Skip to content
26/10/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Dugaan Penyalahgunaan Dana Ketahanan Pangan di Desa Sea 1: Warga Desak Penyelidikan Tuntas, Bayang-Bayang Kasus Serupa Tahun Lalu Kembali Muncul

Dugaan Penyalahgunaan Dana Ketahanan Pangan di Desa Sea 1: Warga Desak Penyelidikan Tuntas, Bayang-Bayang Kasus Serupa Tahun Lalu Kembali Muncul

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 tahun ago 4 minutes read
Dugaan Penyalahgunaan Dana Ketahanan Pangan di Desa Sea 1
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Manado, 26 September 2025 – Di tengah upaya pemerintah daerah untuk memperkuat ketahanan pangan pasca-pandemi, dugaan penyalahgunaan dana program tersebut di Desa Sea 1, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, kembali menjadi sorotan. Warga setempat menuntut transparansi penuh dari inspektorat dan aparat penegak hukum, mengingat kasus serupa yang menimpa usaha peternakan tahun 2023 masih meninggalkan luka mendalam tanpa penyelesaian memadai. “Ini bukan hanya soal uang, tapi kepercayaan kami terhadap pengelolaan dana desa yang seharusnya untuk kesejahteraan bersama,” ujar salah seorang warga yang enggan disebut namanya.

Program Dana Ketahanan Pangan, yang dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), dirancang untuk mendukung inisiatif ekonomi berbasis masyarakat seperti peternakan dan perikanan. Namun, di Desa Sea 1—sebuah komunitas agraris di lereng pegunungan Pineleng yang bergantung pada pertanian subsisten—program ini justru menjadi sumber kontroversi. Pada 2024, Kelompok Swadaya Masyarakat (KSB) yang dipimpin Sony Ratela dituduh salah kelola dana tersebut dalam proyek peternakan ayam. Warga mengklaim bahwa laporan kegagalan usaha—disebabkan oleh wabah virus—tidak meyakinkan, disertai nota-nota pengeluaran yang dianggap fiktif dan tidak transparan.

Menurut narasumber warga yang ditemui tim redaksi di pinggir sawah desa, proses hukum kasus ini telah melibatkan inspektorat daerah, kepolisian, dan kejaksaan sejak awal tahun. “Sudah diperiksa, tapi sampai sekarang terdiam. Tidak ada kejelasan tahap mana yang sedang berjalan,” keluhnya. Lebih lanjut, ia menyoroti ketidakadilan dalam penyelesaian: meski dugaan pelanggaran mengarah pada ketua KSB dan bendaharanya, justru kepala desa yang terpaksa menanggung ganti rugi (TGR) atas kerugian masyarakat. “Padahal pelakunya sudah jelas. Kami prihatin, kenapa transparansi ini malah dibalik?” tambahnya, merujuk pada dokumen internal desa yang menunjukkan alokasi dana mencapai puluhan juta rupiah untuk proyek tersebut.

Kasus ini bukan yang pertama. Pada 2023, program serupa yang difokuskan pada ternak babi dan ikan mujair juga berujung kegagalan dengan alasan serupa: banyaknya hewan yang mati akibat faktor eksternal. Warga menduga pola yang sama: dana hilang dalam kegelapan administrasi, sementara manfaat bagi desa minim. “Usaha itu seharusnya memberdayakan kami, tapi malah jadi beban. Uangnya kemana? Nota-notanya simpang siur, tidak ada yang percaya,” ungkap warga lain yang terlibat dalam Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Mereka mendesak agar inspektorat segera memeriksa ketua KSB, bendahara, serta tokoh BPD dan BUMDes untuk mengungkap “dalang” di balik penyelewengan.

Baca juga : DPRK Subulussalam Soroti Pengelolaan Dana Desa dan Disiplin ASN: Rekomendasi Pansus Dorong Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan

Dari perspektif akademis, kasus ini mencerminkan tantangan struktural dalam pengelolaan dana desa di tingkat mikro, sebagaimana dianalisis dalam studi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) tahun 2024 tentang korupsi preventif di sektor pangan. Peneliti seperti Dr. Maria L. Tumewu menekankan bahwa mekanisme pengendalian internal inspektorat—seperti audit berbasis risiko—sering kali terhambat oleh keterbatasan sumber daya dan koordinasi antarlembaga. “Penyalahgunaan wewenang seperti ini bukan hanya pelanggaran administratif, tapi juga erosi modal sosial desa. Diperlukan integrasi teknologi pelacakan dana digital untuk mencegah rekurensi,” tulisnya dalam jurnal Jurnal Ekonomi Pembangunan Lokal. Di tingkat nasional, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa menegaskan kewajiban transparansi, namun implementasinya di daerah seperti Minahasa masih rapuh, terutama di program ketahanan pangan yang rentan terhadap fluktuasi pasar dan bencana alam.

