Skip to content
21/03/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Skeptisisme sebagai Metode: Rocky Gerung Bawa Perspektif Epistemologi ke Ruang Penyidikan Kasus Dugaan Ijazah

Skeptisisme sebagai Metode: Rocky Gerung Bawa Perspektif Epistemologi ke Ruang Penyidikan Kasus Dugaan Ijazah

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 min read
Rocky Gerung Bawa Perspektif Epistemologi ke Ruang Penyidikan Kasus Dugaan Ijazah
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta – Dalam suatu perkembangan yang menggeser narasi dari sekadar proses hukum menuju ranah filsafat ilmu, akademisi dan filsuf Rocky Gerung memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya, Selasa (20/1). Kedatangannya bukan untuk bersaksi memberatkan atau meringankan tersangka Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar, dan Tifauzia Tyassuma, melainkan untuk bertindak sebagai ahli yang menerangkan esensi metodologi penelitian dan peran skeptisisme dalam konstruksi pengetahuan.

“Enggak ada urusan memberatkan, meringankan, saya ingin menerangkan fungsi dari metode di dalam meneliti, di dalam mencurigai itu. Mencurigai itu bagian yang paling penting dari pengetahuan,” tegas Gerung di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Pernyataan ini menjadi fondasi filosofis dari posisinya, yang menekankan bahwa sikap kritis adalah jantung dari setiap penyelidikan ilmiah, termasuk dalam kasus dugaan ijazah Presiden Joko Widodo.

Gerung memprediksi penyidik akan fokus pada penjelasan metodologis terkait penelitian dokumen yang dilakukan oleh para tersangka. Ia mengaitkan kapasitasnya dengan pengalaman panjangnya dalam mengajar metodologi penelitian di berbagai disiplin ilmu. “Saya mengajar metodologi bertahun-tahun, membaca bertahun-tahun soal matematika, fisika, biologi, ‘stem cell’, fungsi neurotransmitter. Saya duganya begitu yang mau ditanya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gerung memberikan perspektif unik tentang sifat penelitian itu sendiri. Ia menegaskan bahwa riset adalah proses berkelanjutan yang tidak pernah benar-benar final. “Semua riset itu perlu waktu dan tidak mungkin berakhir… Kalau prosedurnya belum selesai, ada data baru, ya riset saja, apa susahnya. Jadi, di mana pidananya?” tanyanya secara retoris. Pernyataan ini menyentuh persimpangan mendasar antara etika penelitian akademis yang terbuka dengan revisi dan batasan-batasan hukum yang membutuhkan kepastian.

Sementara itu, di lokasi yang sama, dinamika antara para tersangka dan proses hukum tampak jelas. Roy Suryo hanya menyampaikan komentar singkat bernada simbolis, “No Rocky, No Party”. Di sisi lain, Tifauzia Tyassuma mengalihkan perhatian dengan menyatakan bahwa yang lebih penting adalah kesehatan Presiden Jokowi.

Kuasa hukum para tersangka, Refly Harun, menjelaskan bahwa selain Rocky Gerung, Polda juga memanggil sejumlah ahli lain. Tiga di antaranya memenuhi panggilan hari itu: Prof. Tono Saksono (ahli pengukuran geodesi) yang diharapkan dapat menjelaskan bahwa metode yang digunakan para tersangka adalah sesuatu yang “proven” atau terbukti secara ilmiah; Prof. Zainal Muttaqin (ahli bedah saraf); dan Prof. Henri Subiakto (ahli komunikasi yang terlibat dalam perancangan UU ITE). Beberapa ahli lain, termasuk Hamidah, Didik Wijayanto, dan Rido Rahmadi, belum dapat hadir.

