Skip to content
09/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Transformasi Limbah Menjadi Solusi: Pemuda Asa Desa Sugihan, Kecamatan Jatiroto, Wonogiri Olah Kompos Organik

Transformasi Limbah Menjadi Solusi: Pemuda Asa Desa Sugihan, Kecamatan Jatiroto, Wonogiri Olah Kompos Organik

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 tahun ago 3 minutes read
Transformasi Limbah Menjadi Solusi
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Wonogiri, Mei 2025 – Di tengah dominasi penggunaan pupuk kimia di sektor pertanian, seorang warga Desa Sugihan, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri, berhasil menunjukkan bahwa limbah organik seperti kotoran hewan dan dedaunan ternyata memiliki potensi besar sebagai sumber pupuk organik berkualitas tinggi. Midi, seorang petani lokal, mengolah limbah tersebut melalui proses fermentasi yang terstruktur dan terbukti memberikan hasil signifikan, baik dari segi manfaat agronomis maupun nilai ekonomis.

Dalam wawancaranya, Midi menyampaikan bahwa selama ini para petani di wilayahnya masih menganggap kotoran hewan dan daun-daunan sebagai limbah yang tidak bermanfaat. Padahal, menurut kajian ilmiah, limbah organik kaya akan unsur hara makro dan mikro yang sangat dibutuhkan oleh tanaman. Proses fermentasi yang dilakukan Midi mampu mengurai bahan organik menjadi senyawa yang lebih mudah diserap tanaman, seperti nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K).

“Petani di sini masih mengandalkan pupuk kimia. Tapi mulai banyak petani muda, petani milenial, yang melirik pupuk kompos fermentasi seperti buatan saya, terutama untuk hortikultura dan tanaman buah,” ujar Midi.

Pupuk kompos fermentasi buatan Midi telah menjadi bahan penelitian bagi mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Negeri Surakarta (UNS). Kedua institusi tersebut menilai bahwa kualitas dan komposisi pupuk Midi layak dikembangkan lebih lanjut, karena dapat membantu memulihkan struktur dan kesuburan tanah secara alami.

Lebih lanjut, pupuk buatan Midi telah mendapatkan pengakuan resmi dari Kementerian Investasi dan Penanaman Modal berupa dua sertifikat kelayakan pada 29 Juli 2024. Sertifikasi ini menegaskan legalitas dan keamanan produk dalam praktik pertanian berkelanjutan.

Secara ilmiah, pupuk organik hasil fermentasi memiliki sejumlah keunggulan. Proses fermentasi yang dilakukan Midi memanfaatkan prinsip dekomposisi anaerobik maupun aerobik, yang memecah bahan organik menjadi senyawa sederhana. Hasilnya adalah pupuk yang tidak hanya kaya nutrisi, tetapi juga mengandung mikroorganisme yang dapat meningkatkan aktivitas biologis tanah.

Baca juga : Penurunan Gangguan Kamtibmas dalam Operasi Aman Candi-2025: Indikator Efektivitas Strategi Pemberantasan Premanisme oleh Polda Jawa Tengah

Penelitian dari berbagai sumber menyatakan bahwa penggunaan pupuk organik secara berkala dapat memperbaiki porositas tanah, meningkatkan kapasitas tukar kation (KTK), dan mempercepat dekomposisi bahan organik dalam tanah, sehingga tanah menjadi lebih gembur dan subur. Hal ini menjadi jawaban atas degradasi lahan akibat penggunaan pupuk kimia jangka panjang.

Modal utama produksi pupuk ini adalah limbah ternak yang diperoleh dari warga sekitar. Midi membeli kotoran sapi seharga Rp5.000 per karung dan kotoran kambing Rp10.000 per karung. Setelah melalui proses fermentasi, pupuk tersebut dijual dengan harga Rp35.000 (sapi) dan Rp40.000 (kambing) per karung. Keuntungan ekonomi yang diperoleh tidak hanya memberdayakan masyarakat, tetapi juga mendorong ekonomi sirkular berbasis desa.

Meski telah mendapatkan pengakuan akademik dan legal, Midi menyadari masih ada tantangan besar dalam mengedukasi masyarakat petani lokal. “Pupuk organik buatan saya belum begitu familier di kalangan petani sini. Mungkin karena minimnya sosialisasi dari pemerintah desa,” pungkasnya.

Dengan munculnya kesadaran dari petani muda dan dukungan dari kalangan akademisi, harapan akan adopsi luas pupuk kompos organik di Wonogiri dan daerah lainnya kian terbuka. Midi telah membuktikan bahwa dengan pendekatan ilmiah dan keseriusan, limbah yang selama ini dianggap remeh bisa menjadi solusi pertanian berkelanjutan.

Pewarta : Nandar Suyadi

Baca Berita lain >>>>>>>>>>>
#rinewsadvertaising, #iklanrinews, #ruangiklan, #terkinirinews,
#beritarinews, #viralrinews, #updaterinews, #inforinews,
#beritarepublikindonesia, #beritaindonesia, #republikindonesianews,
#indonesianews, #republicindonesianews, #republicindonesiannews,
#beritacepat, #beritabaru, #ri_news, #republikindonesiaportal, #pertalberitaindonesia,
#rinewsportal, #republikindonesiaportal, #republicindonesianewsportal, #republicindonesianportal

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Penurunan Gangguan Kamtibmas dalam Operasi Aman Candi-2025: Indikator Efektivitas Strategi Pemberantasan Premanisme oleh Polda Jawa Tengah
Next: Potensi Pelanggaran Tata Kelola Keuangan Desa dalam Proyek Gorong-gorong di Karangtalun, Tanon, Sragen

Related Stories

Ancaman Gas Beracun Anak Krakatau

Ancaman Gas Beracun Anak Krakatau: Pergerakan SO2 Mengepung Jabodetabek dan Banten

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 jam ago 0
Mengukuhkan Sinergi Kolektif dan Institusionalisme Pers

Mengukuhkan Sinergi Kolektif dan Institusionalisme Pers: Transisi Kepemimpinan PWI Surakarta 2026–2031

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 jam ago 0
Dinamika Tata Kelola Olahraga Daerah

Dinamika Tata Kelola Olahraga Daerah: Paralisis Anggaran KONI Kota Blitar dan Implikasinya Terhadap Pembinaan Atlet Prospektif

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 jam ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Investasi Karakter Bangsa: Korem 072/Pamungkas Dorong Budaya Hidup Aktif Lewat Momentum Haornas 2026
  • Sabu 400 Gram Digagalkan: Penangkapan Kurir Lintas Wilayah di Padangsidimpuan Tegaskan Dinamika Peredaran Narkotika
  • Ancaman Gas Beracun Anak Krakatau: Pergerakan SO2 Mengepung Jabodetabek dan Banten
  • Mengukuhkan Sinergi Kolektif dan Institusionalisme Pers: Transisi Kepemimpinan PWI Surakarta 2026–2031
  • Edukasi Kolektif Berbasis Komunitas: Strategi Humas Polres Melawi Tekan Risiko Karhutla di Kalbar
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by