Skip to content
25/07/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Polemik Retribusi Pasar Tematik di Lampung Barat: Indikasi Pungutan Liar dan Kebocoran PAD dalam Perspektif Hukum dan Tata Kelola Pemerintahan

Polemik Retribusi Pasar Tematik di Lampung Barat: Indikasi Pungutan Liar dan Kebocoran PAD dalam Perspektif Hukum dan Tata Kelola Pemerintahan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 tahun ago 4 minutes read
Polemik Retribusi Pasar Tematik di Lampung Barat
Silahkan bagikan ke media anda ...

“Setiap pungutan oleh pemerintah atau aparatnya wajib didasarkan pada kewenangan hukum yang sah. Tanpa dasar hukum, maka pungutan tersebut dapat dikategorikan sebagai pungli dan bertentangan dengan asas legalitas dalam hukum administrasi negara.”

RI News Portal. Lampung Barat 15 Mei 2025 – Polemik terkait penarikan retribusi di Pasar Tematik Lampung Barat telah mencuat ke ruang publik menyusul dugaan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang belum tercatat secara resmi. Dalam konteks tata kelola keuangan daerah dan prinsip good governance, kasus ini mencerminkan persoalan serius terkait akuntabilitas, transparansi, dan potensi pelanggaran hukum administratif. Artikel ini menganalisis dinamika polemik tersebut dari aspek regulatif, kelembagaan, dan etik birokrasi, serta implikasi hukum yang dapat ditimbulkan.

Pemerintah daerah memiliki mandat untuk mengelola sumber daya publik secara transparan dan bertanggung jawab, terutama dalam hal pengumpulan dan pemanfaatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, kasus terbaru yang mencuat di Kabupaten Lampung Barat, tepatnya pada proyek Pasar Tematik, menunjukkan indikasi kebocoran PAD yang berpotensi menyalahi prinsip pengelolaan keuangan publik.

Proyek Pasar Tematik yang menelan anggaran hingga Rp 70 miliar ini ternyata telah memungut retribusi dari pengunjung, padahal status proyek tersebut masih berada dalam masa pemeliharaan dan belum dilakukan serah terima dari kontraktor ke pemerintah daerah. Hal ini menimbulkan pertanyaan mendasar: ke mana aliran dana dari retribusi tersebut ?

Berdasarkan temuan aktivis sosial Sumarlin, retribusi yang dikenakan kepada pengunjung Pasar Tematik mencakup:

  • Tiket masuk per pengunjung: Rp 5.000
  • Kendaraan roda dua: Rp 5.000
  • Mobil pribadi: Rp 20.000
  • Motor sandar: Rp 20.000
  • Sewa kotek (gazebo) per dua jam: Rp 50.000
  • Karcis buang air kecil: Rp 20.000

Dengan jumlah pengunjung yang mencapai lebih dari 30.000 orang selama masa operasional, potensi PAD yang seharusnya masuk ke kas daerah mencapai ratusan juta rupiah. Namun, hingga saat ini belum ada kejelasan atas pencatatan dan penyetoran dana tersebut ke kas daerah.

Baca juga : Joko Widodo Pertimbangkan Pencalonan sebagai Ketua Umum PSI: Politik Pasca-Kepresidenan

Dalam perspektif hukum administrasi negara, setiap pungutan oleh otoritas publik harus memiliki dasar hukum yang jelas, baik dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda) maupun Peraturan Kepala Daerah. Penarikan retribusi di luar kerangka hukum yang sah dapat dikategorikan sebagai pungutan liar (pungli) yang melanggar Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, serta Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

Sumarlin menilai praktik ini sebagai bentuk pungli yang terorganisir, terutama karena penggunaan nama Karang Taruna sebagai pelaksana teknis penarikan retribusi, yang seolah menjadi “kambing hitam” oleh pihak-pihak berwenang. Dugaan adanya perintah lisan dari mantan Pj. Bupati kepada Camat setempat juga menunjukkan pola birokrasi informal yang bertentangan dengan prinsip tertib administrasi dan tanggung jawab jabatan publik.

