Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Krisis Kemanusiaan di Gaza: 85 Warga Palestina Tewas Saat Mencari Bantuan Pangan di Tengah Eskalasi Konflik

Krisis Kemanusiaan di Gaza: 85 Warga Palestina Tewas Saat Mencari Bantuan Pangan di Tengah Eskalasi Konflik

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 bulan ago 3 min read
85 Warga Palestina Tewas Saat Mencari Bantuan Pangan di Tengah Eskalasi Konflik
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. DEIR AL-BALAH, Jalur Gaza — Situasi kemanusiaan di Jalur Gaza kembali memburuk setelah sedikitnya 85 warga Palestina dilaporkan tewas saat mencoba mendapatkan bantuan makanan di berbagai lokasi pada Minggu (20/7). Data ini dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Gaza dan menandai hari paling mematikan bagi pencari bantuan sejak konflik Israel-Hamas memasuki bulan ke-22.

Peristiwa tragis tersebut terjadi di tengah meningkatnya perintah evakuasi oleh militer Israel di wilayah Gaza tengah, yang selama ini relatif aman dan menjadi pusat distribusi bantuan internasional. Sejumlah organisasi kemanusiaan, termasuk Medical Aid for Palestinians (MAP), melaporkan bahwa kantor-kantor mereka diperintahkan untuk segera ditutup.

Korban terbanyak tercatat di Gaza utara, khususnya di dekat perlintasan Zikim dengan Israel, di mana 79 orang tewas ketika kerumunan warga berusaha mendapatkan bantuan pangan. Program Pangan Dunia (WFP) melaporkan bahwa konvoi bantuan yang membawa 25 truk bahan makanan disambut kerumunan besar warga yang dilanda kelaparan.

Seorang pejabat PBB, yang enggan disebutkan namanya, menuduh pasukan Israel melepaskan tembakan ke arah kerumunan tersebut. Rekaman yang dirilis menunjukkan kepanikan warga yang berlarian di tengah suara rentetan senjata otomatis. Kesaksian warga seperti Ehab Al-Zei menggambarkan kondisi lapangan yang mencekam: “Kami dikepung tank dan ditembaki selama sekitar dua jam. Lebih baik mati kelaparan daripada mati tertembak,” ujarnya.

Militer Israel mengklaim bahwa ribuan warga yang berkumpul di Gaza utara dianggap mengancam pasukan mereka. Meski mengakui adanya korban, Israel menyebut jumlah yang dilaporkan oleh pihak Gaza terlalu tinggi dibanding temuan awal mereka.

Selain insiden di Gaza utara, enam warga Palestina dilaporkan tewas akibat tembakan di daerah Shakoush, Rafah, dekat pusat distribusi Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF) yang didukung AS dan Israel. Di Khan Younis, tujuh warga termasuk seorang anak berusia lima tahun tewas saat berlindung di tenda pengungsian.

Baca juga : Bentrokan Druze–Badui di Suriah: Krisis Kemanusiaan dan Tantangan Transisi Pascaperang

Perintah evakuasi baru dari militer Israel memutus jalur penghubung antara Deir al-Balah, Rafah, dan Khan Younis. PBB saat ini tengah meminta klarifikasi apakah fasilitas-fasilitas mereka termasuk dalam area evakuasi.

Juru bicara militer Israel, Avichay Adraee, mendesak warga sipil berpindah ke Muwasi, sebuah kamp pengungsian dengan fasilitas minim di pantai selatan Gaza yang disebut sebagai “zona kemanusiaan.” Namun, banyak warga menilai kebijakan ini tidak memberikan solusi memadai. “Ke mana lagi kami harus pergi?” keluh Hassan Abu Azab, seorang warga Deir al-Balah.

Lebih dari 2 juta penduduk Gaza kini menghadapi krisis kemanusiaan akut dengan akses terbatas terhadap bantuan pangan, air bersih, dan obat-obatan. Ambulans di tiga rumah sakit besar di Gaza bahkan menyalakan sirene serentak sebagai bentuk seruan darurat terhadap kelaparan yang semakin meluas.

Rakyat Palestina berjalan menuju Gaza utara melalui perlintasan Zikim dengan Israel, di Rumah Sakit Shifa di Kota Gaza, Minggu, 20 Juli 2025.

Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, lebih dari 58.800 warga Palestina telah tewas akibat operasi militer Israel sejak 7 Oktober 2023, lebih dari separuh di antaranya adalah perempuan dan anak-anak. PBB dan berbagai organisasi internasional masih menganggap data kementerian ini sebagai sumber yang paling dapat diandalkan, meski berada di bawah pemerintahan Hamas.

Perang ini dipicu serangan Hamas ke Israel selatan pada 7 Oktober 2023, yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera 251 lainnya. Sebanyak 50 sandera dilaporkan masih berada di Gaza, namun kurang dari separuh diyakini masih hidup.

Di Israel sendiri, tekanan publik untuk menghentikan perang semakin menguat. Forum Keluarga Sandera menuntut pemerintah Netanyahu mencari solusi damai dan memulangkan para sandera. Pada Sabtu (19/7), puluhan ribu warga Israel melakukan aksi protes di Tel Aviv, mendesak pemerintah mengakhiri konflik melalui kesepakatan gencatan senjata.

Pewarta : Setiawan S.TH

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Bentrokan Druze–Badui di Suriah: Krisis Kemanusiaan dan Tantangan Transisi Pascaperang
Next: Kembali ke Dunia Biru: Review Seru Film Animasi “Smurfs” 2025

Related Stories

Eskalasi Ketegangan Politik di Era Pemerintahan Trump
3 min read

Bentrokan Protes Imigrasi di Minneapolis: Eskalasi Ketegangan Politik di Era Pemerintahan Trump

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Pidato Khamenei dan Respons Trump Menyoroti Krisis Kepemimpinan dan Kedaulatan
3 min read

Ketegangan Iran-AS: Pidato Khamenei dan Respons Trump Menyoroti Krisis Kepemimpinan dan Kedaulatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Upaya Diplomasi Ukraina di Washington Berlangsung di Tengah Eskalasi Serangan Energi Rusia
3 min read

Upaya Diplomasi Ukraina di Washington Berlangsung di Tengah Eskalasi Serangan Energi Rusia

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Dugaan Ketidaktransparanan Pengelolaan Dana Desa di Desa Labuhan Labo, Padangsidimpuan Tenggara
  • Paguyuban Prawan’80 Surabaya Kunjungi Kampung Coklat Blitar untuk Promosi Wisata dan Produk Lokal
  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
  • Doa Bersama Tokoh Adat, Spiritual, dan Lintas Agama Kawal Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.