Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Kekecewaan Emak-Emak Wek 3: Inisiatif Rakyat Gantikan Hiburan HUT Pemko yang Hilang

Kekecewaan Emak-Emak Wek 3: Inisiatif Rakyat Gantikan Hiburan HUT Pemko yang Hilang

Jurnalis RI News Portal Posted on 11 bulan ago 4 minutes read
Inisiatif Rakyat Gantikan Hiburan HUT Pemko yang Hilang
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Padangsidimpuan, 19 Oktober 2025 – Di tengah hiruk-pikuk persiapan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan yang baru saja lewat, sebuah inisiatif sederhana dari sekelompok ibu rumah tangga di Kelurahan Wek 3, Kecamatan Sidimpuan Utara, menjadi sorotan. Mereka, yang akrab disapa “emak-emak”, menggelar acara hiburan dadakan berupa pentas tari dan joget ria untuk anak-anak usia dini serta siswa sekolah dasar. Kegiatan ini bukan sekadar hiburan, melainkan bentuk penolakan halus terhadap keputusan Pemko yang memilih format seremonial semata, tanpa elemen rakyat yang selama ini menjadi tradisi.

Acara digelar di lapangan terbuka Gang Muhajirin, Kampung Teleng, pada akhir pekan lalu. Ratusan anak-anak dari Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) setempat bergabung, mengenakan kostum warna-warni sederhana yang dibuat dari kain bekas dan aksesoris rumah tangga. Ibu-ibu ikut nimbrung, menari mengikuti irama lagu-lagu daerah Batak dan pop nasional yang diputar dari speaker portabel. Suasana penuh tawa dan sorak-sorai, kontras dengan kekecewaan yang sempat menyelimuti mereka atas absennya hiburan rakyat resmi dari Pemko.

Rahayu, yang akrab disapa Mak Kembar, tokoh penggagas acara ini, mengungkapkan bahwa ide muncul dari rasa iba melihat mata-mata polos anak-anak yang menanti-nantikan pesta rakyat tahunan. “Anak-anak kami sudah hafal rutinitas HUT Pemko: ada panggung musik, pawai, dan tarian bersama. Tahun ini, harapan itu pupus begitu saja. Kami emak-emak ini merasa kasihan, makanya kami patungan dana secukupnya—dari arisan dan tabungan pribadi—untuk bikin acara kecil ini. Biar mereka nggak sedih, dan kami juga bisa joget ria melepas penat,” ceritanya sambil tersenyum, meski nada suaranya masih menyiratkan kekecewaan.

Keputusan Pemko Padangsidimpuan untuk membatasi perayaan HUT ke-24 hanya pada upacara seremonial di Stadion HM Nurdin, Jalan Melati, Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, memang menjadi isu hangat di kalangan warga. Alasan efisiensi anggaran, yang sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Penghematan Belanja Negara, membuat elemen hiburan rakyat seperti pawai, deville, dan pentas seni lenyap dari agenda. Padahal, sejarah mencatat bahwa tradisi ini telah menjadi bagian integral dari identitas kota sejak berdirinya Pemko pada 2001. Di bawah kepemimpinan Zulkarnain Nasution, Andar Amin Harahap, hingga Irsan Efendi Nasution, perayaan selalu diramaikan dengan kegiatan inklusif yang melibatkan masyarakat luas, termasuk lomba dan hiburan gratis. Hanya selama pandemi Covid-19 pada 2020-2021, tradisi itu sempat terhenti, sebelum kembali hadir pada 2022-2024.

Mak Kembar, yang juga menjabat sebagai ketua kelompok arisan di kampungnya, tak segan menyuarakan kritiknya. “Usia Pemko sudah 24 tahun, tapi kok tiba-tiba tradisi hilang di tangan pimpinan baru ini? Mereka baru memimpin hitungan bulan, tapi alasan efisiensi terdengar seperti dalih. Lihat daerah lain, meski serupa efisiensi, tetap ada cara kreatif rayakan HUT-nya. Kami emak-emak ini sangat kecewa, karena dari tahun ke tahun, hiburan rakyat itu yang bikin kota terasa hidup,” ujarnya, merujuk pada pasangan Walikota Letnan Dalimunthe dan Wakilnya Harry Pahlevi yang dilantik Februari lalu.

