Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Pemerintah Dorong Kuota 1 Persen bagi Disabilitas di Dunia Kerja, Akademisi UIN Ar-Raniry Soroti Tantangan Pendidikan Inklusif di Aceh

Pemerintah Dorong Kuota 1 Persen bagi Disabilitas di Dunia Kerja, Akademisi UIN Ar-Raniry Soroti Tantangan Pendidikan Inklusif di Aceh

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 bulan ago 2 min read
Pemerintah Dorong Kuota 1 Persen bagi Disabilitas di Dunia Kerja
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Banda Aceh, 12 Juli 2025 — Pemerintah terus mendorong partisipasi penyandang disabilitas dalam sektor pekerjaan formal melalui kebijakan afirmatif berupa kuota minimal 1 persen dalam penerimaan tenaga kerja. Namun, kebijakan progresif ini dinilai masih menghadapi tantangan serius dari aspek kesiapan sumber daya manusia, khususnya kualitas pendidikan bagi penyandang disabilitas.

Hal ini disampaikan oleh Dr. Rasyidah, M.Ag., Ketua Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh dalam Dialog Disabilitas yang diselenggarakan oleh RRI Banda Aceh pada Sabtu (12/7/2025). Ia mengapresiasi arah kebijakan pemerintah sebagai langkah afirmasi yang patut diapresiasi, namun mengingatkan pentingnya fondasi pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.

“Kebijakan memberikan kuota 1 persen bagi disabilitas untuk masuk ke sektor formal memang langkah maju, tetapi tetap membutuhkan kesiapan dari aspek kependidikan,” ujarnya.

Dr. Rasyidah menyoroti bahwa akses terhadap pendidikan tinggi belum merata di kalangan penyandang disabilitas. Menurutnya, penyandang disabilitas daksa relatif lebih dapat mengakses pendidikan tinggi karena dukungan fisik dari keluarga. Sebaliknya, penyandang disabilitas netra dan tuli menghadapi hambatan sistemik, seperti keterbatasan fasilitas pendukung, kurangnya pendamping akademik, dan minimnya tenaga pengajar yang terlatih dalam pendekatan inklusif.

Sebagai institusi pendidikan tinggi berbasis keislaman di Aceh, UIN Ar-Raniry telah mulai merintis lingkungan kampus inklusif. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pelatihan bahasa isyarat bagi mahasiswa reguler agar dapat menjadi peer support bagi mahasiswa disabilitas, khususnya mereka yang memilih Prodi Pengembangan Masyarakat Islam.

“Kami sudah melatih beberapa mahasiswa untuk menggunakan bahasa isyarat. Harapannya, mereka bisa menjadi sahabat-sahabat disabilitas, mendampingi mahasiswa baru yang memilih Program Studi PMI,” tambahnya.

Baca juga : Penguatan Layanan Griya Lansia di Karawang: Legislator Jabar Usulkan Penambahan Sarana dan Fasilitas Dasar

Lebih lanjut, Dr. Rasyidah mengemukakan pentingnya praktik baik antarperguruan tinggi sebagai sarana perbaikan bersama. Ia mencontohkan pendekatan inklusif di Universitas Brawijaya Malang, di mana mahasiswa secara bergilir mendampingi mahasiswa disabilitas dalam kegiatan akademik sehari-hari. Model ini, menurutnya, patut dijadikan rujukan dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang lebih setara, ramah disabilitas, dan memberdayakan.

Dialog ini menegaskan bahwa kebijakan kuota 1 persen bukan sekadar soal angka, melainkan menyangkut kesiapan struktural, kultural, dan pedagogis yang mendalam. Transformasi kebijakan ketenagakerjaan bagi penyandang disabilitas tidak bisa dilepaskan dari reformasi pendidikan tinggi yang inklusif dan berkeadilan sosial.

Partisipasi penyandang disabilitas dalam sektor pekerjaan formal tidak bisa hanya didorong melalui pendekatan kuantitatif berupa kuota. Diperlukan pendekatan struktural melalui investasi di sektor pendidikan tinggi inklusif, penguatan kapasitas kelembagaan, serta kolaborasi antarpemangku kepentingan — termasuk lembaga pendidikan, pemerintah daerah, masyarakat sipil, dan dunia usaha. Kebijakan afirmatif akan lebih berdampak apabila ditopang oleh sistem pendidikan yang mampu mengakomodasi keragaman kebutuhan belajar seluruh kelompok disabilitas.

Pewarta : Jaulim Saran

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Penguatan Layanan Griya Lansia di Karawang: Legislator Jabar Usulkan Penambahan Sarana dan Fasilitas Dasar
Next: Transformasi RSUD Pratama Nias Barat: Upaya Pemerintah Hadapi Penyakit Mematikan dan Pemerataan Layanan Kesehatan

Related Stories

Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren
3 min read

Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman

Jurnalis RI News Portal Posted on 12 jam ago 0
Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
2 min read

Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong

Jurnalis RI News Portal Posted on 13 jam ago 0
'raj 2026
2 min read

Lonjakan Penumpang Kereta Api di Sumatera Utara pada Penutupan Libur Isra Mi’raj 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 13 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
  • Doa Bersama Tokoh Adat, Spiritual, dan Lintas Agama Kawal Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara
  • Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman
  • Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.