Skip to content
05/03/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Krisis Kemanusiaan di Gaza: 85 Warga Palestina Tewas Saat Mencari Bantuan Pangan di Tengah Eskalasi Konflik

Krisis Kemanusiaan di Gaza: 85 Warga Palestina Tewas Saat Mencari Bantuan Pangan di Tengah Eskalasi Konflik

Jurnalis RI News Portal Posted on 8 bulan ago 3 min read
85 Warga Palestina Tewas Saat Mencari Bantuan Pangan di Tengah Eskalasi Konflik
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. DEIR AL-BALAH, Jalur Gaza — Situasi kemanusiaan di Jalur Gaza kembali memburuk setelah sedikitnya 85 warga Palestina dilaporkan tewas saat mencoba mendapatkan bantuan makanan di berbagai lokasi pada Minggu (20/7). Data ini dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Gaza dan menandai hari paling mematikan bagi pencari bantuan sejak konflik Israel-Hamas memasuki bulan ke-22.

Peristiwa tragis tersebut terjadi di tengah meningkatnya perintah evakuasi oleh militer Israel di wilayah Gaza tengah, yang selama ini relatif aman dan menjadi pusat distribusi bantuan internasional. Sejumlah organisasi kemanusiaan, termasuk Medical Aid for Palestinians (MAP), melaporkan bahwa kantor-kantor mereka diperintahkan untuk segera ditutup.

Korban terbanyak tercatat di Gaza utara, khususnya di dekat perlintasan Zikim dengan Israel, di mana 79 orang tewas ketika kerumunan warga berusaha mendapatkan bantuan pangan. Program Pangan Dunia (WFP) melaporkan bahwa konvoi bantuan yang membawa 25 truk bahan makanan disambut kerumunan besar warga yang dilanda kelaparan.

Seorang pejabat PBB, yang enggan disebutkan namanya, menuduh pasukan Israel melepaskan tembakan ke arah kerumunan tersebut. Rekaman yang dirilis menunjukkan kepanikan warga yang berlarian di tengah suara rentetan senjata otomatis. Kesaksian warga seperti Ehab Al-Zei menggambarkan kondisi lapangan yang mencekam: “Kami dikepung tank dan ditembaki selama sekitar dua jam. Lebih baik mati kelaparan daripada mati tertembak,” ujarnya.

Militer Israel mengklaim bahwa ribuan warga yang berkumpul di Gaza utara dianggap mengancam pasukan mereka. Meski mengakui adanya korban, Israel menyebut jumlah yang dilaporkan oleh pihak Gaza terlalu tinggi dibanding temuan awal mereka.

Selain insiden di Gaza utara, enam warga Palestina dilaporkan tewas akibat tembakan di daerah Shakoush, Rafah, dekat pusat distribusi Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF) yang didukung AS dan Israel. Di Khan Younis, tujuh warga termasuk seorang anak berusia lima tahun tewas saat berlindung di tenda pengungsian.

Baca juga : Bentrokan Druze–Badui di Suriah: Krisis Kemanusiaan dan Tantangan Transisi Pascaperang

Perintah evakuasi baru dari militer Israel memutus jalur penghubung antara Deir al-Balah, Rafah, dan Khan Younis. PBB saat ini tengah meminta klarifikasi apakah fasilitas-fasilitas mereka termasuk dalam area evakuasi.

Juru bicara militer Israel, Avichay Adraee, mendesak warga sipil berpindah ke Muwasi, sebuah kamp pengungsian dengan fasilitas minim di pantai selatan Gaza yang disebut sebagai “zona kemanusiaan.” Namun, banyak warga menilai kebijakan ini tidak memberikan solusi memadai. “Ke mana lagi kami harus pergi?” keluh Hassan Abu Azab, seorang warga Deir al-Balah.

