Skip to content
26/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Dorong Diaspora Mahasiswa Indonesia di Australia Pulang Bangun Negeri

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Dorong Diaspora Mahasiswa Indonesia di Australia Pulang Bangun Negeri

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 bulan ago 3 minutes read
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Dorong Diaspora Mahasiswa Indonesia di Australia Pulang Bangun Negeri
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta 28 Agustus 2025 — Dalam era globalisasi di mana mobilitas tenaga kerja terampil semakin menjadi isu krusial bagi negara berkembang, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menyerukan kepada para mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Australia untuk memaksimalkan pengalaman belajar mereka dan kembali ke Tanah Air guna berkontribusi pada kemajuan bangsa. Pernyataan ini muncul di tengah perdebatan nasional tentang fenomena “brain drain” atau migrasi permanen talenta muda ke luar negeri, yang sering kali dipicu oleh slogan-slogan viral di media sosial.

Sjafrie menyampaikan pesan ini saat menghadiri jamuan makan malam bersama perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan komunitas mahasiswa Indonesia di Australia. “Kepada para mahasiswa, carilah ilmu setinggi-tingginya di Australia. Setelah kalian mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan sukses dalam pendidikan, kembalilah ke negaramu Indonesia,” ujarnya, sebagaimana dikutip dari siaran pers resmi Kementerian Pertahanan pada Kamis lalu.

Menurut Sjafrie, kebutuhan akan sumber daya manusia berkualitas tinggi semakin mendesak di tengah upaya pemerintah untuk mempercepat pembangunan di berbagai sektor. Ia menekankan bahwa generasi muda dengan latar belakang pendidikan unggul dapat menjadi katalisator inovasi, terutama dalam konteks pertahanan nasional dan pembangunan ekonomi. “Pemerintah membutuhkan kehadiran banyak anak muda untuk memajukan Indonesia dari beragam sektor,” tambahnya, seraya menggarisbawahi peran mereka dalam menciptakan terobosan yang mendukung kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pernyataan Menhan ini tidak lepas dari kesadaran akan tren sosial yang marak belakangan ini. Di platform media sosial, slogan-slogan seperti “kabur ke luar negeri” sering kali menjadi viral, mencerminkan frustrasi generasi muda terhadap tantangan domestik seperti kesempatan kerja, korupsi, dan ketidakadilan sosial. Sjafrie secara eksplisit mengimbau agar para mahasiswa di Australia tidak terpengaruh oleh narasi tersebut. “Terapkan apa yang telah kalian dapatkan di luar negeri untuk membangun bangsa kita,” tegasnya, menekankan pentingnya “brain circulation” – di mana ilmu yang diperoleh di luar negeri dikembalikan untuk memperkaya ekosistem nasional.

Baca juga : Maraknya Disinformasi Ancam Ruang Publik Digital, Pemerintah Didorong Bertindak Tegas

Dari perspektif akademis, seruan ini selaras dengan diskursus global tentang diaspora dan pembangunan. Studi-studi dari lembaga seperti World Bank dan UNESCO menunjukkan bahwa negara-negara seperti Indonesia dapat mengubah potensi brain drain menjadi brain gain melalui kebijakan insentif repatriasi, seperti program beasiswa dengan ikatan dinas atau dukungan riset bagi returnees. Namun, tantangannya tetap ada: survei di kalangan diaspora Indonesia sering mengungkap kekhawatiran atas birokrasi yang lamban dan kurangnya infrastruktur penelitian di Tanah Air.

Kunjungan Sjafrie ke Australia sendiri bertujuan lebih luas, yakni memperkuat hubungan bilateral di bidang pertahanan. Ia dijadwalkan bertemu dengan Menteri Pertahanan Australia untuk membahas berbagai kerja sama, termasuk peningkatan kapabilitas militer kedua negara melalui latihan bersama, pertukaran teknologi, dan kolaborasi intelijen. Agenda ini menjadi bagian dari strategi Indonesia untuk memperkuat posisinya di kawasan Indo-Pasifik, di mana Australia menjadi mitra strategis utama.

Pesan Menhan ini diharapkan dapat menginspirasi tidak hanya mahasiswa di Australia, tetapi juga diaspora Indonesia di seluruh dunia. Dengan lebih dari 10.000 mahasiswa Indonesia yang tersebar di berbagai universitas Australia – termasuk University of Melbourne dan Australian National University – potensi kontribusi mereka terhadap pembangunan nasional sangatlah besar. Namun, keberhasilan seruan ini akan bergantung pada komitmen pemerintah untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi para pemulang, sehingga slogan “pulang bangun negeri” bukan sekadar retorika, melainkan realitas yang menarik.

Pewarta : Yudha Purnama

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Maraknya Disinformasi Ancam Ruang Publik Digital, Pemerintah Didorong Bertindak Tegas
Next: Gubernur Jakarta Berjanji Segera Perbaiki Kerusakan Pasca-Demo

Related Stories

Kementerian Kebudayaan Perkuat Koordinasi dengan FBI untuk Percepatan Pemulangan Artefak

Repatriasi Warisan Budaya: Kementerian Kebudayaan Perkuat Koordinasi dengan FBI untuk Percepatan Pemulangan Artefak

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Presiden Prabowo Sambut Ribuan Petani dan Nelayan di PENAS KTNA XVII Gorontalo

Presiden Prabowo Disambut Ribuan Petani dan Nelayan di PENAS KTNA XVII Gorontalo

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Indonesian-American Games

Duta Besar Indroyono Soesilo: Indonesian-American Games, Jembatan Persatuan Diaspora di Tanah Paman Sam

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  2. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  3. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  4. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda
  5. Wisnu mengenai Ning Nuri: Srikandi PKB Ngawi yang Siap Merajut Kekuatan untuk Pemilu 2029

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Penemuan Luar Biasa: StuG III Perang Dunia II Utuh Terkubur 80 Tahun di Pangkalan Militer Jerman
  • Semangat Bhayangkara: Polisi Berbagi Sepatu dan Harapan untuk Generasi Muda Sukoharjo
  • Doa Lintas Agama di Borobudur Mapolda Jateng: Momentum Persatuan di Tengah Keberagaman untuk Hari Bhayangkara ke-80
  • Rubio Yakinkan Negara Teluk: AS Tetap Solid Dukung Kawasan di Tengah Negosiasi Iran
  • Rusia Kerahkan Perisai Udara ke Moskow dan Kediaman Putin, Ukraina Terus Gempur Kilang Minyak Jauh di Dalam Rusia
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.