Skip to content
05/03/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Banjir Semarang Belum Surut: Upaya Modifikasi Cuaca Dikerahkan untuk Redam Krisis

Banjir Semarang Belum Surut: Upaya Modifikasi Cuaca Dikerahkan untuk Redam Krisis

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 bulan ago 3 min read
Upaya Modifikasi Cuaca Dikerahkan untuk Redam Krisis
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Semarang, Jawa Tengah – Hingga Kamis (30/10/2025), banjir yang melanda Kota Semarang belum menunjukkan tanda-tanda surut. Genangan air akibat sisa hujan deras kemarin masih merendam sejumlah wilayah, terutama di koridor utama seperti Jalan Kaligawe Raya hingga kawasan Genuk. Kondisi ini mengganggu aktivitas warga, menghambat mobilitas, dan memicu kekhawatiran akan dampak yang semakin meluas.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bergerak cepat dengan memperkuat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Armada pesawat penabur bahan semai seperti Natrium Klorida (NaCl) dan Kalsium Oksida (CaO) ditambah untuk mengendalikan awan hujan yang terus mengepung Semarang dari berbagai arah. Langkah ini bertujuan menekan potensi hujan lebat agar genangan air dapat segera surut. Namun, tantangan besar masih menghadang karena awan konvektif dengan potensi hujan sedang hingga lebat masih terdeteksi oleh radar cuaca Stasiun Meteorologi Ahmad Yani.

Pantauan Tim Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan (Pusdatinkom) BNPB mengungkapkan bahwa banjir masih merendam 15 kelurahan di tiga kecamatan, dengan total 22.669 jiwa terdampak. Sebanyak 39 orang terpaksa mengungsi, sementara tiga warga dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan terkait banjir. Satu orang lainnya masih dalam pencarian, menambah duka di tengah situasi sulit ini.

Kondisi di lapangan menunjukkan genangan air yang cukup parah, terutama di Jalan Kaligawe Raya. Di depan Rumah Sakit Islam Sultan Agung, ketinggian air bahkan kembali naik hingga mencapai 90 sentimeter. Kendaraan kecil tak mampu melintas, memaksa banyak pekerja di kawasan industri Kaligawe menumpang truk besar untuk tetap dapat bekerja. Mobilitas yang tersendat ini memperparah dampak ekonomi lokal, terutama bagi pekerja harian.

Untuk mempercepat penanganan banjir, pompa air milik Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), PPSDA, dan BNPB dioperasikan tanpa henti. Air dari kawasan tengah hingga utara kota dialirkan menuju dua kolam retensi sebelum akhirnya dibuang ke Laut Jawa. Namun, upaya ini terkendala oleh debit air yang terus meningkat akibat kiriman dari hulu Sungai Tenggang dan Sringin. Meski wilayah hilir tidak lagi diguyur hujan, hulu sungai masih mengalami hujan deras, menyebabkan aliran air yang tak kunjung reda.

Faktor lain yang memperumit situasi adalah keberadaan proyek tol dan tanggul laut di Semarang. Infrastruktur ini dinilai memperlambat aliran air menuju laut, sehingga genangan di wilayah perkotaan sulit surut. Kondisi ini menunjukkan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap perencanaan infrastruktur di daerah rawan banjir seperti Semarang.

Baca juga : Program Magang Nasional 2025: Kesempatan Emas bagi Lulusan Baru dengan Upah Setara UMK

Banjir yang seolah enggan pergi ini mencerminkan kompleksitas tantangan penanganan bencana di perkotaan. Kombinasi antara faktor alam, seperti intensitas hujan dan dinamika awan konvektif, serta faktor antropogenik seperti pembangunan infrastruktur, menciptakan situasi yang sulit diatasi dalam waktu singkat. Meski demikian, langkah strategis seperti Operasi Modifikasi Cuaca dan pengoperasian pompa air menunjukkan komitmen otoritas untuk meminimalkan dampak.

Warga Semarang kini berharap agar upaya ini segera membuahkan hasil, sehingga kehidupan mereka dapat kembali normal. Sementara itu, situasi ini menjadi pengingat akan pentingnya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dan koordinasi lintas sektor untuk mencegah krisis serupa di masa depan.

Pewarta : Dandi Setiawan

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Program Magang Nasional 2025: Kesempatan Emas bagi Lulusan Baru dengan Upah Setara UMK
Next: Pemerintah Luncurkan Pasar 1.001 Malam: Revitalisasi Aset Negara untuk Akselerasi Ekonomi Rakyat

Related Stories

Pemprov Banten Percepat Ekspansi Layanan Gizi Gratis
2 min read

Pemprov Banten Percepat Ekspansi Layanan Gizi Gratis bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 jam ago 0
Momentum Sedekah Dieksploitasi
2 min read

Momentum Sedekah Dieksploitasi?, Pengemis Cantik Berjilbab Menghebohkan Warga Pancung Soal

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 jam ago 0
Jembatan Way Sepagasan Diresmikan
2 min read

Jembatan Way Sepagasan Diresmikan: Akses Baru Dorong Ekonomi Petani di Pedalaman Lampung Barat

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: Oknum Wali Nagari Diduga Jual Tanah Ulayat Air Haji Tanpa Persetujuan Masyarakat Adat
  2. Hermanto mengenai Pemerintah Nigeria Meluncurkan Operasi Militer Baru di Tengah Lonjakan Kekerasan: Serangan Mematikan di Kwara dan Pembebasan Puluhan Warga Kristen
  3. Sugeng Rudianto mengenai GAPSIDO Gelar Kopdar, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan
  4. Mayang Sari mengenai Aksi Keberanian Pelajar SMK Berujung Tragedi: Terseret Arus Banjir Saat Menolong Pengendara Motor
  5. Tukino gaul gaul mengenai Tim Marching Band SMPN 1 Padangsidimpuan Siap Pertahankan Gelar Juara Umum di Piala Sultan Deli

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Kondisi Pekerja Migran Indonesia di Timur Tengah Tetap Terkendali di Tengah Eskalasi Konflik AS-Israel-Iran
  • Pemprov Banten Percepat Ekspansi Layanan Gizi Gratis bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita
  • Sinergi Kesehatan dan Transportasi: Menhub Dudy Purwagandhi Gandeng Menkes Budi Gunadi Sadikin Perkuat Layanan Medis di Simpul Mudik Lebaran 2026
  • Momentum Sedekah Dieksploitasi?, Pengemis Cantik Berjilbab Menghebohkan Warga Pancung Soal
  • Wakil Ketua MPR Bambang Wuryanto Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Tengah Masyarakat Wonogiri
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.