Baca juga : Blokade Masyarakat Hambat Evakuasi Alat Berat PETI: Ujian Berat Penegakan Hukum di Hutan Lindung Sumatera Barat

Kehadiran Rocky Gerung dalam proses hukum ini menandai sebuah momen langka di mana epistemologi—studi tentang asal-usul, sifat, dan batasan pengetahuan—didialogkan secara langsung dalam ruang penyidikan kepolisian. Kasus yang secara substantif membahas keaslian dokumen resmi, kini juga menyentuh pertanyaan yang lebih dalam: bagaimana pengetahuan tentang suatu “kebenaran” faktual dibangun, diverifikasi, dan apa peran keraguan yang sehat di dalamnya.

Pendekatan Gerung berpotensi mengangkat diskusi publik melampaui narasi hitam-putih tentang “mendukung” atau “menyerang”, menuju apresiasi yang lebih nuansa terhadap kompleksitas metode verifikasi dalam era post-truth. Namun, tetap menjadi pertanyaan apakah ruang hukum yang bekerja pada logika pembuktian dan kepastian dapat menampung konsep filosofis tentang penelitian yang “tidak mungkin berakhir”. Pertemuan antara dunia filsafat ilmu dan prosedur pidana ini menjadi sebuah eksperimen sosial tersendiri dalam jagad demokrasi Indonesia.

Pewarta : Yogi Hilmawan

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Blokade Masyarakat Hambat Evakuasi Alat Berat PETI: Ujian Berat Penegakan Hukum di Hutan Lindung Sumatera Barat
Next: Uji Kepatutan Usai, Paripurna DPR Sahkan Sembilan Pilar Ombudsman 2026-2031

Related Stories

Ribuan Jemaah Padati Stadion Trikoyo Klaten Rayakan Idulfitri 1447 H dengan Khusyuk di Bawah Langit Cerah
2 min read

Ribuan Jemaah Padati Stadion Trikoyo Klaten Rayakan Idulfitri 1447 H dengan Khusyuk di Bawah Langit Cerah

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 jam ago 0
Menjelang Lebaran di Ujung Perbatasan- PLBN Sota Tetap Tenang
2 min read

Menjelang Lebaran di Ujung Perbatasan: PLBN Sota Tetap Tenang, Kewaspadaan Diperkuat Antisipasi Lonjakan Pelintas

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 jam ago 0
Sekretaris Jenderal Kemenhub Tinjau Langsung Ramp Check di Terminal Purabaya
2 min read

Sekretaris Jenderal Kemenhub Tinjau Langsung Ramp Check di Terminal Purabaya: Semua Bus Lebaran Dipastikan Aman dan Layak Jalan

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: Oknum Wali Nagari Diduga Jual Tanah Ulayat Air Haji Tanpa Persetujuan Masyarakat Adat
  2. Hermanto mengenai Pemerintah Nigeria Meluncurkan Operasi Militer Baru di Tengah Lonjakan Kekerasan: Serangan Mematikan di Kwara dan Pembebasan Puluhan Warga Kristen
  3. Sugeng Rudianto mengenai GAPSIDO Gelar Kopdar, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan
  4. Mayang Sari mengenai Aksi Keberanian Pelajar SMK Berujung Tragedi: Terseret Arus Banjir Saat Menolong Pengendara Motor
  5. Tukino gaul gaul mengenai Tim Marching Band SMPN 1 Padangsidimpuan Siap Pertahankan Gelar Juara Umum di Piala Sultan Deli

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Polsek Belimbing Hadirkan Penitipan Kendaraan Gratis: Inisiatif Lokal yang Memperkuat Rasa Aman Pemudik di Tengah Arus Mudik Idul Fitri 1447 H
  • Polres Melawi Perketat Pengawasan Destinasi Wisata Jelang Idul Fitri 1447 H
  • Polres Melawi Kawal Khidmat Shalat Idul Fitri Jemaah Muhammadiyah di Tengah Suasana Kemenangan
  • Kementerian Komunikasi dan Digital Apresiasi Langkah Wikimedia dalam Pemenuhan Kewajiban Registrasi Digital
  • KPK Hadirkan Lebaran Bermartabat bagi Tahanan: Shalat Id dan Pertemuan Keluarga di Tengah Penegakan Hukum
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.