Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Tragedi di Sungai Batang Natal: Pemuda Pemberani Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Upaya Heroik Menyelamatkan Keluarga

Tragedi di Sungai Batang Natal: Pemuda Pemberani Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Upaya Heroik Menyelamatkan Keluarga

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 bulan ago 3 min read
Pemuda Pemberani Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Upaya Heroik Menyelamatkan Keluarga
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Mandailing Natal, Sumatra Utara – Di tengah arus deras Sungai Batang Natal yang tak kenal ampun, kisah heroik seorang pemuda berakhir tragis. Wahyu Harahap, pemuda berusia 20 tahun asal Desa Kampung Sawah, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Selasa, 16 September 2025, sekitar pukul 13.50 WIB. Penemuan jasadnya oleh warga setempat yang ikut serta dalam pencarian menandai akhir dari upaya pencarian intensif selama dua hari, mengingatkan kita pada kerentanan manusia di hadapan alam yang ganas.

Lokasi penemuan jasad Wahyu tidak jauh dari titik awal kejadian, hanya sekitar 100 meter dari tempat ia hanyut. Jasadnya mengapung di permukaan sungai di Kampung Sawah, sebuah desa yang bergantung pada sungai ini untuk transportasi sehari-hari. Kondisi ini menyoroti betapa cepat arus sungai dapat menyeret korban, meski jaraknya relatif dekat. Tim pencarian, yang melibatkan warga lokal dan petugas resmi, telah memperluas radius operasi hingga ke pematang sungai, mencerminkan kolaborasi komunitas dalam menghadapi bencana alam.

Kepala Pos Basarnas Mandailing Natal, M. Rizal Rangkuti, mengonfirmasi penemuan tersebut sebagai hasil dari pencarian hari kedua. “Sudah ditemukan oleh warga yang turut melakukan pencarian korban. Kami juga tadi sudah memperluas radius pencarian di pematang Sungai Batang Natal, Desa Kampung Sawah,” ujar Rizal dalam pernyataannya. Ia tak lupa menyampaikan apresiasi mendalam: “Terima kasih atas jerih payah masyarakat yang turut serta dalam pencarian korban, dan tak lupa juga terima kasih atas doa dan bantuan masyarakat.” Kata-kata ini menggambarkan semangat gotong royong yang menjadi pondasi masyarakat pedesaan di wilayah ini, di mana bencana seperti ini bukanlah hal asing.

Senada dengan itu, Kasat Polairud Polres Mandailing Natal, Ipda Heinrich JL Siahaan, memberikan keterangan saat dikonfirmasi di rumah duka korban. “Sudah ditemukan korban, langsung dievakuasi ke rumah duka di Kampung Sawah, Kecamatan Natal. Rencananya, korban akan dimakamkan sore ini juga,” katanya saat berada di lokasi. Pernyataan ini disampaikan seusai melayat, menunjukkan empati aparat kepolisian terhadap keluarga yang berduka.

Baca juga : Pekon Trimulyo: Inspirasi Tata Kelola Desa Unggul dan Transparan

Kejadian bermula dari insiden tragis pada hari sebelumnya, ketika Wahyu berusaha menyelamatkan orang tua dan saudaranya. Keluarga tersebut mengalami kecelakaan saat perahu sampan mereka terbalik di tengah Sungai Batang Natal. Wahyu, anak dari Maslanuddin (57), nekat melompat ke sungai untuk menolong mereka. Namun, naas menimpanya; arus deras menyeretnya hingga hilang dari pandangan. Upaya penyelamatan yang dimaksudkan untuk menyelamatkan nyawa justru merenggut miliknya sendiri, sebuah pengorbanan yang menyentuh hati banyak orang.

Dalam konteks lebih luas, tragedi ini bukan yang pertama di Sungai Batang Natal, sungai yang menjadi urat nadi transportasi bagi warga Madina. Sungai ini sering menjadi jalur utama untuk menyeberang antar desa, terutama di musim hujan ketika debit air meningkat drastis. Kurangnya infrastruktur jembatan permanen dan kesadaran keselamatan sering kali memperburuk risiko. Kisah Wahyu mengajak kita merefleksikan perlunya pendekatan holistik: dari edukasi komunitas tentang protokol keselamatan sungai hingga investasi pemerintah dalam fasilitas penyeberangan yang aman. Bukan sekadar berita harian, ini adalah panggilan untuk perubahan sistemik agar pengorbanan seperti ini tak terulang.

Keluarga Wahyu kini tengah berduka, di tengah dukungan dari tetangga dan aparat. Pemakaman yang direncanakan sore itu menjadi momen perpisahan yang pilu, tapi juga pengingat akan keberanian seorang anak desa. Semoga arwah Wahyu tenang, dan semoga tragedi ini menjadi katalisator untuk keselamatan yang lebih baik di Sungai Batang Natal.

Pewarta : Indra Saputra

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Pekon Trimulyo: Inspirasi Tata Kelola Desa Unggul dan Transparan
Next: Investigasi Kematian Mahasiswa UNNES: Komitmen Transparansi Polda Jateng di Tengah Sorotan Publik

Related Stories

Indikasi Korupsi Material Mengintai APBD Sambas 2025
2 min read

Jalan Baru Rusak Sebelum Dilalui: Indikasi Korupsi Material Mengintai APBD Sambas 2025

Jurnalis RI News Portal Posted on 30 menit ago 0
BPH Migas Temukan Penyelewengan Biosolar Subsidi
3 min read

Modifikasi Truk “Helikopter” Terbongkar di Lhokseumawe: BPH Migas Temukan Penyelewengan Biosolar Subsidi

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 jam ago 0
Mangkrak di Perbatasan
2 min read

Mangkrak di Perbatasan: Proyek WC Rp199 Juta untuk Sekolah Sambas Belum Rampung, Siswa dan Guru Terlantar

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Polres Melawi Gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional, Kapolres Tekankan Refleksi Pengabdian dan Disiplin Personel
  • Gotong Royong Fiskal: TKD Rp10,6 T Dikembalikan, Tito Karnavian Ingatkan Jangan Diselewengkan
  • Jalan Baru Rusak Sebelum Dilalui: Indikasi Korupsi Material Mengintai APBD Sambas 2025
  • Dari Riset ke Industrialisasi: Kementrans Gandeng 10 Universitas, Target 1.500 Mahasiswa Ubah Wajah Transmigrasi
  • Lonjakan Permohonan Perlindungan WNI di Kamboja Terkait Penutupan Sindikat Penipuan Daring
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.