RI News Portal. Medan, 22 November 2025 – Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara hingga pertengahan November 2025 baru berhasil menyalurkan bantuan pangan beras dan MinyaKita kepada 71.153 keluarga penerima bantuan pangan (PBP) atau hanya 8,24 persen dari total 844.000 keluarga sasaran untuk alokasi dua bulan tersebut.
Pemimpin Perum Bulog Wilayah Sumatera Utara, Budi Cahyanto, mengungkapkan bahwa hingga Sabtu (22/11) pagi, pihaknya telah mendistribusikan 1.423 ton beras cadangan pangan pemerintah (CBP) dan 143.000 liter MinyaKita kepada keluarga penerima di 14 kabupaten/kota.
“Penyaluran sudah berjalan di Medan, Langkat, Tebing Tinggi, Deli Serdang, Pematangsiantar, Batu Bara, Mandailing Natal, Padang Lawas, Gunung Sitoli, Labuhan Batu, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, Pakpak Bharat, dan Tapanuli Tengah,” jelas Budi saat ditemui di kantornya di Medan.
Ia menegaskan bahwa 772.847 keluarga penerima lainnya di 19 kabupaten/kota yang tersisa masih menunggu giliran. “Proses pendistribusian terus berlangsung intensif. Daerah-daerah yang belum tersentuh tinggal menunggu jadwal pengiriman dari gudang-gudang Bulog,” tambahnya.

Program bantuan pangan tahap akhir 2025 ini merupakan bagian dari penugasan nasional Badan Pangan Nasional melalui Surat Tugas Nomor 347/TS.03.03/K/2025 yang mengamanatkan Perum Bulog menyalurkan bantuan kepada 18,27 juta keluarga penerima di seluruh Indonesia untuk periode Oktober-November.
Setiap keluarga penerima berhak atas 10 kilogram beras CBP dan 1 liter MinyaKita per bulan, sehingga dalam dua bulan ini masing-masing keluarga menerima total 20 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng kemasan.
Budi Cahyanto menekankan bahwa selain membantu masyarakat berpenghasilan rendah memenuhi kebutuhan pangan pokok, program ini juga dirancang untuk menyerap kelebihan pasokan di pasar sehingga harga beras dan minyak goreng di tingkat konsumen tetap terkendali menjelang akhir tahun.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan logistik terbaik agar bantuan tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat kualitas. Harapannya, ketahanan pangan rumah tangga meningkat sekaligus stabilitas harga pangan nasional tetap terjaga,” pungkasnya.
Penyaluran di Sumatera Utara sendiri ditargetkan rampung paling lambat akhir November 2025, meski sejumlah kendala cuaca dan akses transportasi di wilayah kepulauan serta pegunungan masih menjadi perhatian khusus tim logistik Bulog setempat.
Pewarta : Adi Tanjoeng