Sentimen serupa diungkapkan Irma Donni, warga lain yang turut andil dalam penggalangan dana acara. Sebagai ibu dua anak yang aktif di kegiatan PKK setempat, Irma mengaitkan kekecewaan ini dengan janji kampanye paslon terpilih. “Waktu kampanye, mereka janji makmurkan masyarakat, tanggapi keluhan rakyat, dan bikin motto ‘Mantap’ serta ‘APBD untuk Rakyat’. Tapi hiburan rakyat di HUT Pemko, yang langsung dirasai warga, malah dihapus. Ini APBD untuk rakyat yang mana? Kami kesal, tapi lebih kasihan anak-anak. Acara ini kami buat untuk hilangkan kekesalan itu, sekaligus tunjukkan bahwa rakyat bisa mandiri,” katanya dengan nada getir, sambil menggendong anaknya yang baru saja selesai menari.

Baca juga : Kolaborasi DPRD dan Pemko Padangsidimpuan: Jembatan Aspirasi Pedagang Pasar Sangkumpal Bonang Menuju Ekonomi Inklusif

Inisiatif emak-emak Wek 3 ini bukan hanya soal hiburan sesaat, tapi juga cerminan dinamika sosial di Padangsidimpuan pasca-pemilu 2024. Di satu sisi, efisiensi anggaran memang krusial di tengah tantangan ekonomi nasional, di mana APBD kota bergantung pada dana transfer pusat yang terbatas. Namun, di sisi lain, absennya elemen budaya dan rekreasi dalam perayaan negara bisa memicu rasa kehilangan kolektif, terutama di kalangan keluarga muda yang melihat HUT sebagai momen kebersamaan. Komisi III DPRD setempat, misalnya, sempat mengusulkan solusi seperti marching band sederhana atau gotong royong dana, tapi belum terealisasi sepenuhnya.

Bagi Mak Kembar dan kawan-kawannya, acara joget ria kemarin menjadi pelajaran berharga: meski Pemko memilih jalan efisiensi, semangat rakyat tak bisa dipadamkan begitu saja. “Kami harap pimpinan dengar suara kami. Tahun depan, mari kolaborasi—bukan cuma upacara, tapi pesta yang bikin anak-anak bangga jadi warga Padangsidimpuan,” tutupnya. Di Gang Muhajirin yang kini kembali tenang, jejak tawa anak-anak masih terngiang, sebagai pengingat bahwa tradisi tak selalu butuh anggaran besar, tapi hati yang tulus.

Pewarta : Indra Saputra

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Kolaborasi DPRD dan Pemko Padangsidimpuan: Jembatan Aspirasi Pedagang Pasar Sangkumpal Bonang Menuju Ekonomi Inklusif
Next: Aparatur Desa Subulussalam Hadapi Dilema Karier: Antara PPPK atau Jabatan Lokal di Tengah Reformasi Birokrasi

Related Stories

Tradisi Lubuk Larangan Padangsidimpuan

Tradisi Lubuk Larangan Padangsidimpuan: Menyemai Konservasi Sungai, Memanen Kepedulian Sosial

Jurnalis RI News Portal Posted on 55 menit ago 0
Langkah Bersejarah Penyerapan Tenaga Kerja

Langkah Bersejarah Penyerapan Tenaga Kerja: Mandailing Natal Inisiasi Bursa Kerja Perdana 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 9 jam ago 0
Mitigasi Keracunan MBG

Mitigasi Keracunan MBG, Pemkab Klaten Petakan Langkah Pengawasan Terpadu di Tingkat Kecamatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Kabut Asap Mengancam Kesehatan, Polsek Ella Hilir Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak ISPA
  • Tradisi Lubuk Larangan Padangsidimpuan: Menyemai Konservasi Sungai, Memanen Kepedulian Sosial
  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by