Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Indonesia Genjot Negosiasi Tarif Sawit dengan AS: Ambisi Level Playing Field ala Malaysia

Indonesia Genjot Negosiasi Tarif Sawit dengan AS: Ambisi Level Playing Field ala Malaysia

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 bulan ago 4 minutes read
Indonesia Genjot Negosiasi Tarif Sawit dengan AS
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta, 29 Oktober 2025 – Di tengah gejolak perdagangan global yang dipicu kebijakan proteksionis Amerika Serikat, Indonesia tengah menggelorakan upaya diplomatik untuk menyamakan posisi ekspor minyak sawitnya dengan Malaysia. Pemerintah menargetkan pembebasan total tarif impor hingga 0 persen untuk komoditas unggulan ini, mengikuti jejak kesepakatan resiprokal yang baru saja diraih tetangga sebelah. Langkah ini diharapkan tak hanya menyelamatkan surplus perdagangan nasional, tapi juga memperkuat daya saing petani dan pelaku industri sawit di pasar Paman Sam yang bernilai miliaran dolar.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika, menyatakan optimisme bahwa proses negosiasi yang sedang berlangsung bisa menghasilkan kesepakatan setara dengan apa yang diperoleh Malaysia. “Ini masih dalam tahap diskusi intensif. Kami berharap, setidaknya, bisa mencapai paritas dengan Malaysia, sehingga ekspor kita tak lagi terhambat oleh ketidakadilan tarif,” ujar Putu saat ditemui di pinggir acara pembukaan Pameran Industri Agro di Jakarta, Rabu kemarin.

Latar belakangnya, Malaysia baru saja menandatangani perjanjian tarif resiprokal dengan AS yang memangkas beban impor dari 25 persen menjadi 19 persen secara keseluruhan. Namun, produk-produk andalan seperti minyak sawit, karet, kayu, komponen penerbangan, dan farmasi lolos dari ketentuan itu—langsung ditetapkan bebas tarif alias 0 persen. Kesepakatan ini, yang diumumkan pekan lalu, langsung menjadi benchmark bagi Indonesia, yang selama ini mendominasi 85 persen impor sawit AS dengan volume tahunan mencapai 2,25 juta ton metrik.

Bagi Indonesia, pembebasan tarif ini bukan sekadar isu ekonomi semata, melainkan soal keadilan pasar. Sebagai produsen sawit terbesar dunia dengan ekspor mencapai 29,5 juta ton pada 2024, Indonesia rentan kehilangan pangsa pasar jika tarif tetap menggerogoti margin keuntungan. “Dengan tarif 0 persen, kita akan berada di lapangan permainan yang sama dengan Malaysia. Ini akan membuka pintu lebih lebar untuk ekspansi ekspor, sekaligus menjaga stabilitas harga domestik bagi jutaan petani kecil,” tambah Putu, yang menekankan bahwa negosiasi ini juga mencakup komoditas lain seperti kakao dan karet.

Pernyataan Putu sejalan dengan arahan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, yang pada Selasa lalu (28/9) mengonfirmasi bahwa pemerintah masih dalam tahap akhir perundingan dengan Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR). Airlangga menyoroti prioritas pada komoditas non-kompetitif AS, termasuk sawit yang tak diproduksi secara signifikan di sana. “Kami akan segera berkomunikasi ulang dengan USTR untuk klarifikasi dan percepatan. Targetnya, kesepakatan final yang saling menguntungkan, di mana Indonesia tak hanya selamat dari tarif 19 persen tapi juga bisa bersaing ketat,” katanya.

Proses ini berakar pada kebijakan eksekutif Presiden AS Donald Trump yang diterapkan sejak Agustus 2025, di mana tarif resiprokal 19 persen dikenakan pada impor dari Indonesia sebagai balasan atas surplus perdagangan bilateral yang mencapai 16,84 miliar dolar AS tahun lalu. Meski Indonesia berhasil menekan tarif awal 32 persen menjadi 19 persen melalui negosiasi tingkat tinggi pada Juli, pembebasan spesifik untuk sawit masih menjadi kartu truf yang harus dimainkan. Berbeda dengan Malaysia, yang langsung mengamankan pengecualian untuk 1.711 jenis produknya, Indonesia kini memanfaatkan momentum itu sebagai leverage diplomatik.

Baca juga : Mendorong Indonesia Emas 2045: Inovasi Riset dan Peningkatan SDM melalui Pendanaan Strategis

Dari sisi industri, harapan ini disambut antusias. Analis perdagangan dari Institut Ekonomi Indonesia memperkirakan bahwa bebas tarif bisa menaikkan volume ekspor sawit ke AS hingga 15-20 persen dalam dua tahun ke depan, setara dengan tambahan devisa 500 juta dolar AS. Namun, tantangan tetap ada: isu keberlanjutan lingkungan yang sering menjadi senjata AS dalam negosiasi. Indonesia telah menyiapkan data sertifikasi sawit berkelanjutan (ISPO) sebagai amunisi, mirip dengan argumen yang sukses dipakai Malaysia.

Secara lebih luas, kesuksesan negosiasi ini bisa menjadi preseden bagi negara-negara ASEAN lainnya yang terjepit kebijakan Trump. Dengan ekspor sawit menyumbang 12 persen dari total pengiriman ke AS, Indonesia tak hanya bertarung untuk dirinya sendiri, tapi juga untuk keseimbangan rantai pasok global. Saat mata dunia tertuju pada Washington, tim negosiator Jakarta siap melangkah—demi memastikan bahwa minyak sawit Nusantara tak lagi jadi korban perang tarif, tapi justru jadi pemenang di panggung perdagangan internasional.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Mendorong Indonesia Emas 2045: Inovasi Riset dan Peningkatan SDM melalui Pendanaan Strategis
Next: Urgensi Penambahan Pusat Rehabilitasi Narkoba di Indonesia: Langkah Strategis Pemerintah

Related Stories

MPR Siapkan Draf PPHN

MPR Siapkan Draf PPHN, Sosokolemasi Publik Mulai Sabtu untuk Bangun Harmoni Nasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Prabowo dan Ramos-Horta Dukung Kolaborasi Nobel untuk Riset Indonesia

Prabowo dan Ramos-Horta Dukung Kolaborasi Nobel untuk Riset Indonesia

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Dinamika Suksesi Kepemimpinan Daerah

Dinamika Suksesi Kepemimpinan Daerah: DPRD Klaten Resmikan Tahapan Krusial Pemilihan Wakil Bupati Sisa Masa Jabatan 2025–2030

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Kabut Asap Mengancam Kesehatan, Polsek Ella Hilir Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak ISPA
  • Tradisi Lubuk Larangan Padangsidimpuan: Menyemai Konservasi Sungai, Memanen Kepedulian Sosial
  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by