Warga Desa Sea 1 kini membentuk forum ad hoc untuk memantau perkembangan, dengan harapan kasus ini tidak lagi “dilipahkan kembali ke desa” tanpa akuntabilitas. Mereka menyerukan agar inspektorat bertindak sebagai pengawas independen, bukan sekadar formalitas. “Usut tuntas! Ini mekanisme untuk mencegah, bukan menutupi,” tegas perwakilan forum tersebut. Hingga berita ini diturunkan, pihak inspektorat Kabupaten Minahasa belum memberikan tanggapan resmi, meski janji investigasi lanjutan telah disampaikan secara lisan.

Artikel ini disusun berdasarkan wawancara langsung dengan warga dan analisis dokumen desa, bertujuan memberikan perspektif holistik yang jarang dieksplorasi media arus utama—yaitu kaitan antara kegagalan program pangan dengan dinamika kekuasaan lokal. Desa Sea 1, dengan populasi sekitar 1.500 jiwa, menjadi cermin bagi ribuan desa lain di Sulawesi Utara yang bergulat dengan isu serupa. Apakah ini akan menjadi titik balik bagi reformasi, atau sekadar babak baru dalam siklus ketidakpastian? Waktu akan memberi jawaban.

Pewarta : Marco Kawulusan

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: DPRK Subulussalam Soroti Pengelolaan Dana Desa dan Disiplin ASN: Rekomendasi Pansus Dorong Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan
Next: DPRD Padangsidimpuan Gelar Sidang Paripurna, Bahas Perubahan APBD 2025 Secara Transparan

Related Stories

Jakarta Running Festival Dinilai Layak Jadi Kiblat Penyelenggaraan Lomba Lari Nasional

Jakarta Running Festival Dinilai Layak Jadi Kiblat Penyelenggaraan Lomba Lari Nasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 13 jam ago 0
GTI Bagikan Masker Gratis di Jantung Kota Manado

Napas Sehat di Tengah Kabut Asap: GTI Bagikan Masker Gratis di Jantung Kota Manado

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 hari ago 0
Pemko Subulussalam Janji Lunasi Utang ADD 2024 Bertahap

Pemko Subulussalam Janji Lunasi Utang ADD 2024 Bertahap, Honor Perangkat Desa Baru Terbayar Satu Bulan pada 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Pompa Air Sekolah Diduga Bocor Arus Listrik, Siswa Kelas V SD di Padangsidimpuan Tewas
  2. Zulfian andesta mengenai Regenerasi Kepemimpinan di Polda Jateng: 13 Posisi Strategis Berganti, Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” Jadi Pegangan
  3. Tukino/T.gaul mengenai Menjaga Mahkota Lumbung Pangan: Ngawi Kebut Sertifikasi Benih Padi Unggul Lokal yang Tembus 12 Ton per Hektare
  4. Warudi mengenai Gubernur Papua Pilih “Mendayung Bersama”: Tiga Transformasi Disiapkan untuk Selamatkan Fiskal Daerah yang Menyusut
  5. Yudha Purnama mengenai Ombudsman RI Petakan Kesehatan Mata Generasi Muda dari Seleksi Poltek Imipas

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Selamatkan Air, Mulai dari Tanah: Strategi Indonesia di Forum Air Dunia
  • Gandeng India, Pemerintah Pacu Ekonomi Kreatif Lewat Jalur Digital dan Teknologi Masa Depan
  • Jakarta Running Festival Dinilai Layak Jadi Kiblat Penyelenggaraan Lomba Lari Nasional
  • Napas Sehat di Tengah Kabut Asap: GTI Bagikan Masker Gratis di Jantung Kota Manado
  • Dua Tahun Prabowo-Gibran: Fondasi Kelembagaan HAM Menguat, Ujian Sesungguhnya Ada di Lapangan
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by