Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Transformasi Limbah Menjadi Solusi: Pemuda Asa Desa Sugihan, Kecamatan Jatiroto, Wonogiri Olah Kompos Organik

Transformasi Limbah Menjadi Solusi: Pemuda Asa Desa Sugihan, Kecamatan Jatiroto, Wonogiri Olah Kompos Organik

Jurnalis RI News Portal Posted on 8 bulan ago 3 min read
Transformasi Limbah Menjadi Solusi
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Wonogiri, Mei 2025 – Di tengah dominasi penggunaan pupuk kimia di sektor pertanian, seorang warga Desa Sugihan, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri, berhasil menunjukkan bahwa limbah organik seperti kotoran hewan dan dedaunan ternyata memiliki potensi besar sebagai sumber pupuk organik berkualitas tinggi. Midi, seorang petani lokal, mengolah limbah tersebut melalui proses fermentasi yang terstruktur dan terbukti memberikan hasil signifikan, baik dari segi manfaat agronomis maupun nilai ekonomis.

Dalam wawancaranya, Midi menyampaikan bahwa selama ini para petani di wilayahnya masih menganggap kotoran hewan dan daun-daunan sebagai limbah yang tidak bermanfaat. Padahal, menurut kajian ilmiah, limbah organik kaya akan unsur hara makro dan mikro yang sangat dibutuhkan oleh tanaman. Proses fermentasi yang dilakukan Midi mampu mengurai bahan organik menjadi senyawa yang lebih mudah diserap tanaman, seperti nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K).

“Petani di sini masih mengandalkan pupuk kimia. Tapi mulai banyak petani muda, petani milenial, yang melirik pupuk kompos fermentasi seperti buatan saya, terutama untuk hortikultura dan tanaman buah,” ujar Midi.

Pupuk kompos fermentasi buatan Midi telah menjadi bahan penelitian bagi mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Negeri Surakarta (UNS). Kedua institusi tersebut menilai bahwa kualitas dan komposisi pupuk Midi layak dikembangkan lebih lanjut, karena dapat membantu memulihkan struktur dan kesuburan tanah secara alami.

Lebih lanjut, pupuk buatan Midi telah mendapatkan pengakuan resmi dari Kementerian Investasi dan Penanaman Modal berupa dua sertifikat kelayakan pada 29 Juli 2024. Sertifikasi ini menegaskan legalitas dan keamanan produk dalam praktik pertanian berkelanjutan.

Secara ilmiah, pupuk organik hasil fermentasi memiliki sejumlah keunggulan. Proses fermentasi yang dilakukan Midi memanfaatkan prinsip dekomposisi anaerobik maupun aerobik, yang memecah bahan organik menjadi senyawa sederhana. Hasilnya adalah pupuk yang tidak hanya kaya nutrisi, tetapi juga mengandung mikroorganisme yang dapat meningkatkan aktivitas biologis tanah.

Baca juga : Penurunan Gangguan Kamtibmas dalam Operasi Aman Candi-2025: Indikator Efektivitas Strategi Pemberantasan Premanisme oleh Polda Jawa Tengah

Penelitian dari berbagai sumber menyatakan bahwa penggunaan pupuk organik secara berkala dapat memperbaiki porositas tanah, meningkatkan kapasitas tukar kation (KTK), dan mempercepat dekomposisi bahan organik dalam tanah, sehingga tanah menjadi lebih gembur dan subur. Hal ini menjadi jawaban atas degradasi lahan akibat penggunaan pupuk kimia jangka panjang.

Modal utama produksi pupuk ini adalah limbah ternak yang diperoleh dari warga sekitar. Midi membeli kotoran sapi seharga Rp5.000 per karung dan kotoran kambing Rp10.000 per karung. Setelah melalui proses fermentasi, pupuk tersebut dijual dengan harga Rp35.000 (sapi) dan Rp40.000 (kambing) per karung. Keuntungan ekonomi yang diperoleh tidak hanya memberdayakan masyarakat, tetapi juga mendorong ekonomi sirkular berbasis desa.

Meski telah mendapatkan pengakuan akademik dan legal, Midi menyadari masih ada tantangan besar dalam mengedukasi masyarakat petani lokal. “Pupuk organik buatan saya belum begitu familier di kalangan petani sini. Mungkin karena minimnya sosialisasi dari pemerintah desa,” pungkasnya.

Dengan munculnya kesadaran dari petani muda dan dukungan dari kalangan akademisi, harapan akan adopsi luas pupuk kompos organik di Wonogiri dan daerah lainnya kian terbuka. Midi telah membuktikan bahwa dengan pendekatan ilmiah dan keseriusan, limbah yang selama ini dianggap remeh bisa menjadi solusi pertanian berkelanjutan.

Pewarta : Nandar Suyadi

Baca Berita lain >>>>>>>>>>>
#rinewsadvertaising, #iklanrinews, #ruangiklan, #terkinirinews,
#beritarinews, #viralrinews, #updaterinews, #inforinews,
#beritarepublikindonesia, #beritaindonesia, #republikindonesianews,
#indonesianews, #republicindonesianews, #republicindonesiannews,
#beritacepat, #beritabaru, #ri_news, #republikindonesiaportal, #pertalberitaindonesia,
#rinewsportal, #republikindonesiaportal, #republicindonesianewsportal, #republicindonesianportal

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Penurunan Gangguan Kamtibmas dalam Operasi Aman Candi-2025: Indikator Efektivitas Strategi Pemberantasan Premanisme oleh Polda Jawa Tengah
Next: Potensi Pelanggaran Tata Kelola Keuangan Desa dalam Proyek Gorong-gorong di Karangtalun, Tanon, Sragen

Related Stories

Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren
3 min read

Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman

Jurnalis RI News Portal Posted on 14 jam ago 0
Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
2 min read

Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong

Jurnalis RI News Portal Posted on 14 jam ago 0
'raj 2026
2 min read

Lonjakan Penumpang Kereta Api di Sumatera Utara pada Penutupan Libur Isra Mi’raj 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 14 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
  • Doa Bersama Tokoh Adat, Spiritual, dan Lintas Agama Kawal Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara
  • Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman
  • Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.