Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Komisi IV Serap Aspirasi Petenak dan Pengepul Susu Sapi di Boyolali, Urai Masalah Hulu ke Hilir

Komisi IV Serap Aspirasi Petenak dan Pengepul Susu Sapi di Boyolali, Urai Masalah Hulu ke Hilir

Virly Posted on 1 tahun ago 2 min read
Aspirasi Petenak dan Pengepul Susu Sapi di Boyolali
Silahkan bagikan ke media anda ...

Boyolali, ||RINewsPortal|| Tim Komisi IV DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Spesifik (Kunsfik) dalam rangka peninjauan permasalahan mulai hulu hingga hilir, khususnya yang ada di peternakan susu sapi di KUD Mojosongi, Kabupaten Boyolali Provinsi Jawa Tengah.

Diketahui, beberapa waktu lalu, terjadi aksi yang dilakukan peternak dan pengepul susu sapi di beberapa lokasi. Hal ini langsung menjadi perhatian Komisi IV DPR RI. Penolakan dari Industri pengolahan susu nyatanya terjadi di beberapa lokasi sehingga mendorong Komisi IV DPR RI untuk meninjau dan bertemu langsung dengan untuk mencarikan solusi terbaik bagi peternak sapi perah.

Menurut Ketua Tim Kunsfik Komisi IV DPR RI Abdul Kharis Almasyahari susu merupakan bahan pangan yang saat ini menjadi sorotan. Hal itu karena program minum susu gratis sebagai program kerja unggulan yang dianggap sebagai upaya meningkatkan asupan gizi anak-anak Indonesia.

#Advestaiment RI_News

“Harapannya masalah stunting dapat dicegah dan dapat meningkatkan kualitas nutrisi pangan berbasis protein hewani untuk Indonesia Emas 2045,” jelas Abdul Kharis usai meninjau sarana dan prasarana pengolahan susu di KUD Mojosongi, Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (21/11/2024)

Berdasarkan data dari BPS tahun 2020, tingkat konsumsi susu masyarakat Indonesia hanya sebesar 16,3 kg/kapita/tahun. Nilai tersebut masih jauh di bawah negara ASEAN seperti Filipina, Thailand, Vietnam, dan Malaysia yang jumlahnya mencapai 65 kg/kapita/tahun.

Di sisi lain, merujuk data Kementerian Pertanian di tahun 2021, jumlah sapi perah di Indonesia hanya 578.579 ekor, dengan produksi susu segar dalam negeri sebesar 962,68 ribu ton/tahun. Angka produksi susu segar meningkat menjadi 968.980 ton pada tahun 2022. Meskipun total produksi susu segar cukup besar, tetapi masih di bawah total kebutuhan susu di tanah air, yang mencapai 4,4 juta ton.

“Komisi IV DPR RI mengetahui bahwa sebagian besar produksi susu yang dihasilkan sebagian besar berasal dari Impor. Merujuk Data BPS dari Januari hingga Oktober 2024, menunjukkan tren kenaikan menjadi 257.300 ton atau naik 7,07% dibandingkan periode yang sama di Tahun 2023 yang hanya mencapai 240.300 ton. Minimnya produktivitas sapi perah, keterbatasan teknologi, serta tingginya biaya produksi merupakan beberapa kendala yang dihadapi peternak lokal,” jelas Politisi Fraksi PKS ini.

Baca juga: Doa Bersama Dalam Rangka Pilkada Damai Lampung Barat

Sejumlah peternak sapi melakukan aksi membuang susu segar di Boyolali, Jawa Tengah. Hal tersebut dilakukan karena pasokan susu mereka tidak terserap oleh industri pengolahan susu (IPS).

para pengepul beralasan bahwa IPS membatasi pasokan susu, karena adanya perawatan pabrik, konsumen menurun, dan perbaikan standar kualitas.

Namun, Kepala Disnakkan Boyolali, Lusia Dyah Suciati Lusia mengatakan bahwa yang terpenting adalah dampak dari pengurangan kuota susu tadi. Dia mencontohkan KUD Mojosongo Boyolali yang menerima susu dari peternak sebanyak 23.000 liter per hari, ternyata IPS hanya bisa menerima susu sebanyak 15.000 liter per hari atau terjadi penurunan. Menurut Lusia, produksi susu peternak yang tidak terserap setiap hari mencapai 8.000 liter.

Pewarta:rahma

Baca Berita lain >>>>>>>>>>>
#rinewsadvertaising, #iklanrinews, #ruangiklan, #terkinirinews,
#beritarinews, #viralrinews, #updaterinews, #inforinews,
#beritarepublikindonesia, #beritaindonesia, #republikindonesianews,
#indonesianews, #republicindonesianews, #republicindonesiannews,
#beritacepat, #beritabaru, #ri_news, #republikindonesiaportal, #pertalberitaindonesia,
#rinewsportal, #republikindonesiaportal, #republicindonesianewsportal, #republicindonesianportal

About the Author

Virly

Administrator

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Doa Bersama Dalam Rangka Pilkada Damai Lampung Barat
Next: Rumah Gadang Beton Tertua di Dunia (Inovasi beton yang mengukir sejarah)

Related Stories

Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren
3 min read

Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman

Jurnalis RI News Portal Posted on 14 jam ago 0
Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
2 min read

Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong

Jurnalis RI News Portal Posted on 15 jam ago 0
'raj 2026
2 min read

Lonjakan Penumpang Kereta Api di Sumatera Utara pada Penutupan Libur Isra Mi’raj 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 15 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
  • Doa Bersama Tokoh Adat, Spiritual, dan Lintas Agama Kawal Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara
  • Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman
  • Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.