Lebih dari 2 juta penduduk Gaza kini menghadapi krisis kemanusiaan akut dengan akses terbatas terhadap bantuan pangan, air bersih, dan obat-obatan. Ambulans di tiga rumah sakit besar di Gaza bahkan menyalakan sirene serentak sebagai bentuk seruan darurat terhadap kelaparan yang semakin meluas.

Rakyat Palestina berjalan menuju Gaza utara melalui perlintasan Zikim dengan Israel, di Rumah Sakit Shifa di Kota Gaza, Minggu, 20 Juli 2025.

Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, lebih dari 58.800 warga Palestina telah tewas akibat operasi militer Israel sejak 7 Oktober 2023, lebih dari separuh di antaranya adalah perempuan dan anak-anak. PBB dan berbagai organisasi internasional masih menganggap data kementerian ini sebagai sumber yang paling dapat diandalkan, meski berada di bawah pemerintahan Hamas.

Perang ini dipicu serangan Hamas ke Israel selatan pada 7 Oktober 2023, yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera 251 lainnya. Sebanyak 50 sandera dilaporkan masih berada di Gaza, namun kurang dari separuh diyakini masih hidup.

Di Israel sendiri, tekanan publik untuk menghentikan perang semakin menguat. Forum Keluarga Sandera menuntut pemerintah Netanyahu mencari solusi damai dan memulangkan para sandera. Pada Sabtu (19/7), puluhan ribu warga Israel melakukan aksi protes di Tel Aviv, mendesak pemerintah mengakhiri konflik melalui kesepakatan gencatan senjata.

Pewarta : Setiawan S.TH

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Bentrokan Druze–Badui di Suriah: Krisis Kemanusiaan dan Tantangan Transisi Pascaperang
Next: Kembali ke Dunia Biru: Review Seru Film Animasi “Smurfs” 2025

Related Stories

Lebanon di Ambang Jurang
3 min read

Lebanon di Ambang Jurang: Kembalinya Hizbullah ke Medan Perang Membuka Babak Baru Ketidakpastian Regional

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Serangan Gabungan AS-Israel ke Aparat Keamanan Iran
3 min read

Serangan Gabungan AS-Israel ke Aparat Keamanan Iran: Membongkar Pilar Penindasan dan Memantik Api Pemberontakan?

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
China di Persimpangan Antara Loyalitas Strategis dan Kepentingan Ekonomi Global
3 min read

Pembunuhan Khamenei: China di Persimpangan Antara Loyalitas Strategis dan Kepentingan Ekonomi Global

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: Oknum Wali Nagari Diduga Jual Tanah Ulayat Air Haji Tanpa Persetujuan Masyarakat Adat
  2. Hermanto mengenai Pemerintah Nigeria Meluncurkan Operasi Militer Baru di Tengah Lonjakan Kekerasan: Serangan Mematikan di Kwara dan Pembebasan Puluhan Warga Kristen
  3. Sugeng Rudianto mengenai GAPSIDO Gelar Kopdar, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan
  4. Mayang Sari mengenai Aksi Keberanian Pelajar SMK Berujung Tragedi: Terseret Arus Banjir Saat Menolong Pengendara Motor
  5. Tukino gaul gaul mengenai Tim Marching Band SMPN 1 Padangsidimpuan Siap Pertahankan Gelar Juara Umum di Piala Sultan Deli

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Kondisi Pekerja Migran Indonesia di Timur Tengah Tetap Terkendali di Tengah Eskalasi Konflik AS-Israel-Iran
  • Pemprov Banten Percepat Ekspansi Layanan Gizi Gratis bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita
  • Sinergi Kesehatan dan Transportasi: Menhub Dudy Purwagandhi Gandeng Menkes Budi Gunadi Sadikin Perkuat Layanan Medis di Simpul Mudik Lebaran 2026
  • Momentum Sedekah Dieksploitasi?, Pengemis Cantik Berjilbab Menghebohkan Warga Pancung Soal
  • Wakil Ketua MPR Bambang Wuryanto Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Tengah Masyarakat Wonogiri
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.