Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Buser Berita TNI/Polri/KPK
  • Tim Gabungan Ungkap Jejak Perambahan Hutan Produksi di Pesisir Selatan: Drone Temukan Alat Berat dan Sawit Ilegal

Tim Gabungan Ungkap Jejak Perambahan Hutan Produksi di Pesisir Selatan: Drone Temukan Alat Berat dan Sawit Ilegal

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 bulan ago 3 min read
Drone Temukan Alat Berat dan Sawit Ilegal
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Pesisir Selatan, 3 November 2025 – Dalam upaya menindaklanjuti pengaduan masyarakat tentang dugaan perusakan kawasan hutan lindung, petugas polisi dari Polres Pesisir Selatan, didampingi tim Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Dinas Kehutanan, serta sekelompok jurnalis independen, melakukan inspeksi mendadak ke lokasi Hutan Produksi Terbatas (HPT) di Kecamatan Pancung Soal, Nagari Inderapura Selatan, Kampung Sungai Gemuruh. Pengecekan ini mengungkap bukti-bukti kuat perambahan liar yang mengancam kelestarian ekosistem hutan di wilayah Sumatera Barat ini.

Tim gabungan tiba di kawasan hutan sekitar pukul 16.30 WIB, di mana kondisi medan yang sulit segera menjadi tantangan utama. Tanpa membuang waktu, petugas KPHP segera mengaktifkan drone pengintai yang telah dipersiapkan sebelumnya. Hasil rekaman dari udara langsung mengejutkan: luas area HPT yang seharusnya dilindungi kini tampak berlubang akibat penebangan liar. “Drone kami menangkap gambar jelas soal pohon-pohon besar yang sudah tumbang secara tidak terkendali, meninggalkan jejak kerusakan yang sulit diabaikan,” ujar salah seorang petugas KPHP yang enggan disebut namanya, menekankan urgensi tindakan cepat untuk mencegah eskalasi.

Lebih lanjut, rekaman drone juga memperlihatkan tanda-tanda konversi lahan yang mencurigakan. Di antara sisa-sisa tunggul pohon, terlihat lahan-lahan baru yang ditanami bibit kelapa sawit, lengkap dengan pondok-pondok sementara yang berdiri kokoh di tengah hutan. Fenomena ini bukan hanya pelanggaran hukum, tapi juga ancaman serius terhadap keanekaragaman hayati. “Perambahan seperti ini sering kali dimulai dari penebangan sporadis, tapi cepat berubah menjadi perkebunan ilegal yang merusak struktur tanah dan aliran air di daerah pegunungan seperti ini,” jelasnya, merujuk pada pola umum yang diamati di kawasan hutan produksi Sumatera Barat.

Pengaduan warga Sungai Gemuruh, yang menjadi pemicu inspeksi ini, turut menyoroti keberadaan alat berat di lokasi. Drone berhasil mendeteksi satu unit excavator yang terparkir di kedalaman hutan, sekitar satu setengah kilometer dari titik pendaratan tim. “Informasi dari masyarakat sangat berharga; excavator itu bisa jadi alat utama untuk membuka lahan lebih luas,” tambah petugas tersebut. Meski tim berniat mendekati alat berat untuk pengamanan dan pengumpulan bukti fisik, waktu yang terbatas—dengan jam menunjukkan pukul 17.30 WIB—memaksa mereka mundur. Cahaya senja yang mulai redup, ditambah risiko medan berbukit, dianggap terlalu berbahaya untuk dilanjutkan saat itu.

Inspeksi ini merupakan bagian dari komitmen lintas instansi untuk menjaga integritas kawasan HPT, yang secara hukum diatur dalam Undang-Undang Kehutanan Nomor 41 Tahun 1999. Pelanggaran seperti perambahan dapat dikenai sanksi pidana hingga 10 tahun penjara dan denda mencapai Rp5 miliar, terutama jika terbukti melibatkan konversi lahan untuk komoditas seperti sawit. Di tingkat lokal, kasus serupa di Pesisir Selatan telah menarik perhatian aktivis lingkungan, yang menekankan perlunya penindakan tidak hanya pada pelaku lapangan, tapi juga jaringan di baliknya.

Baca juga : Fun Shooting Wartawan di Lapangan Brimob: Menembak Sasaran, Mempererat Ikatan

Warga Sungai Gemuruh, yang mayoritas bergantung pada sumber daya alam untuk mata pencaharian, menyambut baik langkah ini. “Kami khawatir banjir dan longsor akan semakin sering jika hutan terus dirusak. Harapannya, temuan hari ini jadi titik awal untuk pemulihan,” kata seorang tokoh masyarakat setempat, yang memilih anonim demi keamanan. Tim Polres Pesisir Selatan menjanjikan tindak lanjut berupa penyelidikan mendalam, termasuk koordinasi dengan instansi terkait untuk memetakan koordinat GPS dan mengidentifikasi pemilik alat berat.

Dengan temuan drone sebagai bukti digital yang kuat, kasus ini berpotensi menjadi preseden bagi penanganan perambahan di wilayah pedalaman Sumatera Barat. Di tengah tekanan ekonomi yang mendorong ekspansi perkebunan, upaya seperti ini mengingatkan betapa rapuhnya keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian alam. Pemerintah daerah diimbau untuk memperkuat patroli rutin dan sosialisasi, agar HPT tidak lagi menjadi korban ambisi jangka pendek.

Pewarta : Sami S

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Fun Shooting Wartawan di Lapangan Brimob: Menembak Sasaran, Mempererat Ikatan
Next: Prabowo Perintahkan TNI Bentuk Batalion Kesehatan dengan Modul Ambulans Udara untuk Krisis Global

Related Stories

Kebakaran Gudang TK Negeri Pembina Ngadirojo Diduga Akibat Korsleting Listrik
2 min read

Kebakaran Gudang TK Negeri Pembina Ngadirojo Diduga Akibat Korsleting Listrik, Kerugian Capai Rp25 Juta

Jurnalis RI News Portal Posted on 18 jam ago 0
Sinergi Keamanan Polri-TNI Kawal Penyaluran Bantuan Pendidikan Program Indonesia Pintar di Wonogiri
2 min read

Sinergi Keamanan Polri-TNI Kawal Penyaluran Bantuan Pendidikan Program Indonesia Pintar di Wonogiri

Jurnalis RI News Portal Posted on 18 jam ago 0
Polres Batang Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Door-to-Door bagi Korban Banjir
2 min read

Polres Batang Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Door-to-Door bagi Korban Banjir

Jurnalis RI News Portal Posted on 18 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
  • Doa Bersama Tokoh Adat, Spiritual, dan Lintas Agama Kawal Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara
  • Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman
  • Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.