Sikap saling lempar tanggung jawab antar pejabat publik juga menimbulkan krisis etika birokrasi. Pernyataan seorang kepala dinas yang justru menunjukkan sikap menghindar dari tanggung jawab menunjukkan lemahnya koordinasi dan transparansi dalam pengambilan kebijakan publik. Hal ini diperburuk dengan sulitnya akses media untuk memperoleh konfirmasi langsung dari Camat Lombok, Erwin, yang disebut-sebut sebagai pelaksana teknis di lapangan.

Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) telah melaporkan kasus ini ke Kejaksaan Tinggi Lampung. Aktivis mendesak pembentukan tim gabungan yang terdiri dari Inspektorat Daerah, Kepolisian, dan Kejaksaan, guna melakukan investigasi menyeluruh. Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) yang sudah dibentuk diharapkan segera turun tangan mengusut aliran dana serta memeriksa pejabat terkait, termasuk Camat Lombok Seminung.

Polemik ini bukan hanya soal pelanggaran administratif, tetapi menyangkut kredibilitas pemerintahan daerah dalam menjalankan prinsip good governance. Ketiadaan transparansi, lemahnya kontrol internal, dan indikasi praktik pungli menunjukkan bahwa perlu adanya pembenahan menyeluruh, baik dari sisi regulasi, pengawasan, maupun etika pemerintahan. Jika tidak ditangani secara serius, kasus ini berpotensi menjadi preseden buruk dalam pengelolaan keuangan publik di tingkat daerah.

Pewarta : IF ( Team )

Baca Berita lain >>>>>>>>>>>
#rinewsadvertaising, #iklanrinews, #ruangiklan, #terkinirinews,
#beritarinews, #viralrinews, #updaterinews, #inforinews,
#beritarepublikindonesia, #beritaindonesia, #republikindonesianews,
#indonesianews, #republicindonesianews, #republicindonesiannews,
#beritacepat, #beritabaru, #ri_news, #republikindonesiaportal, #pertalberitaindonesia,
#rinewsportal, #republikindonesiaportal, #republicindonesianewsportal, #republicindonesianportal

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Joko Widodo Pertimbangkan Pencalonan sebagai Ketua Umum PSI: Politik Pasca-Kepresidenan
Next: Transformasi Kepemimpinan Dewan Pers 2025–2028: Komaruddin Hidayat Terpilih sebagai Ketua

Related Stories

Sudaryono Siap Benahi MBG, Program Mulia untuk Anak Bangsa

Gerindra Solo: Sudaryono Siap Benahi MBG, Program Mulia untuk Anak Bangsa

Jurnalis RI News Portal Posted on 14 jam ago 0
Kejari Subulussalam Bangun Sinergi Harmonis dengan Insan Pers untuk Transparansi Hukum

Kejari Subulussalam Bangun Sinergi Harmonis dengan Insan Pers untuk Transparansi Hukum

Jurnalis RI News Portal Posted on 14 jam ago 0
Akhir dari Badai Polemik

Akhir dari Badai Polemik: Fredy Sasono Resmi Pindah ke Kesbangpol Wonogiri

Jurnalis RI News Portal Posted on 14 jam ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Marini Yuliana Cup II Menggelora: Turnamen Futsal yang Satukan Prestasi dan Pencegahan Narkoba di Padangsidimpuan
  • Panglima Habema Pimpin Langsung Evakuasi Jenazah Pasangan OAP di Medan Terjal Yahukimo
  • Gerindra Solo: Sudaryono Siap Benahi MBG, Program Mulia untuk Anak Bangsa
  • Nigeria, Gerbang Emas Indonesia ke Pasar Kreatif Afrika
  • Kejari Subulussalam Bangun Sinergi Harmonis dengan Insan Pers untuk Transparansi Hukum
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.