Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Tragedi Lintas Sebidang Tanpa Pengaman: Petani Lansia Tewas Tertabrak KA Argo Semeru di Kebumen

Tragedi Lintas Sebidang Tanpa Pengaman: Petani Lansia Tewas Tertabrak KA Argo Semeru di Kebumen

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 2 min read
Petani Lansia Tewas Tertabrak KA Argo Semeru di Kebumen
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jogomulyo, Kebumen – Seorang petani berusia 80 tahun bernama Dul Samid, warga Dukuh Combong, Desa Jogomulyo, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, meninggal dunia setelah tertabrak Kereta Api Argo Semeru pada Sabtu siang, 15 November 2025, sekitar pukul 11.20 WIB. Insiden tragis ini terjadi di kilometer 426+6/7 jalur Ijo–Gombong, tepatnya di lintasan tanpa palang pintu wilayah Desa Jatiroto, saat korban tengah menyeberang dari arah utara menuju selatan.

Kereta api yang dimasinkan oleh Sukirno, dengan rute Gambir–Surabaya Gubeng, sedang melaju dari barat di jalur 1 ketika benturan tak terelakkan terjadi. Kekuatan tabrakan membuat tubuh korban terlontar sejauh sekitar 20 meter ke sisi selatan rel, menyebabkan luka parah yang akhirnya merenggut nyawanya di tempat kejadian.

Respons cepat datang dari tim gabungan yang melibatkan personel Polres Kebumen, termasuk Pamapta Polsek Buayan, Inafis, Pos Lantas Kretek, Babinsa setempat, tenaga medis Puskesmas Buayan, kepala desa, serta petugas dari otoritas perkeretaapian. Jenazah korban segera dievakuasi ke RS PKU Muhammadiyah Gombong untuk pemeriksaan medis lebih lanjut, yang mengonfirmasi kematian akibat trauma benturan hebat.

“Kami menyampaikan duka cita mendalam atas musibah ini. Benturan yang sangat keras menyebabkan korban tak tertolong sejak awal,” kata Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman, mewakili Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri.

Dua saksi mata, Sukino (58) dan Agus Wahyudi (38), memberikan keterangan yang saling melengkapi. Mereka menyatakan bahwa Dul Samid menyeberang rel tanpa memeriksa keamanan jalur terlebih dahulu, meskipun kereta api sedang mendekat dengan kecepatan normal. “Korban tampak tidak memperhatikan sekitar saat melangkah ke rel,” ujar salah satu saksi kepada penyidik.

Penyelidikan awal oleh kepolisian menunjukkan faktor utama adalah kurangnya kewaspadaan korban, terutama di lintasan sebidang yang tidak dilengkapi palang pintu atau sinyal peringatan. Meski demikian, proses investigasi akan dilanjutkan untuk mengeksplorasi kemungkinan elemen pendukung lain, seperti kondisi visibilitas atau kebiasaan lokal dalam penggunaan jalur tersebut.

Baca juga : Kirab Ageng Jumenengan PB XIV: Simbol Kontinuitas Budaya Keraton Surakarta di Tengah Antusiasme Publik

Kompol Faris Budiman menekankan pentingnya edukasi keselamatan publik. “Lintasan tanpa pengaman seperti ini memiliki potensi bahaya ekstrem. Masyarakat diimbau untuk selalu memastikan jalur benar-benar bebas sebelum menyeberang, demi mencegah korban jiwa yang sia-sia,” tuturnya.

Kejadian ini menambah daftar panjang insiden serupa di jalur kereta api Jawa Tengah, di mana lintasan tak terjaga sering menjadi titik rawan. Para ahli transportasi kerap menyoroti perlunya investasi infrastruktur pengaman, seperti pemasangan palang otomatis atau jalur alternatif pejalan kaki, untuk mengurangi risiko di wilayah pedesaan dengan aktivitas pertanian tinggi. Kasus Dul Samid menjadi pengingat akan kerentanan kelompok lansia terhadap ancaman lalu lintas rel, di mana refleks dan pendengaran yang menurun dapat memperburuk situasi.

Pihak berwenang setempat berencana mengintensifkan sosialisasi keselamatan di desa-desa sekitar jalur kereta, termasuk melalui kerjasama dengan komunitas tani dan lembaga kesehatan masyarakat. Hingga kini, keluarga korban tengah memproses pemakaman, sementara polisi terus mengumpulkan data tambahan untuk laporan akhir.

Pewarta: Tur Hartoto

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Kebakaran Hanguskan Rumah Anggota Damkar di Kubu Raya: Api Menjalar Cepat Saat Uji Mesin, Seorang Petugas Terluka
Next: Pemkab Sumedang Hidupkan Kembali Geotheater Rancakalong sebagai Pusat Budaya Sunda Melalui Ekosistem Budaya Kasumedang

Related Stories

Indikasi Korupsi Material Mengintai APBD Sambas 2025
2 min read

Jalan Baru Rusak Sebelum Dilalui: Indikasi Korupsi Material Mengintai APBD Sambas 2025

Jurnalis RI News Portal Posted on 11 menit ago 0
BPH Migas Temukan Penyelewengan Biosolar Subsidi
3 min read

Modifikasi Truk “Helikopter” Terbongkar di Lhokseumawe: BPH Migas Temukan Penyelewengan Biosolar Subsidi

Jurnalis RI News Portal Posted on 54 menit ago 0
Mangkrak di Perbatasan
2 min read

Mangkrak di Perbatasan: Proyek WC Rp199 Juta untuk Sekolah Sambas Belum Rampung, Siswa dan Guru Terlantar

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Gotong Royong Fiskal: TKD Rp10,6 T Dikembalikan, Tito Karnavian Ingatkan Jangan Diselewengkan
  • Jalan Baru Rusak Sebelum Dilalui: Indikasi Korupsi Material Mengintai APBD Sambas 2025
  • Dari Riset ke Industrialisasi: Kementrans Gandeng 10 Universitas, Target 1.500 Mahasiswa Ubah Wajah Transmigrasi
  • Lonjakan Permohonan Perlindungan WNI di Kamboja Terkait Penutupan Sindikat Penipuan Daring
  • Modifikasi Truk “Helikopter” Terbongkar di Lhokseumawe: BPH Migas Temukan Penyelewengan Biosolar Subsidi
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.