen dari kapasitas normal. “Kalau kondisi ini berlarut hingga akhir Desember, kerugian tidak hanya dialami pabrik, tapi juga ribuan petani plasma dan mandiri yang bergantung pada pembayaran mingguan,” katanya.

Baca juga : Polsek Slogohimo Salurkan Bantuan Jumat Berkah ke Ponpes Al Imam Asy Syafii: Langkah Konkret Polri Perkuat Kepercayaan Publik di Kalangan Santri

Krisis BBM di Subulussalam sendiri dipicu kombinasi faktor: kuota solar dan pertalite yang tidak mencukupi kebutuhan riil kota yang menjadi jalur transit penting menuju Aceh Tenggara dan Pakpak Bharat, ditambah distribusi dari depot Pertamina di Krueng Geukuh, Aceh Utara, yang terhambat cuaca buruk dan keterbatasan armada tangki.

Masyarakat dan pelaku usaha kini menaruh harapan besar kepada Pemerintah Kota Subulussalam. Dalam beberapa kesempatan, warga secara terbuka meminta agar pemkot segera berkoordinasi intensif dengan Pertamina Wilayah Aceh dan pemerintah provinsi untuk menambah kuota BBM minimal lima kali lipat dari alokasi saat ini, serta membuka jalur distribusi khusus agar antrean panjang di SPBU dapat ditekan.

“Subulussalam bukan kota kecil lagi. Mobilitas ekonomi kami sangat tinggi, terutama karena sawit dan perdagangan antarwilayah. Kalau BBM tidak segera ditambah, bukan hanya harga beras dan cabai yang naik, tapi roda ekonomi kota ini bisa berhenti total,” ujar Amiruddin, tokoh masyarakat Kecamatan Simpang Kiri.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada respons resmi dari Pemerintah Kota Subulussalam terkait permintaan penambahan kuota BBM tersebut. Krisis bahan bakar yang awalnya dianggap sementara kini telah bertransformasi menjadi ancaman serius terhadap ketahanan pangan lokal dan stabilitas pendapatan ribuan keluarga petani sawit.

Pewarta: Jaulim Saran

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Polsek Slogohimo Salurkan Bantuan Jumat Berkah ke Ponpes Al Imam Asy Syafii: Langkah Konkret Polri Perkuat Kepercayaan Publik di Kalangan Santri
Next: Polres Minahasa Tenggara Amankan 26 Orang Pasca-Bentrok Antar-Kelompok di Watuliney-Molompar

Related Stories

Santri Al Muayyad Jadi Garda Terdepan

Santri Al Muayyad Jadi Garda Terdepan: Bawaslu Solo Tanamkan Literasi Demokrasi di Pesantren

Jurnalis RI News Portal Posted on 20 jam ago 0
Petugas Kebersihan Karanganyar Ditemukan Meninggal di Bangunan Bekas TPS

Tragedi Tak Terduga: Petugas Kebersihan Karanganyar Ditemukan Meninggal di Bangunan Bekas TPS

Jurnalis RI News Portal Posted on 21 jam ago 0
Penindakan Miras di Lokananta Jadi Tolok Ukur Penegakan Perda

DPRD Solo Beri Dukungan Moral ke Satpol PP: Penindakan Miras di Lokananta Jadi Tolok Ukur Penegakan Perda

Jurnalis RI News Portal Posted on 21 jam ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • TNI AD Klarifikasi Peran Babinsa di Pengawasan Pajak: Koordinasi Informasi, Bukan Penagihan
  • Santri Al Muayyad Jadi Garda Terdepan: Bawaslu Solo Tanamkan Literasi Demokrasi di Pesantren
  • Tragedi Tak Terduga: Petugas Kebersihan Karanganyar Ditemukan Meninggal di Bangunan Bekas TPS
  • DPRD Solo Beri Dukungan Moral ke Satpol PP: Penindakan Miras di Lokananta Jadi Tolok Ukur Penegakan Perda
  • Gelombang Panas Ekstrem Jepang: Suhu 40 Derajat Celsius Mengancam 41 Prefektur
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.