Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Pagutan Siaga: Kelurahan di Wonogiri Bangun Kesadaran Kolektif Hadapi Ancaman Longsor dan Puting Beliung

Pagutan Siaga: Kelurahan di Wonogiri Bangun Kesadaran Kolektif Hadapi Ancaman Longsor dan Puting Beliung

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 2 min read
Kelurahan di Wonogiri Bangun Kesadaran Kolektif Hadapi Ancaman Longsor dan Puting Beliung
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Wonogiri, Rabu, 3 Desember 2025 – Balai Kelurahan Pagutan, Kecamatan Manyaran, dipenuhi warga dan relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) setempat. Mereka mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana, inisiatif Pemerintah Kelurahan Pagutan bersama lembaga desa yang digelar sebagai respons langsung terhadap kerentanan wilayah terhadap tanah longsor, angin puting beliung, dan kebakaran.

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan upaya sistematis membangun budaya tanggap bencana dari tingkat rumah tangga hingga komunitas. “Kesiapsiagaan bukan lagi pilihan, tapi keharusan,” tegas Sukadi, SE, Kepala Kelurahan Pagutan, dalam sambutannya. Ia menekankan bahwa pengetahuan teknis saja tidak cukup; yang dibutuhkan adalah perubahan perilaku kolektif sehingga setiap warga mampu menjadi “first responder” di lingkungannya sendiri ketika bencana datang tanpa permisi.

Hadir memperkuat pesan tersebut adalah Sri Mariyati, S.Sos., M.AP., Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Wonogiri. Ia mengingatkan bahwa Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana menempatkan masyarakat sebagai subjek utama, bukan objek pasif. “Bencana selalu tiba-tiba. Yang bisa kita kendalikan hanya seberapa siap kita menyambutnya,” ujarnya sembari menyinggung masih adanya sebagian masyarakat yang menganggap pembicaraan bencana sebagai “pembawa sial”. Paradigma itu, menurutnya, harus diubah menjadi kesadaran proaktif.

Dari unsur TNI, Serka Agus Suranto (Babinsa Koramil 11/Manyaran) menyampaikan komitmen Kodim 0728/Wonogiri untuk terus mendampingi pemerintah desa dalam operasi militer selain perang (OMSP), termasuk penanggulangan bencana. Ia menekankan pentingnya membangun “early warning” berbasis komunitas terkecil: “Mulai dari rumah tangga dan RT, saling mengingatkan. Kesadaran individu akan menular menjadi kesadaran kolektif.”

Sementara itu, Aipda Suwondo dari Polsek Manyaran menegaskan peran kepolisian tidak lagi terbatas pada penegakan hukum semata. Dalam situasi bencana, Polri bertransformasi menjadi koordinator lapangan yang memastikan alur evakuasi, pengamanan harta benda, dan distribusi bantuan berjalan tertib. “Kami bukan hanya datang saat ada kejadian, tapi juga hadir di tahap pencegahan seperti hari ini,” katanya.

Pelatihan kali ini juga melibatkan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Wonogiri yang diwakili Arga Maulana. Materi yang disampaikan mencakup teknik evakuasi mandiri, pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) berbasis sumber daya lokal, hingga penyusunan peta rawan bencana tingkat RW.

Baca juga : Rans Simba Bogor Lepas Devon van Oostrum akibat Regulasi Baru IBL 2026

Bagi warga Pagutan, pelatihan ini menjadi pengingat bahwa wilayah mereka berada di zona merah tanah longsor, terutama di lereng-lereng perbukitan yang semakin labil akibat alih fungsi lahan dan intensitas hujan ekstrem. Beberapa titik kritis bahkan pernah mengalami pergerakan tanah pada musim penghujan tahun-tahun sebelumnya.

“Kami ingin warga tidak lagi panik ketika bencana datang. Yang kami harapkan adalah mereka tahu harus ke mana, membawa apa, dan melindungi siapa,” tutup Sukadi.

Di tengah ancaman perubahan iklim yang semakin nyata, inisiatif kecil di tingkat kelurahan seperti yang dilakukan Pagutan ini menjadi contoh bagaimana kesadaran kolektif dapat lahir dari bawah—bukan hanya menunggu instruksi dari atas.

Pewarta : Nandar Suyadi

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Rans Simba Bogor Lepas Devon van Oostrum akibat Regulasi Baru IBL 2026
Next: Polda Sumut Percepat Penyaluran Bantuan ke Sibolga dan Tapanuli Tengah via Udara: Strategi Logistik Darurat di Tengah Isolasi Wilayah Pasca-Banjir Bandang

Related Stories

Mangkrak di Perbatasan
2 min read

Mangkrak di Perbatasan: Proyek WC Rp199 Juta untuk Sekolah Sambas Belum Rampung, Siswa dan Guru Terlantar

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 menit ago 0
Dugaan Ketidaktransparanan Pengelolaan Dana Desa di Desa Labuhan Labo
2 min read

Dugaan Ketidaktransparanan Pengelolaan Dana Desa di Desa Labuhan Labo, Padangsidimpuan Tenggara

Jurnalis RI News Portal Posted on 19 menit ago 0
Surabaya Kunjungi Kampung Coklat Blitar untuk Promosi Wisata dan Produk Lokal
2 min read

Paguyuban Prawan’80 Surabaya Kunjungi Kampung Coklat Blitar untuk Promosi Wisata dan Produk Lokal

Jurnalis RI News Portal Posted on 25 menit ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Mangkrak di Perbatasan: Proyek WC Rp199 Juta untuk Sekolah Sambas Belum Rampung, Siswa dan Guru Terlantar
  • Dugaan Ketidaktransparanan Pengelolaan Dana Desa di Desa Labuhan Labo, Padangsidimpuan Tenggara
  • Paguyuban Prawan’80 Surabaya Kunjungi Kampung Coklat Blitar untuk Promosi Wisata dan Produk Lokal
  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.